
Sesampainya mereka di rumah, Mereka kembali beraktivitas seperti biasa.
Pras kalau sudah di rumah, Ia tidak memikirkan urusan pekerjaan lagi karena baginya bercanda atau sekedar mengobrol dengan istri itu suatu hal yang wajib ketika di rumah.
Baginya Alena segalanya karena tuanya nanti Alena lah yang menemani.
Pasangan ini bisa diitung masa berantemnya karena hampir tidak pernah ribut.
Ribut dalam rumah tangga itu menurut Alena untuk meningkatkan rasa cinta pasangannya.
" Mas jika suatu saat pernikahan ini berakhir, Apa yang akan kamu lakukan? ", Tanya Alena serius.
" Kenapa tiba-tiba kamu bertanya seperti itu, Sayang? Apa yang salah dipikiranmu? ", Tanya Pras membalikkan pertanyaan Alena.
" Aku cuma ingin tahu jawaban kamu saja, Mas!", Jawab Alena singkat.
" Kamu yakin cuma itu? ", Tanya Pras.
" Iya, Mas! ", Jawab Alena singkat.
" Jika kamu bertanya padaku, Aku cuma bisa jawab tergantung jodoh! Kita sebagai manusia cuma bisa berencana dan aku sama sekali tidak ada berfikiran sejauh itu karena bagiku masa sekarang yang harus dijalani sekarang dan untuk masa depan semua tergantung yang diatas, Aku tidak ingin mendahuluinya! ", Jawab Pras dengan penjelasannya.
" Berarti tidak menutup kemungkinan untuk kamu menduakan aku, Mas? ", Tanya Alena lagi.
" Aku tidak bisa menjanjikan sebuah kesetiaan itu tapi kamu bisa menilai diriku, Kira-kira mungkin nggak aku mendua sedangkan aku nggak bisa jauh dari kamu! ", Jawab Pras yang membuat Alena tersenyum lebar.
" Udah ah... Udah malem! Yuk, Tidur! ", Ajak Pras.
" Oke, Mas! ", Jawab Alena.
Mereka masuk kamar dan tidur.
__ADS_1
Disaat Pras sudah terlelap dalam tidurnya, Alena merasa gelisah tidak bisa tidur.
Seperti ada sesuatu yang membebani fikirannya.
Karena sama sekali Alena tidak bisa tidur, Ia memutuskan untuk sholat tahajud.
Setelah sholat pasti fikirannya tenang.
Ia tidak mau merusak kebahagiaan yang ia rasakan sekarang dengan fikiran yang tidak-tidak.
Kebahagiaan ini sudah lama hilang dari dirinya semenjak kejadian itu.
Ia seperti tidak bisa tenang jika Pras kembali bertemu Novi.
Walau Novi sudah bahagia dengan kembalinya Kevin, Tapi entah kenapa Alena masih saja takut Novi kembali akan merebut Pras darinya.
Alena ke kamar mandi ambil air wudhu, Dan setelah itu ia sholat.
Dan benar saja, Alena bisa tidur dengan nyenyak dan hatinya sudah merasa tenang.
...----------------...
Jam menunjukan pukul 05:30 subuh, Seperti biasa Pras bangun untuk sholat subuh.
Dan ia melihat istrinya tidur dengan pulasnya, Sampai ia tidak tega untuk membangunkannya.
Tidak biasanya Pras bangun lebih dulu dari Alena.
Biasanya Alena yang selalu membangunkan Pras untuk sholat subuh.
Ia berfikir sepertinya Alena ada sesuatu yang membuatnya susah tidur, Tapi mengapa Alena tidak membangunkannya.
__ADS_1
Ia menuju kamar mandi untuk wudhu.
Suara keran air membuat Alena terbangun, Ia melihat jam dan segera menuju kamar mandi.
Ia berpapasan dengan Pras yang baru selesai ambil wudhu.
Pras kaget melihat Alena yang masih setengah sadar dan hampir menabrak dirinya.
" Sayang, Kamu sepertinya masih ngantuk ya? Emang kamu tidur jam berapa, Sampai-sampai mau nabrak aku? ", Tanya Pras.
" Maaf, Mas! Aku baru bisa tidur jam 2 subuh dan itupun baru bisa tidur nyenyak habis sholat tahajud! ", Jawab Alena.
" Memangnya kamu kenapa? Apa ada masalah yang kamu fikirkan? ", Tanya Pras lagi.
" Enggak, Mas! Cuma lagi susah tidur saja! ", Jawab Alena menutupi perasaannya.
Apa karena masalah yang Alena tanyakan semalam ya! ", Gumam Pras dalam hati.
Ia berfikir untuk tidak bertanya dulu jika Alena tidak mau menceritakannya.
" Yaudah.. Buruan gih kamu ambil wudhu! Kita sholat subuh berjamaah! ", Perintah Pras.
Alena mengangguk, Ia segera mengambil wudhu dan mereka sholat subuh berjamaah.
...----------------...
...----------------...
MOHON KRITIK DAN SARANNYA YA!
KARENA AUTHORNYA MASIH PERLU SARAN DARI KALIAN DAN JANGAN LIKE JUGA BIAR TAMBAH SEMANGAT NULISNYA😁😁
__ADS_1