Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Petunjuk Kuat


__ADS_3

Segeralah Adit melajukan mobilnya ke kota J,untuk menuju ke rumah Bayu.


Setelah perjalanan 2 jam 10 menit, sampai juga Adit bersama pak Joko dan Maman di rumah Bayu.


Maman dan pak Joko tercengang melihat rumah Bayu yang sangat besar megah laksana istana pangeran.


Adit memarkirkan mobil di lahan yang sangat luas, begitu banyak mobil berjejer terparkir dengan rapi.


"Mas Adit, ini semua yang terparkir mobil bosnya mas Adit? "tanya Maman terpana seakan tak percaya. "


"Iya mas ,ini mobilnya tuan Bayu semua "jawab Adit tersenyum lebar pada Maman. "


"Buju buneng... banyaknya.... kalau aku dikasih satu mau dah.. hhiii "gerutu Maman terkekeh, namun Adit dan pak Joko masih bisa mendengarnya. "


Adit dan pak Joko saling bertatapan kemudian keduanya sama sama terkekeh seperti Maman.


"Maman sama pak Joko, kalian tunggu dulu di posko itu. Biar aku laporan dulu sama bosku "ucap Adit sembari menunjuk posko yang biasa buat tempat peristirahatan para asisten Bayu. "


Aditpun melangkah menuju ke rumah Bayu. Ternyata Bayu sedang asik main bersama baby twins diteras depan rumah.


Bayu sedang menggendong Nathan, sedang Putri sedang menggendong Nila.


"Hey Dit, cepet banget kamu sudah balik?? Ada kabar apa nech? "tanya Bayu sumringah. "


"Banyak tuan, kita sudah dapat informasi yang lengkap dari dua orang yang pernah bekerja pada Juragan Sardi "jawab Adit begitu yakin. "


"Itu tuan Bayu, mereka saat ini sedang berada di pos. Mereka sendiri yang akan menjelaskannya pada tuan Bayu, biar tuan Bayu lebih jelas dan paham "ucap Adit sembari menunjuk pada Maman dan pak Joko yang sedang berada di posko. "


Bayupun melangkah menuju posko sembari menggendong Nathan. Adit mengikuti dari belakang Bayu.


"Daddy.. ya illaa.. mau di bawa kemana baby Nathan?? "gerutu Putri melihat Bayu melangkah pergi sembari gendong Nathan. "


Putri melangkah memanggil sang baby sister,untuk menggendong Nila. kemudian Putri menyusul Bayu yang telah jauh dari pandangan mata.


Tak berselang lama, Bayu telah sampai di hadapan Maman dan pak Joko.


"Ini tuan Bayu, dua orang yang barusan aku ceritakan pada tuan " ucap Adit menunjuk pada Maman dan pak Joko. "

__ADS_1


Maman dan pak Joko langsung bangkit dari duduknya, keduanya membungkukan badan sedikit serta tersenyum sambil menganggukkan kepala tanda hormat pada Bayu.


Bayupun membalasnya dengan senyuman.


"Kalian tak perlu seperti ini, biasa saja denganku "ucap Bayu sembari mengayun ayun Nathan. "


Belum sempat Bayu melanjutkan bicaranya, Putri telah ada di samping Bayu.


"Daddy.. sini baby Nathan.. dipanggili ga denger denger.. "rajuk Putri manyun. "


"Maaf mommy, daddy lagi asik sama Nathan jadi mommy manggil ga denger "ucap Bayu sembari menyerahkan baby Nathan pada Putri.


Sementara Maman tercengang melihat Putri.


"Jadi wajah Ela yang sekarang menduplikat istrinya bosnya mas Adit? "batin Maman. "


Kelakuan Maman ini tertangkap oleh semua yang ada di posko, dari Bayu, Adit, pak Joko, bahkan Putri.


Bayupun memberanikan diri bertanya pada Maman.


"Maaf, nama kamu siapa? "tanya Bayu menatap Maman. "


Belum juga Bayu menjawab, Adit telah lebih dulu menyela.


"Heh Man, kamu jangan bersikap seperti ini. Ga sopan tahu, menatap istri bos aku tak berkedip sama sekali. Aku ga enak sama bos aku "bisik Adit pada Maman. "


"Mmaaf mas Adit, tapi istrinya bos mas Adit sangat mirip sama Ela "Maman balik berbisik pada Adit. "


Mata Adit membola seakan tak percaya.


