Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Tindakan 2


__ADS_3

Segera Juragan Sardi dan Ela duduk menemui Maman.


Belum juga Maman berkata, Juragan Sardi sudah berkata terlebih dulu.


"Apa urusanmu sudah selesai?? Hingga kamu datang kemari?? "tanya Juragan Sardi menyelidik. "


"Sudah Juragan "jawab Maman singkat. "


"Ya sudah, kalau begitu kamu bisa kerja kembali. Kerjamu seperti biasa, mengantar kami kemanapun kami pergi "ucap Juragan Sardi. "


"Baik Juragan, terima kasih Juragan "ucap Maman tertunduk tak berani menatap wajah seram Juragan Sardi. "


"Ya sudah, sekarang kamu boleh kembali ke paviliun belakang. Entar kalau aku butuh kamu, aku pasti telfon kamu "ucap Juragan Sardi. "


Mamanpun bangkit dari duduknya dan melangkah menuju paviliun belakang dimana ada banyak teman teman sekerjanya.


Baik itu tukang kebun, maupun sopir sopir yang lain. Dan para bodyguard Juragan Sardi.


Karena para body guard Juragan Sardi tak semuanya di kerahkan. Melainkan giliran jam kerjanya, namun mereka semua standbay di rumah Juragan Sardi.


Di paviliun belakang rame sedang menggunjingkan Juragan Sardi. Semuanya bukan memuji tapi mencemoooh tindakan Juragan Sardi.


Semua mencemooh mengatakan Juragan Sardi sangat bodoh karena telah di perdaya oleh wanita ular seperti Ela.


"Eh, kalau aku kaya seperti Juragan. Aku bakal cari wanita yang tidak seperti Ela. Huhh bodo banget Juragan?!! "ucap si A. "


"Eh iya ya, wanita jahat malah dibela. Dibantu keluar dari penjara dengan cara yang tidak benar "ucap si B. "


"Pake acara oplas segala, ganti wajah ganti nama "ucap si C. "


"Memang namanya bukan Ela lagi? "tanya Maman menyelidik. "


"Apa kamu ga tahu Man, waktu Juragan Sardi dan Ela baru kembali dari luar negri. Kan kita semua dikumpulin, dikasih informasi kalau manggil sekarang jangan dengan sebutan Ela, tapi namanya Eli "ucap si A. "


"Waktu itu kan Maman ga kerja kok,jadi ga tahu lah "sela si B. "

__ADS_1


"Apa diantara kalian ga ada yang berani lapor polisi? "tanya Maman kembali. "


"Kami sudah diancam Man, jika ada diantara kami yang lapor polisi. Yang jadi taruhannya keluarga kami, anak istri kami Man"ucap si C. "


"Makanya kami tak berani macam macam Man, lagian kami juga butuh duit Man. Bayangin saja, jika kami lapor ke polisi. Juragan Sardi ditangkap, kamipun tak bisa kerja lagi .Dan kelak jika Juragan Sardi keluar dari Penjara, pasti akan balas dendam pada kami "ucap si A."


Maman hanya ber hooh ria.


"Oohhh jadi ganti nama dengan nama Eli "gerutu Maman dalam hati. "


Setelah mendapat informasi penting. Maman langsung mengirim notifikasi pesan pada Bayu.


Maman memberitahu nama Ela yang sekarang adalah Eli. Maman juga memberitahu berapa jumlah body guard yang ada di rumah Juragan Sardi.


Baik body guard yang sedang bertugas maupun yang sedang standbay.


Tak lupa Maman memberitahu istri dan ibunya, jika saat ini Maman telah kembali bekerja di rumah Juragan Sardi.


Sementara Bayu telah sampai di lapas di mana dulu Ela di tahan. Bayu terlebih dulu membuka notifikasi pesan yang masuk, karena khawatir pesan tersebut adalah penting.


Ternyata benar adanya, pesan informasi tentang identitas Ela yang baru.


Tak berselang lama, sampailah Bayu di kantor lapas. Bayupun dipersilahkan duduk oleh salah satu aparat polisi.


Sang aparat polisi menanyakan apa maksud dari kedatangan Bayu tersebut.


"Begini pak,nama saya Bayu. Saya kemari untuk melaporkan tentang keberadaan buronan bernama Ela "ucap Bayu ."


