Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Tertangkap


__ADS_3

Sang security hanya terpaku terdiam di tempat,terperangah ketika melihat para pasukan polisi langsung saja menyerbu masuk.


Sementara para bodyguard Juragan Sardi yang sedang bertugas ,semuanya tak ada yang berani melawan karena satu persatu bodyguard ditodongi 🔫 pistol.


Para bodyguard kalah lawan, karena setiap bodyguard ditodong oleh dua orang polisi.


Komandan Syarif sengaja mengerahkan banyak anak buahnya. Ada sebagian yang masuk ke paviliun belakang.


Menangkap para boduguard yang sedang tak bertugas .Sementara Komandan Syarif memencet bel rumah Juragan Sardi. Namun tak ada respon.


Hingga Komandan Syarifpun mengetuk pintu rumah Juragan Sardi.


"Tok tok tok "


"Juragan Sardi, tolong segera buka pintunya . "


Juragan Sardi yang saat itu sedang di ruang tengah bersama Ela. Perlahan bangkit dari duduknya melangkah menuju ke arah pintu ruang tamu.


"Sayang, sebentar ya. Kamu tunggu disini dulu, biar aku tengok siapa yang datang "ucap Juragan Sardi pada Ela. "


Juragan Sardi lekas bangkit dari duduknya. Dan melangkahkan kaki menuju arah pintu sambil terus menggerutu.


"Huhh bibi kemana si!! Sampe orang pencet bel berkali kali, sampe ketok ketok pintu segala!! Ganggu orang lagi bersantai saja!! "gerutu Juragan Sardi sembari terus berjalan menuju arah sumber ketukan pintu. "


Setelah sampai di depan itu, Juragan Sardi membuka pintu dengan mengomel. Dikira yang mengetuk pintu adalah salah satu asistennya atau bodyguardnya.


"Aku ga tuli ga, ga usah ketuk ketuk pintu terus bisa kan!!! Ada perlu...... "sejenak Juragan Sardi terperangah setelah membuka pintu. "


"Mmm-aaafff pak polisi.. Pi-pikir saya a-a-asisten sa-sa saya "ucap Juragan Sardi terbata bata setelah membuka pintu ternyata seorang Komandan Polisi. "


Juragan Sardi gemetaran, mulai panas dingin dan panik. Apalagi melihat di samping kanan kiri dan belakang Komandan Syarif ada beberapa aparat kepolisian.


"Sisssiillaahhkan duduk pak"ucap Juragan Sardi menutupi rasa gugupnya. "


"Tidak perlu juragan Sardi,kami kemari membawa surat penangkapan untuk anda dan saudari Ela "ucap Komandan Syarif sembari menyerahkan amplop coklat berisikan surat laporan penangkapan untuk Juragan Sardi dan Ela. "


Juragan Sardi menerima surat tersebut sembari gemetaran tangannya.


Juragan Sardi sekilas membacanya, setelah itu membantah semua tuduhan yang ada di kertas laporan tersebut.

__ADS_1


"Pak, siapa yang melaporkan saya?? Ini semua fitnah,saya memang beberapa kali besuk Ela. Karena saya dan Ela ada ikatan yakni anak kami. Tapi bukan berarti saya yang ikut membantu Ela kabur dari tahanan "Elak Juragan Sardi. "


"Anda bisa jelaskan nanti di kantor, sekarang anda ikut kami "ucap Komandan Syarif sembari memberi kode pada dua anak buahnya untuk segera membawa Juragan Sardi. "


Juragan Sardi hanya pasrah tak berani melakukan perlawanan sama sekali. Dengan kedua tangan di borgol, Juragan Sardi di bawa ke mobil polisi.


"Kalian berdua, masuk dan cari yang namanya Eli. Ini fotonya, segera laksanakan. Jangan sampai dia kabur lagi" perintah Komandan Syarif pada dua anak buahnya yang masih standbay di sebelahnya. "


"Siap Komandan, laksanakan tugas"jawab serentak kedua anak buah Komandan Syarif dengan sangat tegas. "


Komandan Syarif juga tak tinggal diam, dirinya ikut masuk ke dalam rumah mencari Ela.


Kedua anak buah Komandan Syarif mendapati Ela yang sedang bersantai di ruang tengah. Ela sedang menonton acara televisi yang membuatnya tertawa terkekeh.


Bahkan volume acara televisi tersebut keras, hingga Ela sama sekali tak tahu dengan apa yang sedang terjadi pada Juragan Sardi.


Ela begitu kaget, ketika tiba tiba telah ada dua orang memakai seragam kepolisian di hadapannya.


