
Setelah cukup lama Bayu dan Putri berada di mension Restu. Untuk melanjutkan perjalanan ke rumah Merina dan Adit.
Kedua nya juga telah melangsungkan pernikahan 1 bulan yang lalu. Namun Putri dan Bayu juga belum sempat mengucapkan selamat.
Hanya mengirimkan banyak hadiah dan mentransfer sejumlah uang.
Tak berselang lama, Bayu dan Putri telah sampai di rumah Merina dan Adit.
Bayu dan Putri langsung saja dipersilahkan duduk oleh Merina dan Adit.
"Maafkan kami berdua baru sempat kemari ya Merina, Adit? "ucap Bayu. "
"Iya ga apa kok tuan Bayu. Kami bisa memahami jika tuan Bayu akhir akhir ini kan memang sedang sibuk sekali. Oh iya terima kasih tuan Bayu atas segala hadiah dan tranferannya serta rumah ini"jawab Adit tersenyum ramah. "
"Iya sama sama Dit, eh kok kalian saya kasih kesempatan untuk honeymoon ga mau? "tanya Bayu heran. "
"Ini Merina yang ga mau tuan Bayu "jawab Adit tersipu malu. "
"Emang kenapa Mer, kok ga mau pergi honeymoon??Kamu ga usah khawatir untuk masalah biayanya,serta segala kebutuhanmu selama honeymoon? "tanya Bayu penasaran. "
"Maaf tuan Bayu, saya ga tega jika ninggalin anak anak cuma dengan ibu. Kasihan ibu, jika menjaga Tama dan Oky sendirian "jawab Merina. "
Sejak Merina dan Adit menikah, ibu Santi yakni ibunya Adit serta Oky di boyong oleh Adit ke kota J.
Merina juga sudah tidak tinggal bersama mantan mertuanya. Merina dan Adit tinggal dirumah yang dibelikan oleh Bayu.
Kebetulan rumah Merina dan Adit tidak begitu jauh dari rumah Bayu. Sehingga Adit bisa pulang setiap saat ke rumah.
Berbeda dengan Merina, dirinya meminta cuti untuk sejenak berada dirumah. Bayu memberikan pada Merina cuti 2 bulan.
Namun Bayu tetap memberikan gaji Merina, walaupun selama 2 bulan Merina tidak bekerja di restoran.
Setelah mendengar alasan dari Merina, Bayupun bisa memahaminya. Dan tak memaksa untuk Merina dan Adit pergi honeymoon.
Setelah Bayu dan Putri puas mengunjungi Merina dan Adit. Mereka berdua berpamitan pada Merina dan Adit untuk segera pulang.
"Oh iya tuan muda, kita bareng saja. Kebetulan saya sudah cukup lama di rumah "ucap Adit. "
Adit mengikuti langkah kaki Bayu dan Putri. Adit mengemudikan mobil fasilitasnya untuk kesehariannya mengantar kemanapun orang tua Bayu pergi.
Sementara Bayu dan Putri memakai mobil Bayu, dengan Beno sebagai sopirnya.
Tak berselang lama, sampailah Bayu dan Putri di rumah. Rasa lelah mendera Putri.
Putri langsung duduk di sofa ruang tamu,dengan kedua kaki diluruskan.
__ADS_1
Bayu merasa iba, hingga mengangkat kedua kaki Putri untuk naik disofa.
"Sayang, berbaringlah sekalian di sofa. Angkat kedua kakimu naik ke atas sofa "perintah Bayu."
Putri tak membantah ketika kedua kakinya di angkat oleh Bayu ke sofa.
Sekarang posisi Putri berbaring di sofa dengan kedua kaki diluruskan.
Dengan penuh perasaan, Bayu memijat kedua kaki Putri secara perlahan lahan dan secara bergantian dari kanan kemudian kiri.
"Sayang, cape banget ya ?"tanya Bayu menatap lekat istrinya. "
"Cape si engga mas, cuma kaki yang rasanya pegel "jawab Putri. "
"Ya ile.. ga ada bedanya kali "ucap Bayu terkekeh. "
"Mas, mijitinya di kamar saja yuk"ajak Putri. "
Dengan pelan pelan, Bayu membangunkan tubuh gendut Putri. Dan menggandengnya ke kamar.
Setelah sampai di kamar, Putri langsung berbaring. Bayupun memijat kedua kaki Putri kembali.
