Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Hari Bahagia 1


__ADS_3

Sementara Putri merasa jenuh di hotel saja. Walaupun baru satu hari. Putri mencoba merayu Bayu agar lekas balik ke rumah.


"Mas Bayu, sudah seharian kita di hotel. Putri BT mas. Bagaimana kalau kita pulang yuk?? "rayu Putri menaik turunkan alisnya. "


Sejenak Bayu terdiam, pura pura seolah berpikir dengan mengerutkan alisnya. Telunjuk diketuk ketukkan di kening.


"Mas, jawab dong sayang.... mau ya mau ya...please.. "rayu Putri kembali. "


"Emang kenapa si sayang, ngajakin pulang?? Kita baru sehari loh disini. Tanggung banget,tinggal semalam lagi kok "cebik Bayu manyun. "


"Iya iya dechhh.."jawab Putri nyerah. "


Selagi asik bercengkrama dengan Bayu. Tiba tiba ponsel Putri berdering..


Bayu yang dekat dengan nakas, segera mengambilkan ponsel tersebut. Dan memberikannya pada Putri.


Putri penasaran siapa sore sore menelfonnya. Putri melihat nomor yang tertera diponsel.


"Ngapain lagi mas Adit sore sore telfon?? "gerutu Putri masih bisa didengar oleh Bayu. "


"Diangkat saja sayang, siapa tahu penting "saran Bayu tersenyum pada Putri. "


"Ini suami Ela mas, apa ga apa apa kalau Putri angkat? "tanya Putri ragu menatap suaminya. "


"Sudah angkat saja sayang, aku percaya kok sama kamu"jawab Bayu sembari menggigit kecil telinga Putri. "


Dengan persetujuan Bayu, Putri mengangkat panggilan telfon dari Adit.


Putri : "Hallo mas Adit ada apa ya? "


Adit : "Maaf Put mengganggu, pasti saat ini kamu sedang menikmati masa indahmu bersama suamimu. Oh iya,selamat ya Put. Semoga langgeng selamanya. "


Putri : "Iya mas trimakasih."


Adit : "Maaf Put, aku cuma ingin minta tolong. Besok kan aku mau ke kota J untuk mengantar surat cere ke lapas. Sekalian aku mau cari kerja di kota J. Kira kira bisa bantu aku ga Put, siapa tahu saja ada kenalan kamu yang lagi butuh orang untuk kerja?"


Putri : "Sebentar ya mas, Putri tanya suami Putri dulu. "


Sejenak Putri berunding dengan Bayu, tentang Adit yang sedang membutuhkan pekerjaan. Hingga Bayu menawarkan untuk menjadi sopir pribadi kusus untuk orang tuanya.


Putri berbicara kembali dengan Adit disambungan telfonnya.


Putri : "Mas Adit mau ga jadi sopir pribadinya kedua mertuaku. Kebetulan mas Bayu lagi kekurangan asisten. "

__ADS_1


Adit : "Baiklah Put, aku bersedia. Besok aku akan ke kota J. Sekalian ketemu kamu dan suamimu. "


Putri : "Kata mas Bayu, kalau besok belum bisa ketemu. Lusa saja ya mas?? "


Adit : "Ohh iyaa iyaa aku lupa, kalian lagi hot hotnya ya hhee. Ok dech lusa aku ke kota J. Salam buat suamimu, terima kasih ya Put. "


Putri : "Ok mas, sama sama. "


Panggilan telfon berakhir, Bayu mulai lagi dengan aktifitasnya mencari mainan kesukaanya.


Mulai dengan menciumi tengkuk leher Putri perlahan lahan, menggigit telinga Putri..


Bayu sudah candu dengan dua benda kenyal milik Putri. Diraihnya satu persatu,dimainkannya.


Kembalilah keduanya melakukan penyatuan cinta mereka. Hingga benar benar lelah terkulai tak berdaya.


Penyatuam cinta terus saja berulang dan berulang selama dua hari dua malam di kamar hotel.


Ya, karena ini yang pertama buat Bayu, hingga merasa ketagihan. Lagi dan lagi meminta tanpa ada rasa bosannya pada Putri.


Dua hari dua malam keduanya benar benar melepaskan semua beban urusan kantor dan restoran.


Keduanya benar benar menikmati kebersamaan di dalam kamar hotel. Tidak ada yang berani mengganggu mereka berdua.