"Jadi anda tahu dimana keberadaan saudari Ela? "tanya sang aparat polisi yang sedang bertugas. "


"Iya pak, saya sudah menyelidiki sendiri dengan bantuan orang orang saya. Saya tidak ingin bertindak sendiri pak. Karena secara hukum Ela telah menjadi buronan. Saya tidak ingin melakukan kesalahan dengan main hakim sendiri "ucap Bayu panjang lebar. "


"Saat ini Ela berada di alamat ini pak "ucap Bayu kembali sembari menunjukan alamat rumah Juragan Sardi yang telah di tulis oleh Bayu ."


"Hhhmm apa anda yakin? "ucap sang aparat polisi serasa tak percaya. "

__ADS_1


"Saya yakin seyakin yakinnya pak.Tolonglah bapak percaya dengan saya "ucap Bayu menahan geram. "


"Baiklah tuan, maafkan saya. Coba anda ceritakan semua yang anda tahu tentang buronan yang bernama Ela ini "perintah aparat tersebut sembari bersiap siap didepan mesin ketiknya. Untuk mengetik laporan dari Bayu. "


"Saat ini Ela memakai identitas palsu pak, merubah nama menjadi Eli. Dan perlu bapak ketahui, wajah Ela juga telah berubah "ucap Bayu. "


"Setelah melarikan diri dari lapas, Ela merubah identitasnya terlebih dulu menjadi Eli. Setelah memiliki identitas palsu, Ela pergi ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik. Ela ke luar negeri dengan menutupi wajahnya memakai masker, berkacamata, serta memakai rambut palsu atau wig pendek. Hingga bisa lolos ke luar negri "ucap Bayu kembali. "


"Perlu bapak ketahui, wajah Ela yang sekarang menyerupai wajah istri saya "ucap Bayu kembali. "


Sejenak polisi tersebut berhenti mengetik.


"Maksud anda, Ela operasi plastik merubah wajahnya sehingga mirip wajah istri anda? "tanya polisi tersebut mengerutkan alis. "


"Benar pak, semua laporan saya ini dijamin benar. Karena saya punya seorang mata mata di rumah dimana saat ini Ela berada "ucap Bayu meyakinkan polisi tersebut. "


"Dirumah tersebut juga ada banyak penjaga. Menurut mata mata saya ada 10 orang "ucap Bayu kembali. "


Sejenak polisi berhenti mengetik kembali.


"Maaf tuan, sebenarnya rumah yang di pakai untuk bersembunyi Ela itu rumah siapa?? Apakah tuan tahu ?"tanya sang aparat polisi tersebut. "


"Rumah tersebut adalah rumah dari Juragan Sardi. Orang yang sering berkunjung ke lapas ini saat Ela masih berada di tahanan. Setiap Juragan Sardi berkunjung mengaku sebagai kerabat dekat Ela. Padahal Ela itu sebatang kara, seorang yatim piatu yang tak punya kerabat. Ela dulunya sahabat baik istri saya "ucap Bayu panjang lebar. "


Kemudian aparat polisi tersebut dengan sangat cepat mengetik semua laporan dari Bayu. Setelah selesai mengetik, barulah sang aparat polisi yang sedang bertugas tersebut berkomentar lagi.


"Baiklah tuan Bayu, kami akan mempelajari laporan anda. Dan secepatnya kami akan menindak lanjuti laporan anda untuk menangkap Ela dan Juragan Sardi "ucap polisi tersebut tersenyum ramah pada Bayu. "


"Baiklah pak, saya berharap segera di proses.Segera lakukan tindakan penangkapan terhadap Ela dan Juragan Sardi. Jangan terlalu lama pak. Karena saya khawatir, Ela akan berulah diluaran sana dengan wajah barunya. Apalagi wajahnya saat ini mirip sekali dengan wajah istri saya "ucap Bayu memohon agar aparat polisi bertindak cepat. "


"Kalau begitu saya pamit pak, semoga dengan informasi saya ini segera dilakukan tindakan cepat untuk menangkap Ela "pamit Bayu sembari bangkit dari duduknya dan tak lupa menyalami polisi tersebut. "


Bayupun melangkah pergi meninggalkan kantor lapas dimana dulu Ela di tahan.


"Lihat saja pak polisi, jika kalian lelet!! Tak segera bertindak, aku akan bertindak sendiri "gerutu Bayu sembari terus melangkah keluar dari lapas tersebut. "

__ADS_1


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Mohon maaf jika up terputus putus.. πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2