Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Sedikit Petunjuk


__ADS_3

Sementara di dalam rumah ibunya, Adit melangkah ke kamar. Untuk segera menelfon pak Joko.


Pak Joko juga merasa penasaran, karena ada nomor tak di kenal yang tak ada di kontaknya menelfon.


Pak Joko langsung menerima telfon tersebut.


Joko : "Hallo, maaf ini siapa ya? "


Adit : "Ini Adit pak, mantan suami Ela. Bapak masih kenal dengan saya atau tidak? "


Joko : "Ohh iya masih kenallah. Kebetulan sekali kamu telfon Dit. Ada yang ingin saya sampaikan.Ini sangat penting sekali. "


Adit : "Sekarang bapak sedang berada dimana?? Biar saya samperin saja. Kita ngobrol secara langsung biar lebih jelas. "


Joko : "Ini yang saya harapkan dari beberapa bulan lalu. Ingin bertemu langsung denganmu.Tapi saya samperin ke rumahmu, kata ce Ida kamu sudah boyong ke kota J bersama ibu dan anakmu. "


Adit : "Iya pak, ini saya dapat nomor bapak juga dari ce Ida. "


Joko: "Bagaimana kalau sekarang saja kita bertemu Dit. Karena ini sangat penting. "


Adit : "Baiklah pak, kirim lokasi bapak saat ini berapa. Share lok lewat notifikasi pesan, biar saya samperin bapak saat ini juga. "


Adit : "Kalau begitu saya tutup telfonnya ya pak.


Adit dan Joko sama sama mematikan panggilan telfon. Joko segera share lokasi dimana saat ini dirinya berada. Dengan mengirimnya lewat notifikasi chat pesan.


Setelah Adit mengetahui dimana keberadaan pak Joko. Segera Adit meluncurkan mobilnya menuju tempat dimana pak Joko berada.


Tak berselang lama, Adit telah sampai di lokasi dimana pak Joko berada. Segera Adit mengajak pak Joko kesuatu tempat yang aman dan nyaman untuk ngobrol.


Yang tidak ramai dengan orang. Adit dan pak Joko saat ini telah berada di sebuah tanah lapang yang luas.


Jika mereka ngobrol di tengah tengah lapang, di dalam mobil pasti tidak akan ada yang tahu. Karena Adit sudah mempunyai feeling, jika pak Joko akan bercerita yang ada hubungannya dengan Ela.


"Disini aman pak Joko, untuk kita ngobrol "ucap Adit tersenyum pada pak Joko. "

__ADS_1


"Iya benar sekali Dit. Sepertinya kamu bisa membaca pikiran saya, tentang apa yang ingin saya katakan padamu "ucap pak Joko menatap Adit seperti menyelidik. "


"Ga lah pak, saya cuma ingin mencari ketenangan. Kalau kita ngobrol ditempat yang ramai. Saya bisa tidak fokus dengan apa yang bapak ucapkan pada saya. Entar malah saya jadi ga nyambung "celoteh Adit. "


"Kita langsung saja ya Dit, pada pokok pembicaraan. Karena menurut saya sangat penting. Dan jika tidak segera di tindak lanjuti juga berbahaya "ucap pak Joko dengan serius."


"Begini Dit, pasti ce Ida sudah cerita ke kamu tentang meninggalnya istri Juragan Sardi. Dan meninggalnya anak saya "ucap pak Joko kembali. "


"Iya pak saya sudah dengar, lanjutkan saja pak ceritanya. Biar saya dengarkan "ucap Adit seperti sudah tak sabar dengar cerita dari pak Joko. "


"Dengar baik baik ya Dit, setelah meninggalnya anak saya dan istri Juragan Sardi. Saya sengaja mundur dari pekerjaan saya menjadi sopir Juragan Sardi. Waktu itu saya ingin mengembalikan kunci kontak mobil dan surat surat mobil yang masih ada pada saya. "


#Flash Back On #


"Ini kenapa Juragan Sardi ga ke rumah untuk ambil kunci sama surat surat mobilnya? Padahal ini sudah lama ada di saya. Apa lupa ya?? Hhmm mentang mentang punya banyak mobil kali ya?? Hhmm ya sudahlah saya kesana saja, sebenernya males ketemu Juragan Sardi "gerutu pak Joko. "


Kemudian pak Joko berpamitan pada istrinya untuk mengembalikan kunci dan surat surat mobil ke rumah Juragan Sardi.