"Apa??!! Yang bener kamu kalau ngomong!! "cebik Adit melirik sinis pada Maman. "


"Sumpah tek jewer jewer mas Adit, Maman ga bohong "jawab Maman begitu yakinnya. "


Bayu merasa heran dengan tingkah Adit dan Maman yang sedari tadi berbisik bisik asik ngobrol sendiri.


"Dit, sebenarnya ada apa si?? Kok kamu malah asik sendiri sama si Maman?? Terus Maman ngapain natap istriku sampai seperti itu? "tanya Bayu menyelidik. "

__ADS_1


"Tuan Bayu, wajah Ela itu sudah di operasi plastik. Nah kata Maman wajah Ela yang sekarang mirip sekali dengan wajah istri tuan Bayu "jawab Adit dengan sangat serius. "


Putri yang masih disamping Bayu ikut terkejut


"Hhaahhhhh??!!! Aapaaaa Putri ga salah denger mas Adit??? Untuk apa Ela operasi wajah mirip denganku??? "tanya Putri seakan tak percaya. "


"Mom, sebaiknya mommy masuk rumah saja sama baby Nathan. Entar kalau daddy sudah tahu semua kebenaran tentang Ela, pasti daddy cerita ke mommy "ucap Bayu menatap sendu ke Putri. "


"Baiklah dad, tapi beneran ya?? Nanti jangan lupa cerita ke mommy. Jadi penasaran banget.. "ucap Putri kemudian berbalik arah melangkah menuju rumah, dengan menggendong baby Nathan. "


Seperginya Putri, Bayupun duduk di posko beserta Adit, Maman, juga pak Joko.


Bayu mempersilahkan Pak Joko dan Maman untuk bergantian menceritakan apa yang mereka tahu tentang Juragan Sardi dan Ela.


Dengan sangat fokus, Bayu mendengarkan penuturan dari Maman maupun pak Joko.


Setelah Maman dan pak Joko selesai menceritakan semua yang mereka tahu tentang Juragan Sardi dan Ela,barulah Bayu memberikan kesimpulan.


"Berarti sekarang Ela menggunakan identitas palsu, serta wajahnya sengaja di operasi mirip Putri. Tapi disini, saya masih bingung. Untuk maksud apa, Ela merubah wajahnya mirip dengan Putri. Sedang saat ini Ela kan dendamnya sama keluarga Arjun? "tanya Bayu pada diri sendiri. "


"Bisa jadi untuk mengelabui Arjun, tuan "jawab Adit sekenanya. "


"Hhhmmm iya iya benar sekali ucapanmu Dit. Tapi bukan berarti kita terus angkat tangan, dan tak mengiraukan semua ini. Hanya karena tarjet Ela adalah Arjun "ucap Bayu sembari menerawang seolah sedang merencanakan sesuatu. "


"Terus, kita harus bagaimana tuan?? "tanya Adit meminta saran pada Bayu. "


"Hhhmmm aku juga belum memikirkan cara yang tepat untuk menangkap basah Juragan Sardi dan Ela. "


"Apa tuan akan memberitahukan hal ini pada Arjun ,dan bekerjasama dengannya untuk menangkap Ela dan Juragan Sardi? "tanya Adit kembali. "


"Ga lah, aku tuh ilfill sama Arjun. Apa lagi jika ingat kelakuan jahatnya pada istriku dulu. Yang terpenting saat ini kita berjaga jaga dulu "ucap Bayu singkat. "


Aditpun menceritakan pula, jika Maman dan pak Joko sedang butuh pekerjaan.


Bayupun dengan penuh suka cita menawarkan pekerjaan pada Maman dan pak Joko.


"Man, untuk sementara waktu kamu tetap bekerja di rumah Juragan Sardi dulu. Sembari kamu mengintai segala gerak gerik Juragan Sardi dan Ela. Karena aku juga tidak akan bertindak gegabah atau main hakim sendiri. Karena Ela itu buronan polisi. Jadi aku juga akan bekerjasama dengan polisi, untuk menangkap basah Ela dan Juragan Sardi "ucap Bayu panjang lebar. "

__ADS_1


😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬😬


Pusing pala baby.. 😇😇😇😇😇😷😷😷😷🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2