
Setelah menjemput pakaian Novi, Mereka menuju rumahnya.
Dengan rasa bahagia diantara keduanya, Novi merasa harus meminta maaf pada Alena.
Selama ini ia merasa egois karena ingin menghancurkan rumah tangga sahabatnya.
Tapi Novi tidak seberani itu, Ia harus memikirkan rencana untuk meminta maaf pada sahabatnya itu.
Ia sadar kalau apa yang ia lakukan itu salah.
Matanya buta sesaat setelah melihat rasa cinta yang dimiliki Pras untuk Alena.
Hidup mereka terasa begitu hangat tanpa masalah apapun.
Itu yang membuat Novi merasa rasa kagum yang ia miliki itu adalah cinta.
Rasa sakit yang ia berikan pada Alena itu tidak sesuai dengan apa yang Alena berikan.
Alena selalu ada untuk menghibur dirinya disaat ia terluka.
Novi merasa malu dengan apa yang telah ia lakukan pada Alena.
Ia ingin meminta maaf tapi ia tidak tau caranya untuk minta maaf karena Alena sudah sangat membencinya.
Setelah beberapa kali ia memfitnah pasangannya.
" Nov, Apa benar kamu ingin memberiku kesempatan lagi? ", Tanya Kevin mengejutkan Novi yang sedang melamun.
" Kenapa mas kamu bertanya begitu? ", Tanya Novi balik.
" Dari sepanjang perjalanan tadi, Mas melihat kamu terus melamun seperti sedang memikirkan sesuatu! Mas tidak ingin kamu merasa tidak nyaman ataupun tertekan dengan keadaan ini! Mas hanya ingin kamu bahagia walau tidak harus bersama! Kalau kamu stress nantinya akan berpengaruh pada janinmu, Dan mas nggak mau itu terjadi! ", Jawab Kevin.
__ADS_1
" Jangan lagi ada keraguan dihati mas untukku, Karena aku sedang berdamai dengan hatiku atas apa yang aku lakukan pada sahabatku! Kesalahan itu bukan hanya mas yang lakukan tapi aku juga melakukan kesalahan pada orang yang benar-benar baik dihidupku! Mas, Aku sangat membutuhkan seseorang yang tulus seperti mas disampingku! ", Kata Novi menyenderkan kepala dibahu Kevin.
Kevin sangat senang mendengar hal itu.
Ia menghentikan mobilnya di depan rumah mewah.
" Sayang, Kita sudah sampai!", Kata Kevin sambil menurun semua barang bawaannya.
Novi merasa aneh dengan rumah itu karena sudah direnovasi Kevin.
" Ini rumah kita, Mas? ", Tanya Novi.
" Iya, Sayang! Memang ada beberapa yang mas ubah untuk menyambut kedatangan permaisuri istana ini! ", Jawab Kevin memuji istrinya.
" Tapi mas kamu tidak perlu melakukan ini! ", Kata Novi.
" Mas, Tidak melakukan ini untuk orang lain! Mas melakukan ini untuk istri dan calon anak mas! ", Kata Kevin.
Ia bergumam dalam hati aku merasa bahagia banget sekarang dengan keadaanku yang sekarang, Ternyata suamiku lebih baik dari mas Pras dan mereka tidak bisa dibandingkan! Aku ingin seperti ini selamanya, Bahagia dengan keluarga kecilku! Aku menyesal tidak bisa melihat kebahagiaan Alena saat itu dan malah ingin merebutnya, Terimakasih yaallah sudah membuka mataku dan dapat merasakan kebahagiaan tersendiri".
Mereka masuk rumah dan memulai kebahagiaan mereka.
Hari-hari Novi sekarang dipenuhi dengan senyuman.
Mereka berdua tampak bahagia dan saling memberi kebahagiaan satu sama lain.
...----------------...
Walau rasa bahagia kini menyelimuti hari-hari Novi, Ia tetap teringat pada kesalahannya.
Suatu hari Novi memberanikan dirinya untuk menemui Alena.
__ADS_1
Sebelum ia bertemu dengan Alena, Ia meneleponnya terlebih dahulu.
" Halo.. Assalamu'alaikum, Len! ", Ucap Novi.
" Iya.. Waalaikumsalam!", Jawab Alena singkat.
" Len, Apa kita bisa bertemu malam ini diluar? Ada yang ingin aku kenalkan dan sekaligus ingin minta maaf! ", Tanya Novi.
" Mau ngapain lagi dan ngapain harus malam? Bagaimana aku bisa izin dengan suamiku keluar malam untuk bertemu denganmu? ", Tanya Alena balik.
" Kamu juga ajak saja mas Pras! ", Jawab Novi.
" Oke.. Chat saja mau ketemuan dimana dan jam berapa, Sudah dulu ya aku lagi sibuk! ", Kata Alena dan mematikan teleponnya.
Alena masih merasakan kecewa dengan sahabatnya.
Tapi ia juga berusaha untuk baik-baik saja dan menanggapinya dengan dewasa.
Malam hari tiba, Alena dan Pras tampak sudah ada di tempat janjian mereka.
Disana Novi juga mengajak suaminya untuk dikenalkan pada mereka.
Novi menghampiri mereka dan menyapanya.
" Hai... Silahkan duduk dan kenalkan ini suamiku! ", Kata Novi mengenalkan Kevin.
" Mas Kevin!", Ujar Alena kaget dan ternyata mereka saling mengenal.
" Hai.. Len, Pras! Apa kabar kalian?", Tanya Kevin.
" Kalian sudah saling mengenal? ", Tanya Novi bingung.
__ADS_1
" Iya, Sayang! Mereka ini teman lamaku! ", Jawab Kevin.