Pak Joko pergi dengan menggunakan motornya.


Pak Joko tak sengaja mendengar Juragan Sardi sedang ngobrol penting. Hingga pak Joko mengurungkan niatnya.


"Aahh lagi ngobrol, Juragan Sardi kalau lagi ngobrol di ganggu pasti marah marah. Mending besok saja saya kemari lagi "gerutu pak Joko. "


Pak Joko melangkah keluar pelataran rumah Juragan Sardi, yang kondisi sedang sepi tak banyak para penjaga. Tidak seperti biasanya.


Namun ketika pak Joko sudah nangkring di atas motornya, akan melajukan motornya. Mobil Juragan Sardi melintas.


"Loh, itu Juragan Sardi mau kemana ya?? Kok aku jadi penasaran? "gerutu pak Joko."


Lekas pak Joko mengikuti kemana perginya mobil Juragan Sardi.


"Loh loh lohh.. ini kan arah ke kota J. Yahh.. tapi sudah kepalang tanggung dechh "gerutu pak Joko sambil terus mengikuti mobil Juragan Sardi. "


2 jam lamanya pak Joko mengikuti mobil Juragan Sardi. Hingga akhirnya mobil Juragan Sardi berhenti disebuah rumah mewah.

__ADS_1


"Lah ini kan rumah Juragan Sardi yang di kota. Lah itu kok penjaga pada disini?? Pantas saja di rumah yang di kampung ga ada penjaganya. Di pindah di rumah ini toh?? "gerutu pak Joko sembari menepikan motor agar tidak ketahuan Juragan Sardi, dirinya mengintai dari balik pohon besar. "


Tak berselang lama, Juragan Sardi keluar bersama seseorang memakai jaket memakai masker kacamata hitam dan rambutnya pendek.


"Loh itu siapa ya?? Yang make masker rambut pendek, tapi kayanya si cewe. Ngapain sampe berpakaian seperti itu? "gerutu pak Joko masih asik dengan pengintaiannya. "


"Loh itu Juragan Sardi mau kemana lagi sama itu orang aneh?? Masuk mobil lagi?? "gerutu pak Joko kembali. "


Akhirnya untung menuntaskan rasa penasarannya, pak Joko mengikuti kembali kemana perginya mobil Juragan Sardi.


Tak berselang lama, Juragan Sardi dan orang aneh yang tak lain adalah Ela. Turun di sebuah bandara.


"Loh, itu Juragan sama orang aneh mau kemana ya?? "gerutu pak Joko bertanya tanya sendiri. "


"Itu kok naik pesawat?? Itu kan ke luar negeri? "gerutu pak Joko kembali. "


Pak Joko malah tambah penasaran, selagi bengong. Tiba tiba pundak pak Joko ditepuk seseorang.


"Mas Joko?? Lagi ngapain disini?? "tanya orang itu."


"Aduhhh mampuss.. ini kan sopirnya Juragan Sardi si Maman. Bagaimana aku jawabnya? "batin pak Joko. "


"Hheh mas Joko, kok malah bengong? "Kembali Maman bertanya lagi. "


"Ini lagi jemput orang, aku kan sekarang ngojek. Katanya di bandara,tapi dari tadi aku hubungi malah ga aktif nomornya. Lah kamu ngapain disini Man? ""Pak Joko sengaja bertanya balik untuk menutupi ke gugupannya. "


"Hhufft anter Juragan Sardi, sebenarnya aku juga sudah muak kerja sama Juragan Sardi. Kelakuannya itu lohh.. jahatt banget "ucap Maman. "


"Lah.. aku ga ngerti maksud omonganmu Man?? "tanya pak Joko menyelidik. "


"Juragan Sardi itu sudah dibutakan cinta. Dia tuh bantuin Ela keluar dari penjara. Lah ini lagi nemenin Ela ke luar negeri untuk operasi plastik. Kan Ela jadi buron, mau operasi plastik untuk menghilangkan jejak. Bahkan pake nama baru, identitas baru juga. Entah itu mau dioperasi wujud apa wajahnya "ucap Maman panjang lebar. "


#Flash Back Of#


😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊

__ADS_1


Mmaafff up terputus, karena lagi sibuk di real life.. 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2