
Tanpa sepengetahuan Vani, semua ucapannya telah di dengar oleh Arjuna dan papah Erik.
"Oohhhhh jadi seperti ini sifat aslimu!!! "sindir Arjuna menghampiri Vani sambil bertepuk tangan. "
"Hebat kamu Van, ternyata selama ini kamu tidak benar benar tulus mencintaiku!! cibir Arjuna melotot pada Vani. "
Vani celingukan, kaget ketika tahu tahu sudah ada Arjuna dan papah mertuanya. Padahal sebelumnya telah mengecek keadaan dulu.
Vani sempat ke luar ruang rawat mamah Ega, untuk mengecek keberadaan Arjuna dan papah Erik. Sebelum melakukan aksinya .
Vani gugup,kepalang tangggung. Hingga dirinya mencoba membela diri.
"Kamu juga hebat mas, kamu juga tidak benar benar tulus mencintaiku!!Kamu menikah denganku juga karena terobsesi oleh wajah mantan istrimu yang ada pada diriku "bela Vani tersenyum sinis. "
Ketika Arjuna akan berkata lagi, Vani segera memberondong Arjuna dengan seribu perkataan pedas. Perkataan yang menusuk relung hatinya.
"Kamu kira aku bisa dibodohi olehmu mas. Sampe sekarang juga kamu masih menyimpan foto pengantinmu bersama Putri!"
"Aku juga tahu, bukan kamu yang mencerekan Putri!! Tapi Putri yang menggugat cere kamu, karena Putri sudah tidak tahan kamu menikah siri dengan sahabat baiknya!"
"Glek, glekk.. "Arjuna menelan salivanya. "
"Darimana Vani bisa tahu semua masa laluku??!!"batin Arjuna. "
Vani seperti mengetahui isi hati Arjuna. Hingga Vani mengungkapkan darimana dirinya mengetahui semua ini.
"Kamu ga usah heran mas, kenapa aku bisa tahu semua masa lalu burukmu "sindir Vani ketus sembari mengambil buku diary milik Arjuna, dan melemparkannya ke hadapan Arjuna. "
"Aku tahu semuanya dari buku itu. Aku tak sengaja menemukannya di kantormu. Tepatnya di laci meja tugasmu. Karena aku penasaran, aku baca saja semua isi diarymu. Bahkan di laci meja kantormu, aku menemukan foto pengantinmu bersama Putri "ucap Vani panjang lebar. "
"Sudah puas kan, kamu sudah tidak penasaran lagi dengan semua yang aku tahu mengenai masa lalu burukmu itu "cibir Vani judes. "
Arjuna lemas, tak menyangka dengan kelakuan Vani.
__ADS_1
"Ya, memang aku akui. Aku menikah denganmu karena terobsesi dengan Putri. Aku pikir wajahmu mirip Putri begitu pula hatimu. Namun ternyata aku salah. Aku kira kemiripanmu 25 %dari Putri. Namun kamu sama sekali berbeda dengan Putri "sindir Arjuna. "
"Aku juga sudah tidak sudi hidup dengan benalu sepertimu Van. Lebih baik aku hidup sendiri daripada aku punya istri serigala berbulu domba "hardik Arjuna sinis. "
"Pulanglah sekarang juga, dan kemasi semua barang barangmu di rumahku. Aku akan urus surat perpisahan kita berdua!! "usir Arjuna melotot pada Vani sembari mengacungkan telunjuknya ke arah pintu. "
"Baiklah mas, aku tunggu surat cere darimu. Aku juga tak sudi punya suami mandul sepertimu. Selamat menikmati masa tua tanpa seorang anak "cibir Vani menyambar tasnya di meja kemudia melenggang pergi dari ruang rawat inap mamah Ega. "
Vani melangkah ke parkiran menuju ke mobilnya. Dan lekas melajukan mobil ke arah rumah Arjuna.
Tak berselang lama, sampailah Vani di rumah Arjuna. Namun Vani tak begitu saja pergi dari rumah itu.
Vani mencari surat surat berharga seperti surat tanah, surat mobil .Vani mengambil semua itu.
Tak lupa Vani juga mengambil semua uang yang ada di brangkars milik Arjuna.
Dengan senyum lebar menyeringai, barulah Vani mengemasi barang barangnya. Memasukkannya ke dalam koper besar miliknya.
