
3 Bulan berlalu dari sehabis Bayu dan Putri memeriksakan kehamilan.
Kini umur kehamilan Putri menginjak 5 bulan.Namun perut Putri seperti usia kandungan 7 bulan.
Selama masa kehamilan, Putri tidak merasakan ngidam. Bahkan selera makannya banyak.
Bayu yang selalu mengalami morning sickness. Dari awal kehamilan Putri hingga umur kehamilan 4 bulan.
Hampir tiap pagi Bayu mual muntah, bahkan sering bolos ke kantor. Karena badannya kurang fit.
Kini Bayu bisa bernafas lega, sudah tidak mengalami fase dimana semua makanan rasanya tidak enak.
"Sayang, ternyata orang ngidam rasanya luar biasa nikmat ya??? "ucap Bayu nyengir sembari tiduran bersandarkan paha Putri. "
Belum sempat Putri menjawab, Bayu sudah menyela dengan berbagai pertanyaan lagi.
"Sayang, anak kita cowo apa cewe ya? "tanya Bayu sembari mengelus perut buncit Putri. "
"Belum tahu mas, kita kan belum melakukan USG "jawab Putri singkat sembari mengelus surai hitam suaminya dengan senyum manisnya. "
"Kalau umur 5 bulan sudah bisa di USG belum si yang? "tanya Bayu kembali. "
"Putri ga tahu mas, kan Putri baru pernah hamil "jawab Putri sembari memainkan hidung Bayu."
"Yang, apa mamas tanya saja ke dokter Grace. Biar lebih mantap, lebih jelas. Mamas penasaran sama baby twins di dalam perutmu ini" ucap Bayu sembari memainkan telunjuknya memutar mutar di perut Putri. "
"Terserah mamas saja dech "jawab Putri singkat sembari mengelus elus bibir tipis Bayu.
"Mamas tahu nech, kalau sudah lagi ngelus elus bibir. Pasti kepengen nech... "ledek Bayu terkekeh. "
"Pindah ke kamar yuk?? "ajak Bayu pada Putri. "
Bayu bangkit dari berbaringnya di pangkuan Putri. Kemudian mengandeng Putri menuju ke kamarnya.
Setelah sampe di kamar, bukannya Bayu yang langsung menyerbu. Malah Putri duluan, yang begitu rakus menciumi bibir Bayu.
Tanpa henti terus saja Putri menyerang bibir Bayu dengan sejuta ciumannya. Bayupun dengan senang hati membalas ciuman dari Putri.
Perlahan tangan Bayu meraba raba kedada Putri. Mencari benda empuk kenyal mainan kesayangannya.
Merasa kurang nyaman, hanya meraba dari luar. Bayupun menyusupkan tangannya masuk ke baju Putri.
Dan mengangkat penutup benda kenyal mainan kesukaannya. Perlahan Bayu meremas, memilin mainan kesayanganya.
Putripun tak mau kalah, dirinya meraba mencari adik Bayu. Setelah tangannya memegang adik Bayu.
__ADS_1
Putri meremas perlahan lahan, namun merasa kurang puas. Putri juga masuk menyusupkan tangannya ke kandang adik Bayu.
Bayu menjelajah leher Putri dengan membuat stempel kepemilikan. Juga menjelajah ke telinga Putri.
Sensasi luar biasa diberikan oleh Bayu ke Putri. Begitu pula Bayu juga merasakan sensasi yang luar biasa diberikan oleh Putri.
Serasa sudah tak tahan, apa lagi adiknya sudah memberontak terus minta dikeluarkan dari kandangnya.
Bayupun segera membuka kandangnya dan mengeluarkan adiknya.
Putri tak mau kalah, melucuti sendiri semua kain yang menutupi dirinya.
Putri merebahkan tubuhnya di pembaringan. Dengan satu tangan mengelus elus gua yang rimbun tertutup rumput yang lebat.
"Mas, sini buruannn.. "panggil lirih Putri dengan manjanya. "
Bayupun mendekat sembari memainkan adiknya sendiri yang sudah siap meluncur.
"Ada apa sayang.. "Jawab Bayu menggoda. "
"Buruannn.. masukinn..lama banget.. "rengek Putri. "
Bayupun menuntun adiknya untuk memasuki gua kesayanganya. Dengan perlahan lahan, sedikit menyibakkan rumput yang menutupi gua tersebut.
