Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Putri Di Kurung


__ADS_3

Arjuna membawa paksa Putri naik mobilnya.


"Masuk cepat! "


"Ga mau!! "Teriak Putri menolak tetap berdiri pada tempatnya. "


Namun Arjuna mendorong tubuh Putri dengan paksa masuk ke dalam mobil.


Kemudian Arjuna mengemudikan mobil dengan kencang. Putri terus saja meronta ronta. Namun Arjuna tak menghiraukan.


Sementara di dalam pengintaiannya, Bayu sangat geram melihat tingkah Arjuna yang sangat kasar pada Putri.


Bayu memerintah asistennya si Beno, untuk terus mengikuti mobil Arjuna. Jangan sampai kehilangan jejak.


Sementara Putri semakin geram dan ketakutan.Putri seperti bukan melihat Arjuna, namun seperti orang lain.


Padahal dulu Arjuna tak pernah kasar padanya.


"Mas!! Tolong hentikan mobilnya!! Kamu mau bawa aku kemana!! "teriak Putri histeris. "


"Sudah ga usah banyak tanya !!Ga usah bawel!! "bentak Arjuna. "


Putri merasa begidik, gemetaran. Setelah di bentak oleh Arjuna. Dirinya diam, tak berani berkata kembali.


Sementara ditengah kepanikan kekhawatiran Bayu terhadap nasib Putri. Tiba tiba ponsel Bayu berdering. Ternyata telfon dari mommynya.


Mommy : "Nak, kamu lagi ada di mana.. hiks hiks. "


Bayu : "Mommy kenapa nangis?? "


Mommy : "Daddy sakitt, sesal nafasnya kumat. Sedang obatnya habis .Sementara semua asisten kita tengah sibuk. Dirumah ga ada orang sama sekali. Hiks hiks hiks.. Bisakah kamu pulang sekarang nak?? "


Bayu : "Baiklah mommy, Bayu segera pulang. "


"Gimana bos, ini mau dilanjutin atau putar arah? "tanya Beno bingung. "


"Putar arah saja Ben, aku kawatir sama daddy. Kalau bisa cepetan. "perintah Bayu pada Beno asistennya. "


"Maafkan aku Put, aku yakin kamu ga akan kenapa kenapa "gerutu Bayu. "


Dirinya ingin sekali menolong Putri, tapi daddy nya juga sedang butuh dirinya.


Sementara mobil Arjuna telah jauh dari pandangan.


Putri terus saja diam ketakutan. Sedang Arjuna menatap Putri dengan tatapan membunuh. Putri tak berani menatap Arjuna, dirinya selalu tertunduk.


"Sayangku, kamu ga perlu takut seperti itu. Aku tidak akan mencelakai kamu. Justru aku akan menjagamu agar tidak berulah "ucap Arjuna tersenyum sinis. "

__ADS_1


Putri tak berani menjawab tertunduk dan tertunduk.


Setelah menempuh perjalanan agak lama.Sampailah mereka disebuah desa. Putri bahkan tak tahu tempat itu.


Bagi Putri tempat itu merasa asing, baru ini pertama kalinya dia berpijak di desa sesepi itu.


"Turunlah,kita akan tinggal digubug itu. Eh bukan kita tapi kamu saja "ucap Arjuna terkekeh. "


"Mas, kamu sudah ga waras ya??!! "cebik Putri sinis ke Arjuna. "


"Iya ,aku memang ga waras karena kamulah penyebabnya. Udah ga usah banyak tanya!! Masuk cepat! "perintah Arjuna. "


Namun Putri tak mau masuk, masih terpaku berdiri didepan gubug tersebut.


Hingga Arjuna geram, lagi lagi Arjuna mendorong tubuh Putri kedalam gubug tersebut. Sampai Putri terjerembab jatuh ke lantai.


Bukannya Arjuna menolong, malah Arjuna mengunci pintu dari luar.


Putri membuka tasnya, niat hati ingin menelfon Bayu. Untuk meminta pertolongan, namun ponsel batre mati. Sedang dirinya tidak membawa carger juga tak membawa power bank.


Sementara Arjuna menyeringai puas.


"Untung aku jauh hari beli gubug ini. Niatnya si mau aku bangun sebuah rumah persinggahan buatku kelak. Hhaaaaa ada gunanya juga. Maafkan aku ya Put, melakukanmu seperti ini "gerutu Arjuna. "


Kemudian Arjuna meninggalkan gubug tersebut, dan mengemudikan mobilnya menuju kantornya kembali.


Sementara Samuel telah mendapatkan perawatan di rumahnya. Karena Bayu telah menghubungi dokter pribadinya.


