
"Harusnya kalian berdua mikir , bagaimana caranya supaya Putri mencabut tuntutannya!! "Hardik Erik sambil menatap bergantian dari Ega ke Ela. "
"Papah kok ngomongnya seperti itu??!! Apa ga lihat, barusan mamah berusaha ke restoran Putri!! Tapi ga ketemu!! Tujuan mamah kan supaya Putri cabut tuntutannya??!! "cebik Ega sinis pada Erik. "
Erik tak berkata lagi, percuma saja. Karena Erik sudah paham akan sifat istrinya. Tak pernah mau mengalah.
Erik lebih memilih kembali ke kamarnya. Erik bangkit tertatih perlahan melangkah menuju kamarnya.
"Coba kondisiku tak seperti ini. Aku pasti akan menemui Putri untuk mencabut tuntutannya. Sejak ada si Ela, rumah tangga Arjun jadi berantakan " gerutu Erik. "
Sementara Bayu telah mendapat telfon dari aparat kepolisian, untuk segera ke kantor polisi bersama Putri. Karena aparat kepolisian susah menghubungi Putri. Nomor Putri tidak aktif.
Hingga akhirnya Bayu memutuskan menemui Putri ke restorannya.
"Loh, Putrinya mana,Katty??'"tanya Bayu pada Katty. "
"Emang ga ngomong ke Pak Bayu, jika hari ini bu Putri terlambat datang ke resto??"tanya balik Katty. "
"Beberapa menit yang lalu,mamah mertua bu Putri juga kemari mencari bu Putri. Bahkan sampai bertanya alamat rumah. Tapi kami semua tidak memberitahukan pada mamah mertua bu Putri. Tentang alamat rumah bu Putri"jawab Katty dengan lugasnya. "
"Ya sudah, terima kasih Katty. Yang kalian lakukan benar. Jangan ada satupun diantara kalian memberitahukan alamat rumah Putri pada keluarga Arjun. Aku permisi dulu ya. Selamat bertugas, semoga resto rame "ucap Bayu sembari berlalu pergi. "
Bayu melajukan mobilnya menuju rumah Putri yang tak jauh dari restorannya. Segera Bayu memencet bel pintu gerbang.
Segera muncul asisten rumah tangga membukakan pintu gerbang. Karena asisten rumah tangga tersebut telah paham dengan Bayu.
"Mas, Putrinya ada? "tanya Bayu pada asisten rumah tangga yang cowo. "
"Ada tuan muda, lagi tidur. Dari pulang semalam itu, belum bangun "jawab asisten rumah tangga. "
"Tolong bangunkan, bilang saja ada Bayu"perintah Bayu pasa asisten rumah tangga Putri. "
Asisten rumah tangga tersebut memerintah istrinya untuk membangunkan Putri. Karena sendirinya ga berani.
Hingga tak berselang lama, datang Putri dengan menguap menghampiri Bayu.
"Hoammm,,, maaf mas. Aku keenakan tidur. "ucap Putri sekenanya. "
"Barusan polisi telfon aku, awalnya polisi telfon kamu. Tapi kata pak polisi nomor ponselmu ga aktif "ucap Bayu. "
"Iya mas, semalam kan habis batre. Aku telfon Katty aja, ponsel kondisi lagi di isi daya batre. Setelah itu aku non aktifkan "ucap Putri sembari terus menguap. "
__ADS_1
"Sekarang kamu siap siap, kita diminta ke kantor polisi sekarang juga "perintah Bayu. "
"Baik mas, tunggu sebentar ya mas" Putri masuk menuju kamarnya hanya untuk cuci muka dan bersolek. "
Tak berselang lama , Putri telah kembali dihadapan Bayu.
"Maaf ya mas, aku ga mandi. Takutnya kamu nunggunya terlalu lama hhee "ucap Putri dengan jujurnya. "
"Hhmm pantes masih bau jigong"canda Bayu terkekeh. "
"Iiisst, enak saja. Biar ga mandi tetep gosok gigi lahh "ucap Putri manyun. "
Setelah siap semua, keduanya berangkat mengggunakan mobil Bayu.
Tak berselang lama, mereka berdua telah sampai di kantor polisi.
Putri dan Bayu menunggu sejenak,tak lama kemudian muncul satu aparat kepolisian mengawal Arjuna.
Belum Putri berbicara, Arjuna sudah nyeplos duluan.
"Puas kamu!! Membuatku seperti ini!! "bentak Arjuna. "
"Aku tahu kenapa kamu bersikeras ingin bercerai dariku??!! Karena kamu ingin menikah dengan selingkuhanmu ini kan??! "sindir Arjuna melirik sinis pada Bayu. "
Dengan gerak cepat , Bayu menampar Arjuna.