"Tangkap dia sekarang juga!! "perintah Komandan Syarif dengan suara menggelegar dari batas pintu ruang tengah. "


"Baik Komandan "jawab serentak kedua anak buah Komandan Syarif."


Satu polisi mencekal lengan kanan Ela, dan satu polisi lagi mencekal lengan kiri Ela.


Ela memberontak, berteriak teriak tak terima dengan perlakuan kasar kedua anak buah Komandan Syarif.


"Hhehhh!! lepaskan... sakittt tahu... "bentak Ela menyeringai sinis menatap ke polisi yang mencengkeram lengan sebelah kiri, kemudian beralih menatap sinis pada polisi yang mencengkeram lengan kanannya. "


Namun keduanya tak menghiraukan teriakan, bentakan Ela.


Keduanya menyeret paksa Ela keluar dari rumah Juragan Sardi.


Pertunjukan ini tak terlewatkan oleh Bayu.Bayu memberanikan diri melihat wajah Ela lebih dekat.


Sementara Ela telah diborgol sehingga tak bisa berkutik sama sekali. Ela yang melihat Bayu menjadi geram.


"Heh!! Jadi kamu yang melaporkan aku??!!"cebik Ela sinis. "


"Iya, memang aku yang melaporkan kalian!! Aku pastikan kali ini kamu akan membusuk di penjara La !!"bentak Bayu melotot pada Ela. "

__ADS_1


"Heh, kamu salah orang!! Kamu panggil aku La siapa??!! Namaku Eli!! "ucap Ela mencoba mengelak. "


Semetara Adit juga telah sampai di rumah Juragan Sardi dengan pak Joko. Keduanya turun dari mobil menuju ke mobil polisi.


Dimana Ela dan Juragan Sardi telah diborgol. Ela terhenyak kaget melihat siapa yang sedang melangkah menghampirinya.


"Oohhh jadi kamu mas Adit, yang bekerjasama dengan dia. Melaporkanku ke polisi??! "ucap Ela menatap sinis pada Adit sembari menunjuk pada Bayu. "


"Hhaaa akhirnya ketahuan juga kan La, penyamaranmu?? Walaupun kamu merubah wajahmu seperti siapapun, tetap akan terbongkar cepat atau lambat!! "sindir Bayu terkekeh. "


"Heh, kenapa kamu menertawakanku??!! "tanya Ela merasa geram diejek oleh Bayu. "


"Hhaaaaa,, dia belum sadar juga rupanya Dit. Kamu sudah amnesia ya??!! Tadi kamu mengelak waktu aku pangggil Ela, kamu bilang namamu Eli. Tapi kamu marah marah ngomel ngomel ketika lihat Adit. Bahkan kamu kenal Adit. Wanita yang kenal Adit itu cuma Ela bukan Eli "cibir Bayu terkekeh lagi. "


"Bagaimana komandan, anda sudah percaya kan?? Kalau Eli ini adalah Ela yang telah melakukan operasi plastik merubah wajahnya menyerupai istri saya "ucap Bayu tersenyum ramah pada Komandan Syarif. "


"Iya tuan Bayu saya percaya, saya permisi untuk membawa tersangka dan buronan ke kantor. Untuk kami minta keterangannya lebih lanjut. Jika berkenan anda bisa ikut kami ke kantor polisi. Karena anda disini sebagai pelapor "ucap tegas Komandan Syarif. "


"Baiklah Komandan, saya akan ikut ke kantor polisi "jawab Bayu singkat. "


Mobil polisi berjalan dengan membawa Juragan Sardi dan Ela. Bayu segera masuk mobil dan memerintah Beno untuk melajukan mobilnya mengikuti jalannya mobil polisi di depannya.


"Pak Joko, kita lanjut pulang atau mau lanjuk ke kantor polisi? "tanya Adit meminta persetujuan.


"Terserah kamu saja Dit, kalau mau ikut ke kantor polisi ya ayuk" jawab pak Joko tersenyum. "


Karena Adit masih penasaran ,apa alasan Ela sampai merubah wajahnya seperti Putri. Adit memutuskan mengikuti mobil polisi tersebut.


Para bodyguard Juragan Sardi juga diborgol semuanya.Dibawa ke kantor polisi, untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.


🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉


Terima Kasih Untuk kk readers semua yang sudah dukung karya remahan author. 😊😊


Jika bersedia mampir karya author yang lain.


Tolong ramaiksan dengan like, koment, vote, fav..😊😊😊😊


__ADS_1


__ADS_2