
Seperginya Bayu, Putri nongol dari dalam menuju ruang tengah dimana ada kedua mertuanya.Dan kedua baby twins yang sedang tidur di ranjangnya masing masing.
Putri duduk disamping kedua mertuanya. Tak berselang lama, mommy Maria memberikan surat kabar yang memberitakan tentang meninggalnya mantan mamah mertua Putri. Serta kaburnya Ela dari penjara.
"Nak, coba kamu baca berita ini dengan seksama "perintah mommy Maria memberikan surat kabar tersebut. "
Putri menerima surat kabar yang diberikan oleh mertuanya tersebut. Dengan sangat fokus dan seksama, Putri membacanya.
"Ya ampun mah, kenapa masa terakhir mamah harus bernasib tragis seperti ini?? "batin Putri. "
"Ya ampun La, kenapa kamu bukannya tobat. Malah menempuh jalan seperti ini? "batin Putri kembali. "
Setelah selesai membaca surat kabar tersebut, Putri meletakkannya di meja di tumpukan beberapa surat kabar.
"Nak, mulai sekarang kamu harus benar benar berhati hati ya?? Mommy khawatir, Ela juga akan menyakitimu "nasehat mommy Maria. "
Belum juga Putri menjawab ucapan mommy Maria, daddy Samuel telah menyela pembicaraan mommy Maria.
"Mulai sekarang kamu harus lebih berhati hati. Harus bisa jaga diri baik baik. Lebih waspada ya nak. Kalau mau kemana mana, jangan sendirian. Karena Ela masih berkeliaran di luar sana "nasehat daddy Samuel. "
"Iya dad, Putri akan lebih berhati hati. Tapi yang Putri heran, kok bisa Ela kabur dari penjara?? Berarti kan penjagaannya kurang ketat??ucap Putri sembari pikirannya menerawang jauh. "
"Sepertinya kebakaran itu memang unsur kesengajaan. Untuk mengecoh para aparat polisi. Sehingga Ela dan beberapa temannya bisa kabur dengan mudahnya "ucap daddy Samuel mengira ngira. "
"Hhhm iya benar sekali dad, tapi siapa orang yang telah merekayasa kebakaran itu ya dad?? "tanya Putri merasa penasaran. "
"Entahlah nak, daddy juga ga tahu. Apa kamu ga tahu siapa saja kira kira teman dekat Ela selain dirimu dulu. Ya yang cowo gitu??"daddy Samuel balik bertanya. "
"Setahu Putri ga ada loh dad, tapi entahlah. Karena Ela sifatnya tertutup, susah ditebak dad "ucap Putri menghela nafas panjang. "
Sementara Bayu sibuk mengumpulkan semua asistennya. Termasuk Beno dan Adit. Bayu menceritakan dengan detail pada semuanya.
__ADS_1
Untuk lebih hati hati,dan berjaga jaga. Bayu bahkan menyebarkan foto Ela kesetiap ponsel para asistennya.
Bayu memberitahu, jika dari mereka melihat Ela. Segera melaporkannya pada Bayu.
"Tuan Bayu, bisa kita bicara berdua saja sebentar? "tiba tiba Adit menyela. "
"Baiklah Dit, mari kita duduk disebelah sana "ucap Bayu sembari menunjuk ke sebuah pos tempat biasa para asisten Bayu beristirahat. "
Keduanya kemudian melangkah menuju pos tersebut. Setelah sampai, keduanya duduk.
"Katakanlah Dit, apa sebenarnya yang ingin kamu bicarakan denganku? "tanya Bayu penasaran. "
"Begini tuan, mohon maaf sebelumnya. Sebenarnya saya sudah tahu mengenai berita tersebut tuan. Namun saya tidak memberitahu pada tuan. Pikir saya tuan sudah tahu ."ucap Adit tertunduk menutupi rasa gugupnya. "
"Begini tuan muda, saya sangat kenal dengan tabiat mantan istri saya. Jika apa yang diinginkannya belum tercapai, dia akan terus menggapainya walaupun dengan berbagai cara "ucap Adit kembali. "
"Saya punya usul tuan, kita cari tahu tentang Ela. Dari beberapa teman teman Ela. Siapa tahu ada petunjuk tuan "ucap Adit kembali. "
"Ela kabur disaat terjadinya kebakaran besar di lapas. Ada kemungkinan kebakaran yang terjadi unsur kesengajaan "ucap Bayu kembali."