Bahkan para klien Bayu maupun Putri seolah mengetahui jika saat ini adalah waktu indah mereka. Hingga para klien juga tak satupun ada yang menghubungi mereka.


Lelah memang iya, karena hampir setiap menit melakukan olahraga ranjang. Namun tak dipungkiri, rasa lelah keduanya tak dirasakan.


Yang ada hanyalah rasa cinta yang membara diantara keduanya.


Putri merasa sangat bahagia karena telah bertemu dengan Bayu. Setiap detik tanpa sepengetahuan Bayu.


Putri selalu berdoa sambil mengelus perutnya. Supaya Tuhan buat ke ajaiban dengan menanamkan benih cinta mereka berdua di rahim Putri.


Putri percaya jika tidak ada yang mustahil bagi sang Pencipta. Putri selalu ingat pesan terakhir dari dokter kandungan yang telah mengoperasi satu ovarium Putri.


Walaupun dengan 1 ovarium, Putri masih bisa hamil. Walaupun kemungkinannya sangat kecil.


Tanpa sepengetahuan Bayu, sebelum pernikahan. Putri telah berkonsultasi dengan dokter tersebut.


Bahkan dokter tersebut memberikan beberapa suplemen vitamin untuk kesuburan Putri.


Disamping minum suplemen vitamin, dokter menganjurkan agar Putri tidak boleh terlalu setres juga kecapaean.

__ADS_1


Serta dokter menganjurkan untuk selalu hidup sehat, dengan tidur cukup. Serta makan makanan yang sehat.


Perlahan lahan tapi pasti, Putri menjalankan semua yang dokter anjuran. Putri juga tak pernah berhenti berdoa agar impian memiliki seorang anak tercapai.


Yang paling utama positif tinking dan tidak banyak mengeluh serta putus asa. Itulah Putri.


Tak terasa waktu kebersamaan mereka di hotel telah habis. Bayu dengan enggan mengajak Putri untuk kembali.


Bayu meminta Putri tinggal bersamanya. Untuk menemani kedua orang tuanya juga, yang sudah tidak muda lagi.


Putri juga telah berencana, jika rumah Putri yang saat ini , akan ditempati oleh ibu Panti. Dan Putri telah berencana,rumah sebelah rumah Putri yang telah dibelinya.Akan direnovasi, dijadikan 1 rumah dengan rumah Putri. Jadi 2 rumah akan dijadikan 1.Supaya keluarga panti tidak merasa kesempitan.


Putri sudah tidak ingin berjauhan dengan ibu panti dan adik adiknya. Bahkan setelah menikah, Putri akan fokus mengurus Bayu dan kedua mertuanya.


Serta mengurus adik adik panti. Untuk masalah restoran biar Bayu yang handle. Namun semua keinginan Putri ini belum Putri sampaikan pada Bayu.


Putri menunggu waktu yang tepat untuk berbicara sama Bayu.


Putri ingin membicarakannya nanti jika sudah berada di rumah Bayu.


Terlebih dulu Putri pulang ke rumah Putri. Untuk bertemu dengan ibu panti dan adik adik pantinya.


"Mas Bayu, kita kembali ke rumahku dulu ya. Karena ada yang ingin Putri bicarakan sama ibu,mas ga keberatan kan? "tanya Putri menatap lekat mata Bayu. "


"Ga lah sayang, lakukanlah semua yang kamu inginkan selagi itu positif. Aku ga akan larang kamu "jawab Bayu sumringah. "


"Baiklah mas, terimakasih. Aku juga banyak planning di otakku mas. Aku ingin membicarakan semuanya denganmu "ucap Putri bersandar manja di dada Bayu. "


"Planning apa si sayang?? "tanya Bayu penasaran. "


"Ada dech mas...entar aku jelasin satu persatu ya "jawab Putri menaik turunkan alisnya. "


"Hhhmm iya dech terserah kamu saja sayang... "sahut Bayu mencolek hidung mancung Putri. "


Kedua asik bercanda ria di dalam mobil menuju arah pulang ke rumah Putri. Sesekali mereka berdua terkekeh, jika ada suatu obrolan yang lucu. Yang membuat mereka melepaskan tawanya.


😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊


Jangan lupa like, vote, favorite.. 😊😊😊


Thanks ya kaka readers sayangg.. 😘😘😘


Yang sudah kasih dukungannnya baik like, vote, favorit, maupun komentarnya...

__ADS_1


Doa yang terbaik buat readers semua...


Salam sehat selalu... 😘😘😘


__ADS_2