"Hhhmm ga apa apa aku di cere.Walaupun misiku gagal membuat mas Arjun bangkrut .Tapi setidaknya aku telah mendapatkan banyak harta dari mas Arjun "gerutu Vani sambil memasukkan kopernya ke dalam bagasi. "
Vani segera masuk dalam mobilnya, dan melajukannya ke arah rumahnya.
Tak berselang lama, Vani telah sampai di rumahnya.
Didapatinya mamah dan papahnya sedang bersantai di teras rumah. Kedua orang tuanya terhenyak kaget. Melihat kedatangan Vani dengan menyeret koper.
"Nak, kok kamu kemari bawa koper. Seperti mau pindahan? "tanya papah Reno penasaran. "
Belum sempat Vani menjawab, mamah Rani sudah menyela pertanyaan papah Reno.
"Iya sayang, apa kamu ada masalah dengan suamimu? "sela mamah Rani bertanya pada Vani. "
"Bukan masalah lagi mah, pah. Vani sudah di talak oleh mas Arjun. Saat ini Vani sudah bukan istrinya lagi.Tinggal menunggu surat cere dari mas Arjun saja "jawab Vani sekenanya sambil menjatuhkan pantatnya di sofa teras di hadapan mamah papahnya. "
__ADS_1
Vani menceritakan semuanya pada kedua orang tuanya. Kenapa secara tiba tiba dirinya di talak oleh Arjuna.
Setelah mendengar penuturan dari Vani,papah Reno bukannya iba pada nasib Vani yang sebentar lagi menjadi janda. Papah Reno malah murka, marah besar pada Vani.
Papah Reno mendadak berdiri dan berkacak pinggang melotot pada Vani.
"Dasar ceroboh!! Bukannya papah sudah nasehatin kamu!! Kalau untuk sementara waktu, kamu baik baikin dulu mamah mertuamu!! Sebelum misi kita sukses!!"bentak papah Reno. "
"Pah, ga usah marah marah gitu kali. Kan selama Vani jadi istri mas Arjun. Vani juga sering kasih papah uang kan?Jumlahnya bukan 1 juta atau 2 juta. Tapi setiap Vani kasih ke papah pasti ratusan juta. Menurut Vani mending, dari pada tidak dapat apa apa sama sekali "Bela Vani dengan santainya sambil memakan cemilan di toples yang ada di meja di hadapannya. "
"Mending dengkulmu??!!!Itu bukan seberapa jika di banding dengan kerugian yang Arjun buat pada perusahaan papah!! "bentak papah Reno sinis. "
Vani membuka tas, mengeluarkan sertifikat rumah, surat surat mobil, serta beberapa ikat uang seratus ribuan.
Vani taruh semuanya di atas meja.
"Tuh, buat papah semua, ambil.. Sudah dech pah, ga usah ngomel ngomel lagi "cebik Vani sembari jarinya menunjuk meja. "
"Pah, sudahlah.Ga usah seperti ini. Lagian papah sudah dapat banyak dari Arjuna. Perusahaaan papah sudah mendapat suntikan dana dari Arjun. Kita juga telah mendapatkan rumah mewah ini beserta fasilitasnya dari Arjun. Hentikan obsesimu ingin balas dendam pada Arjun pah "tegur dan nasehat mamah Rani. "
Papah Reno tak menjawab, hanya mengambil semua barang barang penting yang Vani taruh di meja. Kemudian papah Reno masuk ke dalam rumah.
"Sayang, kamu mengambil semua itu. Apa suamimu tahu? "tannya mamah Rani menatap Vani. "
"Ya ga lah pah, mas Arjun kan lagi nungguin mamahnya di rumah sakit. Kalau nanti tanya ya gampang jawabnya, buat harta gono gini "jawab Vani singkat. "
"Kamu ga boleh seperti itu Van, selama pernikahan kan kamu ga kerja. Yang namanya harta gono gini itu harta yang di dapat dari hasil kerja suami istri. Semua itu kan murni miliknya Arjun. Sebaiknya kamu kembalikan semuanya. Ga baik nak "tegur dan nasehat mamah Rani. "
"Mana bisa di balikin, apa yang sudah ada di tangan papah. Ga bakal bisa kita minta lagi. Masa mamah ga paham sama sifat suami mamah sendiri"cebik Vani manyun. "
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Jangan lupa like, vote, favorit.. 😊😊😊
__ADS_1