"plak "
"Jaga bicaramu!! Harusnya kamu koreksi diri!! Bukannya malah melempar kesalahanmu pada Putri!! "bentak Bayu melotot pada Arjuna. "
"Sudahlah mas, ga usah dilayani orang seperti dia. Sudah jadi tabiatnya, ga bakalan berubah. Kalau belum ajal menjemput "ucap Putri kesal."
"Tega kamu ya!! Nyumpahin suamimu ini untuk lekas mati!! " bentak Arjuna. "
"Sudah mas, aku ga ingin berdebat terus denganmu. Sekarang pilihan ada di kamu. Kamu bersedia tanda tangan surat cerai kita, atau kamu akan mendekam di penjara dalam waktu yang cukup lama??!! " ucap Putri ketus. "
"Sampai kapanpun aku ga akan tanda tangani surat cerainya!!!" cebik Arjuna melotot pada Putri. "
"Baiklah kalau begitu mas, aku juga tidak akan mencabut tuntutanku padamu. Selamat bersenang senang di dalam penjara. Permisi "cibir Putri sembari bangkit dari duduk dan mengajak Bayu pergi dari lapas tersebut. "
Namun di depan kantor polisi, Putri berpapasan dengan Ela dan Ega. Putri sengaja tak menyapa mereka. Namun tiba tiba Ega mencekal lengan Putri.
__ADS_1
"Heh mandul!!!! Cabut tuntutanmu sekarang juga!! Kalau tidakkk... "
Belum selesai Ega berbicara, Putri telah menyela.
"Kalau tidak apa mah?? Mau ancam aku apa lagi??Mau hina aku apa lagi?? Bilang saja ke anak mamah, cukup tanda tangani surat cerai. Aku akan cabut tuntutanku "ucap Putri sembari menepis cekalan tangan mamah mertuanya. "
"Berani kamu sekarang ya??!!! Dasar menantu durhaka!! "bentak Ega. "
"Terserah mamah mau ngatain aku apa saja!! "cebik Putri sambil berlalu dari hadapan Ega dan Ela sambil mengapit tangan Bayu. "
Sementara Ega dan Ela lekas masuk ke dalam untuk menjenguk Arjuna.
Arjuna duduk berhadapan dengan Ela dan Ega.
"Jun, kenapa kamu ga mau tanda tangan surat gugatan cerai Putri?? Apa susahnya tinggal tanda tangan. Dan kamu bebas.Lagian kamu ngapain sampai nekad culik Putri segala?? "cebik Ega melotot pada Arjuna. "
"Mah, jika aku digugat cerai ataupun menceraikan Putri. Semua warisan papah kelak akan jatuh ditangan Putri!! Aku ga mau itu mah!!" ucap Arjuna jujur. "
"Kata siapa Jun??! Ngaco kamu??!! " cibir Ega sinis. "
"Mamah ga ingat waktu di rumah sakit??! Waktu mamah disuruh pulang dulu dan mengajak Ela ??Saat itu papah ngomong seperti itu. Jika Arjun talak Putri atau Putri gugat cerai Arjun. Semua warisan papah akan diberikan pada Putri "ucap Arjuna. "
"Kok bisa kaya gitu si mas??!! "cebik Ela. "
"Diam kamu!! Kamu ga perlu ikut ngomong!! Ini semua juga karenamu!! Kamu kan yang dulu menjebak aku dengan menaruh obat perangsang di minumanku!! "bentak Arjuna. "
"Kamu ini ngomong apa si mas?? "tanya Ela pura pura tak tahu dengan ucapan Arjuna. "
"Aku tahu juga belum lama, waktu buka CCTV di kamar Putri yang dulunya di pakai sebagai kamarmu. Aku tak sengaja buka CCTV yang Putri letakkan di atas lemari pakaian." sindir Arjuna. "
"Oooohh jadi kamu yang jebak Arjun??! "bentak Ega. "
Namun Ela hanya diam saja tak bisa berkata kata.
"Iya mah, waktu kita habis dari dokter kandungan bersama Putri. Aku masih ingat betul, kamu pura pura teriak takut kecoa!! "sindir Arjuna. "
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Terima kasih atas dukungan para readers. Baik yang like, vote, fav, dan komentar. Doa yang terbaik buat semua readers.. 😊😊😊😊
Mohon maaf kk readers yang komentar. Jika tidak bisa bales satu satu komentarnya.. 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1