"Begini saja tuan, saat ini kan Ela telah menjadi salah satu buronan. Bagaimana kalau kita ke lapas tuan. Lapas dimana dulu Ela ditahan. Kita tanyakan kepada para petugas lapas, apakah selama Ela ditahan ada yang mengunjunginya "ucap Adit panjang lebar. "
"Yeeeahhh... good idea... kamu benar sekali Dit. Untuk penyelidikan awal, kita ke lapas. Bagaimana kalau aku pergi ke lapasnya denganmu saja?? Karena kamu kan ada ikatan sama Ela. Maksudku, anakmu kan anaknya Ela juga. Kamu bisa berpura pura bertanya bagaimana kabar mantan istrimu.. "ucap Bayu sumringah. "
"Baiklah tuan saya bersedia, tapi bagaimana dengan orang tua tuan??Jika butuh apa apa?? "tanya Adit ragu. "
"Kamu ga usah khawatir Dit, kamu bisa tukeran sama Beno. Untuk sementara Beno standbay di rumah. Jika mommy sama daddy butuh apa apa biar Beno yang anter yang nemenin. Kamu untuk sementara ikut aku "ucap Bayu dengan pasti. "
Kemudian setelah pembicaraan panjang lebar diantara Bayu dan Adit selesai. Mereka kembali bergabung dengan semua asisten Bayu yang masih berkumpul di ruang kusus pertemuan para asisten.
Bayu kemudian menugaskan pada Beno, untuk sementara waktu berjaga dirumah. Untuk sementara waktu bertukar posisi dengan Adit.
__ADS_1
Setelah semua urusan dengan asistennya selesai. Bayu tak lupa mencari beberapa asisten lagi.
Dan mencari dua asisten wanita untuk selalu mengawal kemanapun Putri dan baby twins pergi.
Setelah mendapatkan informasi untuk para asisten yang baru. Bayu tidak langsung mengadakan intervew terhadap orang orang yang terpilih untuk menjadi para asisten Bayu.
Bayu segera mengajak Adit menuju ke lapas,dimana dulu Ela ditahan.
Selama menempuh perjalanan 1 jam, sampailah Bayu dan Adit di lapas dimana dulu Ela di tahan.
Keduanya langsung melangkah menuju ke kantor lapas. Untuk meminta keterangan lebih lanjut tentang Ela.
"Permisi ibu, mohon maaf kami mengganggu waktu ibu sebentar "ucap Bayu tersenyum ramah pada salah satu polwan yang sedang bertugas. "
"Ohh iya tuan tuan, tidak apa. Silahkan duduk, apa ada yang bisa saya bantu? "ucap polwan tersebut tersenyum ramah menatap pada Bayu kemudian beralih menatap pada Adit. "
Giliran Adit yang beraksi.
"Begini bu, saya ini mantan suami dari Ela. Salah satu narapidana yang ada disini. Saya kemari ingin tahu kondisinya. Karena anak saya sering sekali merengek rengek memanggil nama ibunya. Apakah mantan istri saya baik baik saja? "tanya Adit menatap serius pada polwan tersebut. "
"Mohon maaf tuan, apakah tuan menyimpan foto mantan istri tuan?? Apa yang anda maksud Ela yang dulu kena kasus pencobaan pembunuhan terhadap nona Putri, tapi malah salah sasaran kena ke suaminya sendiri?? "tanya polwan tersebut panjang lebar. "
"Iya bu, benar sekali. Memang Ela itu bu, yang terkena kasus pencobaan pembunuhan terhadap Putri "jawab Adit tersenyum ramah. "
"Wwaahhh, mohon maaf tuan. Ela yang anda maksud tersebut telah kabur dari tahanan. Saat ini telah di cap sebagai buronan. Apa anda belum mengetahuinya. Padahal kami sengaja telah menyebar informasi tentang Ela ke semua media. Baik media elektronik seperti televisi dan radio. Juga melalui media massa seperti surat kabar, koran, ataupun di laman akun sosial media seperti facebook, instragram "ucap polwan tersebut panjang lebar. "
😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬
Mampir karya baruku ya ka readers, sembari nunggu yang ini up.Tolong ramaikan dengan like, fav, maupun komentar. Agar author tahu kekurangan dari karya baru author..
__ADS_1
Mohon maaf up terputus putus,sambil momong anak 28 bulan. Secara author cuma berdua dengan suami. Hidup dirantau, jadi mandiri. Apa apa cuma di lakukan sendiri.. 🙏🙏🙏🙏🙏🙏