Setelah dirasa adiknya telah masuk, Bayu melepaskan pegangan terhadap adiknya.
Yaaaa.... tak berapa lama.. adik Bayu memuntahkan lahar panas di dalam gua tersebut .
Keduanya terkulai lemas di sore hari yang cerah. Penyatuan cinta dilakukam dengan sangat hati hati oleh Bayu.
Namun keduanya tidak tertidur, mengingat waktu telah sore sebentar lagi akan makan malam.
Putri bangkit dari pembaringan, dibantu Bayu. Putri melangkah ke kamar mandi. Untuk melakukan ritual mandi sore.
Mumpung baru jam 5 sore. Karena Putri pernah di nasehati ibu Resti. Selama hamil banyak pantangan.
Mandipun tidak boleh kesorean. Dan banyak lagi larangan larangan bagi orang hamil.
Putri mandi dibantu oleh Bayu. Dengan telaten Bayu menyabuni seluruh tubuh Putri.
Diiringi dengan alunan musik yang Putri putar lewat musik box.
Setelah keduanya selesai mandi. Tiba tiba Putri merengek rengek minta sesuatu. Yakni Putri ingin makan bubur ayam.
Sedang di wilayah tersebut, orang yang jual bubur ayam kebanyakan waktu pagi hari.
__ADS_1
"Mas, beliin Putri bubur ayam 3 porsi ya. Sekarang ga pake lama !"perintah Putri. "
"Yang bener saja sayang, sudah mau petang. Mana ada yang jual bubur ayam. Disini adanya kalau pagi hari "jawab Bayu dengan menghela nafas panjang. "
"Pokoknya Putri mau sekarang beli. Suruh semua asisten mamas. Untuk nyari bubur ayam, pasti ada yang jual "rengek Putri matanya berkaca kaca. "
"Hhmm iya iya, sudah jangan nangis. Iya ini mamas mau nyuruh semua asisten mamas hanya untuk nyari tukang bubur ayam "jawab Bayu dengan mengusap wajahnya berkali kali. "
Bayu menelfon semua asistennya, untuk berpencar mencari bubur ayam. Waktu yang ditentukan hanya 30 menit pencarian.
Semua asistennya geleng geleng kepala. Begitu juga dengan Beno dan Adit.
Keduanya juga bingung mau nyari dimana tukang bubur ayam,menjelang waktu maghrib.
Namun semua asisten Bayu tak bisa menolak. Mau tak mau ya harus mau menerima perintah dari majikannya.
Namun hingga 30 menit berlalu, belum juga ada satupun asisten Bayu yang menghadap membawakan bubur ayam.
Putri sudah seperti anak kecil .Tiba tiba menangis. Membuat Bayu semakin bingung.
Bayu mencoba meminta tolong pada mommy dan daddy,namun keduanya hanya terkekeh sembari geleng geleng kepala.
10 Menit berlalu dari waktu 30 menit barusan. Ada beberapa asisten yang menghadap dengan membawa bubur ayam.
20 asisten pribadi, hanya 3 yang dapat bubur ayam. Setiap asisten membawa 3 porsi bubur ayam. Sementara yang mendapatkan bubur ayam 3 orang asisten jadi jumlah ada 9 porsi.
Namun setelah bubur ayam di dapat, Putri malah ga mau memakannya. Dengan alasan sudah tidak kepengen.
Membuat Bayu semakin menghela nafas berat. Buburpun diberikan pada asistennya untuk dimakan.
Dengan rasa tidak bersalahnya, Putri malah mendahului menyantap makan malam.
Putri dengan malu malu meminta ijin pada kedua mertuanya untuk makan terlebih dulu. Dengan dalih telah lapar sekali.
Kedua mertuanya tak keberatan jika menantunya mendahului waktu makan malamnya.
Kedua mertua Putri memaklumi itu semua bawaan dari si jabang bayi .
"Makanlah yang banyak nak, ga usah takut gemuk. Yang penting anak anakmu sehat "ucap mommy Maria sembari mengusap surai hitam Putri. "
"Pastinya mom"ucap Putri dengan mulut penuh dengan makanan. "
Bayu tersenyum senyum sendiri melihat istrinya makan dengan begitu lahapnya.
😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
__ADS_1
Ringankan jempol untuk klik likw, vote, favorit..