
Kevin selesai mandi.
Saat ia keluar kamar mandi, Ia melihat istrinya melamun seperti lagi memikirkan sesuatu.
Kevin menghampiri Novi.
" Sayang, Kamu kenapa? ", Tanya Kevin pada istrinya.
" Aku cuma kepikiran dengan Pras! ", Jawab Novi singkat.
" Memangnya dia kenapa lagi? ",Tanya Kevin lagi.
" Dari masalah Alena hilang dan sekarang ibu mertuanya yang masuk rumah sakit, Kamu masih tanya kenapa! Kok kamu nggak punya rasa empati gitu sih!", Jawab Novi dengan nada agak tinggi.
" Bukan maksud aku gitu, Yang! Tapi aku nggak pengen kamu terus kepikiran dengan hal itu, Kamu juga harus memikirkan kesehatan kamu dan anak yang kamu kandung! Kalau kamu terus kepikiran seperti ini bisa-bisa kesehatan kamu yang ngedrop! ", Jelas Kevin tegas.
Sepertinya Novi sedang tak ingin mendengar apapun saat ini.
Tanpa menjawab apapun, Ia keluar kamar.
Novi seakan tidak menerima atas perkataan suaminya.
Disaat Kevin ingin menyusul Novi tiba-tiba ia merasakan sesak didadanya dan berteriak memanggil istrinya.
" SAYANG... TOLONG!!! ", Teriak Kevin meminta tolong.
Novi mendengar teriakan suaminya itu langsung bergegas kekamar.
Ia melihat Kevin yang sudah tergeletak di lantai kamar.
__ADS_1
Novi melihat hal itu, Ia langsung mendekati suaminya. " Sayang, Kamu kenapa? SAYANG... SAYANG...SAYANG!!!", Teriak Novi yang semakin cemas melihat suaminya pingsan.
Novi berlari keluar mencari bantuan.
" SESEORANG TOLONG... TOLONG!!! ", Teriak Novi meminta tolong.
Datanglah beberapa warga menghampiri Novi.
" Ada apa bu? ", Tanya salah satu warga.
" Pak, Tolong suami saya!", Jawab Novi yang terlihat menangis.
" Emang suami ibu kenapa? ", Tanya warga itu.
" Suami saya pingsan di kamar, Pak! Tolong bawa suami saya ke rumah sakit!", Jawab Novi.
Beberapa warga dan Novi segera menuju kamar, Dan salah satu warga menelepon rumah sakit untuk mengirimkan ambulance.
Beberapa saat kemudian setelah ditelpon ambulance datang, Novi dan Kevin dibawa segera menuju kerumah sakit.
Sesampainya mereka disana Kevin langsung dibawa ke ruang UGD.
Didalam ruangan Kevin langsung ditangani oleh dokter yang ternyata dokter itu tau tentang riwayat penyakit Kevin.
Novi menunggu di depan ruangan dengan cemas.
Sesaat kemudian setelah selesai memeriksa Kevin, Dokter keluar ruangan dan menemui Novi yang cemas.
" Dok, Bagaimana keadaan suami saya? Dia baik-baik aja kan, Dok? ", Tanya Novi cemas.
__ADS_1
" Ibu tenang dulu, Bisa keruangan saya nanti saya akan jelaskan hal-hal yang ingin ibu tahu! ",Jawab dokter itu dan berjalan menuju ruangannya.
Tanpa menjawab apa-apa Novi mengikuti dokter ke ruangannya.
Dan sesampainya di dalam ruangan dokter, Dokter itu langsung menjelaskan penyakit Kevin.
" Baik, Bu! Sebelum saya menjelaskan apa yang terjadi dengan pak Kevin, Ada baiknya ibu melihat hasil tes pak Kevin! ", Kata dokter itu dan menyodorkan sebuah surat.
Novi menerima surat itu dan membacanya dengan teliti.
Setelah membaca surat itu, Novi kaget dengan hasil yang menyatakan Kevin kembali terkena kanker darah stadium lanjut.
" Dok, Kenapa ini bisa terjadi lagi? Bukannya suami saya sudah dinyatakan sembuh? ", Tanya Novi memastikan.
Wajah Novi terlihat cemas, Ia tidak pernah menyangka hal ini kembali terjadi.
" Memang terakhir kami periksa pak Kevin sudah dinyatakan kalau pak Kevin 100% sembuh, Dan setelah hari ini kami melihat adanya kejanggalan pada sistem imun tubuh pak Kevin, Kami mencoba untuk tes darah pak Kevin dan ternyata benar kalau pak Kevin kembali terserang penyakit itu lagi bahkan ini bisa dibilang sudah terlambat karena kondisi pak Kevin sekarang sudah di stadium lanjut! ", Jelas dokter itu.
" Apa tidak ada tindakan untuk kesembuhan suami saya, Dok? ", Tanya Novi.
Novi tampak menitihkan air mata karena ia tak kuat mendengar apa yang terjadi.
" Ada, Bu! Tapi kemungkinan untuk berhasil sangat kecil, Kita bisa menjalani beberapa tes lanjutan dan kemoterapi! ", Jawab Dokter.
Setelah mendengar beberapa pendapat dokter dan penjelasan dokter, Novi kembali ke ruangan tempat suaminya dirawat.
Sepanjang jalan ia terus menangis dan memikirkan apa yang terjadi pada dirinya dan anaknya nanti.
Sesak didadanya memikirkan itu semua.
__ADS_1
Ini situasi yang sulit untuknya.
Semua seakan tak terbendung lagi Novi jatuh pingsan.