Namun Putri meminta di pijat si bagian lain.
"Mas, pijat sininya dong mas "rengek Putri menunjuk ke dada sendiri. Dimana ada dua benda kenyal mainan favorit Bayu.
Bukannya Putri menjawab pertanyaan Bayu. Malah sedang menikmati pijatan Bayu di dua benda kenyal miliknya.
"Aarghhh.. enak mas... "ucap Putri saat Bayu meremas dua benda kenyal milik Putri. "
Putri melucuti sendiri pakaiannya, hingga dirinya benar benar polos tanpa sehelai benangpun.
Bayu menelan salivanya melihat tubuh polos Putri. Tanpa menunggu lama lagi, Bayupun melancarkan aksinya.
Adik Bayu juga sedari tadi berkedut melihat tubuh polos Putri .
Bayu mendekatkan bibirnya ke bibir Putri.Mengecup lembut bibir Putri. Sembari kedua tangan asik dengan memelintir kedua benda kenyal kesukaanya.
Putri tak tinggal diam, membalas kecupan Bayu. Menekan kepala Bayu lebih lagi, agar kecupannya lebih dalam lagi .
Keduanya saling gigit, saling bertukar saliva. Aksi Bayu tidak berhenti sampai disini.
Bayu menyusuri leher jenjang Putri, dengan membuat stempel kepemilikan. Tak lupa memainkan lidahnya di telinga Putri.
"Argghhh terusss maas.... turun lagi kesinii dongg "rengek manja Putri menunjuk ke dua benda kenyal miliknya"
__ADS_1
Bayu merambah ke dua benda kenyal tersebut. Seperti seorang bayi yang sudah lama tidak minum.
Bayu dengan sangat halus,secara lembut menciumo menjilat menggigit kedua benda kenyal itu secara bergantian.
"Arghhhhh hhmmm mmassss.... "
Putri merasakan kenikmatan yang tiada tara dari sensasi yang diberikan oleh Bayu.
Sementara adik Bayu sudah marah marah. Mendobrak dobrak kandangnya, untuk segera dibuka.
Bayu kewalahan menghadapi adiknya, hingga Bayupun segera membuka kandangnya.
Adik Bayu bergoyang goyang bergerak gerak seperti mencari sesuatu dengan tak sabar.
Bayu seperti mengerti apa yang adik Bayu inginkan. Bayu menuntun adiknya menuju gua yang berumput lebat.
Perlahan Bayu menuntun adiknya masuk ke dalam gua yang sangat gelap tersebut.
Setelah benar benar adiknya masuk dalam gua. Barulah Bayu melepaskan pegangannya.
Adik Bayu senang sekali, bergoyang kanan kiri. Menari maju mundur, namun dengan gerakan lambat.
Tak berselang lama adik Bayu merasa pusing, karena terlalu lama berputar putar.
Hingga akhirnya adik Bayu memuntahkan cairan panas. Semua muntahan tertumpah di dalam gua.
Setelah muntah begitu banyak, adik Bayu merasakan lemas. Tiba tiba adik Bayu tertidur di dalam gua tersebut.
Karena lelah dan cape setelah sekian detik menari bergoyang goyang di dalam gua. Adik Bayu tertidur dengan nyenyaknya.
Penyatuan cinta Bayu dan Putri telah selasai. Keduanya tersenyum. Putri bersandar di dada bidang Bayu.
Bayu menutupi tubuh polos dirinya dan Putri dengan selimut.
Tak hentinya Bayu mengusap usap perut Putri. Sembari terus berbicara, seolah olah sedang mengobrol dengan kedua anaknya.
Janin yang ada diperut Putri, merespon usapan tangan Bayu. Sesekali perut Putri bergerak bergerak .
Bayu dan Putri senang sekali, karena kedua anaknya sangat aktif.
Kedua nya bercengkrama panjang lebar mengenai nama untuk kedua anak mereka kelak jika sudah lahir.
Bayu dan Putri telah sepakat. Untuk baby boy, Bayu yang akan memberikan nama. Untuk baby girl, Putri yang memberikan nama.
Hy ka readers jangan lupa like, vote, fav..
__ADS_1
Biar author semangtss upp
Makasih untuk semua readers yang sudah dukung karya author ini. Mohon maaf jika karya author ini masih banyak kekuranganya.. 🙏🙏🙏🙏🙏