"Sebenarnya aku bisa saja melanjutkan pengejaranku pada mobil Arjuna. Toh, aku juga sebelum ke rumah telah menelfon om Damar untuk secepatnya menolong papah. Tapi aku ga tega juga sama mommy. Duh, kenapa aku masih tak tenang seperti ini?? Bagaimana kamu sekarang Put?? "gerutu Bayu diteras rumahnya. "


Bayu mondar mandir gelisah tak karuan .Tak sengaja mommynya melintas, melihat kegaluan, kegelisahan anaknya.


"Nak, kamu kenapa sayang?? Seperti ada yang sedang meresahkan hatimu "tanya mommy Maria menyelidik. "


"Ga ada apa apa kok mom"jawab Bayu dengan murung. "


"Kamu ga usah bohong sama mommy, mommy tahu kalau ada yang sedang merisaukanmu ??"ucap mommy Maria menatap tajam pada Bayu. "


Hingga Bayu menceritakan semuanya pada mommynya. Sampai mommynya terperangah dan menutup mulutnya sendiri. Sangat terkejut mendengar penuturan dari Bayu.


"Kamu pergi saja sana, selamatkan Putri. Toh daddy sudah ga apa apa "perintah mommy Maria. "


"Tapi momm""


"Sudah, ga apa apa kok. Cepet kamu pergi saja nak "perintah mommy Maria kembali. "


Akhirnya Bayu pamit sama mommynya untuk pergi. Bayu segera mengajak Beno kembali melakukan penyelidikan terhadap Arjuna.

__ADS_1


Beno menyusuri jalan yang barusan sempat dilewati dalam mengikuti mobil Arjuna. Sejenak Beno berhenti.


"Bos, terakhir kita kan sampai disini. Terus, bos mendapat telfon dari mommy bos. Terus kita mau ke arah mana ni bos?? Kanan apa kiri?? "tanya Beno bingung. "


"Aaduhhh, iya iya.. gimana nechh "jawab Bayu kebingungan sambil menepuk jidat. "


"Gini aja Ben, sekarang juga kita ke kantor Arjuna. Kita paksa saja dia untuk menunjukkan dimana Putri "ajak Bayu ."


"Ya kalau Arjun nya di kantor, kalau ga ada gimana bos?? "ucap Beno. "


"Kita coba dulu aja Ben, kali aja Arjun di kantor "saran Bayu. "


Kemudian Beno memutar arah mobilnya menuju kantor Arjuna.


Ternyata Arjuna sedang ada meeting .Bayu mencoba menunggu, namun tidak juga selesai meetingnya.


Hingga ketika sampai sore hari, waktu semua karyawan pulang. Bayu langsung masuk ke ruang Arjuna.


Sedang Beno menahan satpam, yang akan melarang Bayu masuk.


Dengan kasar Bayu masuk ruanf kerja Arjuna, langsung mendekat pada Arjuna yang sedang membereskan berkas berkas kantornya. Bayu langsung mencekal kemeja Arjuna.


"Mana Putri!! Hah!! "bentak Bayu sembari melotot pada Arjuna. "


"Kenapa kamu tanya Putri sama aku??!!Aku sudah lama ga berhubungan dengan Putri!! "elak Arjuna bales melotot pada Bayu. "


"Kamu ga usah ngelak!! Barusan aku sempat mengikuti mobilmu membawa Putri!!Lekas katakan dimana Putri!!!!Dasar keparat!!! "tangan Bayu mengepal akan meninju muka Arjun, namun Bayu menahan. "


"Ayok pukul, kenapa diam saja. Pukul cepat "ucap Arjuna ingin memancing amarah Bayu. "


Namun Bayu tak ingin ceroboh, jika dirinya memukul Arjuna dahulu. Arjuna pasti akan melaporkannya ke kantor polisi dengan tuduhan tindak kekerasan.


Akhirnya Bayu mengalah, dan pergi meninggalkan Arjuna yang tersenyum puas.


Bayu sangat kecewa karena gagal mendapatkan informasi dari Arjuna.


Bayu bingung harus bagaimana lagi untuk bisa menemukan keberadaan Putri.


"Putri, kamu dimana?? Semoga tak terjadi apa apa denganmu "gerutu Bayu dengan melangkah gontay menuju mobilnya. "


Sementara digubug, Putri terus saja menggedor gedor pintu, namun tak bisa terbuka.


Putri bingung, harus bagaiman lagi untuk bisa lari dari tempat itu.


😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔


Jangan lupa like, vote, fav, komentarnya.

__ADS_1


Agar author semangat up


Salam sehat selalu untuk semua readers. 😊😊😊😊


__ADS_2