Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Akhir Sebuah Cerita


__ADS_3

Baby twins telah masuk sekolah di sebuah sekolah TK yang sangat terkenal di kota J.


Begitu pula dengan Revina juga ada di sekolah yang sama dengan kedua anak Putri.Sedang Revano bersekolah disebelah sekolahan Revina.


Tak seperti biasanya, pagi ini Revano dan Revina minta diantar ke sekolah oleh Arjuna.


Biasanya yang rajin menemani ke sekolah adalah papah Erik.


"Pah, temani Vano sama Vani ke sekolah ya pah "rengek Revano mengguncang guncang tangan Arjuna. "


"Papah kan harus kerja sayang, biasa kan sama grandpa "tolak halus Arjuna mensejajarkan tubuhnya dengan Vano dan Vina. "


"Ayoklah pah, Vina mau ngenalin papah sama temen baru Vina yang sangat baik pah. Mamahnya juga baik banget sama Vina pah "rayu Vina merengek rengek memohon pada Arjuna. "


"Kapan kapan Vina ajak saja temennya main kemari. Suruh grandpa yang ngomong ke mamahnya temen Vina ya?? "ucap Arjuna. "


"Ga lah pah, Vina maunya papah yang ngomong sendiri ke mamahnya temen Vina "rajuk Vina dengan mata berkaca kaca ingin menangis. "


"Iya iya, tapi Vina jangan nangis ya? "hibur Arjuna. "


"Ada apa si,cucu cucu grandpa kok kayanya lagi ga happy? "tanya papah Erik mensejajarkan tubuhnya setara dengan Revano dan Revina. "


Arjuna bercerita pada papah Erik, jika kedua anaknya meminta dirinya untuk mengantar ke sekolah. Bahkan Vina meminta Arjuna berkenalan dengan teman barunya Vina.


"Ya sudahlah, kamu turuti saja kemauan anak anakmu. Lagian tidak setiap hari, kamu mengantarnya ke sekolah kan? "ucap papah Erik membujuk Arjuna. "


Akhirnya Arjuna mengalah, dan bersedia mengantar kedua anaknya ke sekolah.


Arjuna lekas masuk dalam mobil di ikuti oleh kedua anaknya. Segera Arjuna memerintah sang sopir untuk melajukannya ke sekolah.


Begitu pula dengan baby twins Nathan dan Nala.


"Mommy,ayuk buruan kita ke sekolah "panggil Nathan. "


"Sabar dulu ka, jangan buat mommy gugup. Kasihan mommy kan perutnya lagi ada dedenya "ucap Nala menegur Nathan. "


"Ooppss iya de, maaf ya kaka lupa "ucap Nathan menutup mulutnya dengan satu tangan kecilnya kemudian menepuk jidatnya. "


Tak berselang lama Putri telah datang menghampiri kedua anaknya.


"Maaf ya sayang, mommynya rada lama. Barusan mommynya mules perutnya "ucap Putri sembari mengusap pipi kedua anaknya secara bergantian. "


"Hallo anak anak daddy yang pintar pintar,mau berangkat ke sekolah ya?? Hati hati ya sayang, jangan lupa jaga mommy dan dede kalian ya "ucap Bayu mencium pipi kedua anaknya secara bergantian. "


"Anak anak, kalian masuk mobil dulu ya.. Daddy mau ngomong sebentar sama mommy "perintah Bayu pada kedua anaknya. "


Setelah kedua anaknya berlari kecil masuk mobil, Bayupun berbicara sejenak dengan Putri.


"Sayang, apa kamu yakin akan mengantar anak anak dengan kondisi kehamilanmu yang sudah mulai membesar ini? "tanya Bayu menatap sendu wajah Putri sembari mengusap surai hitam milik Putri. "

__ADS_1


"Ga apa apa kok daddy, ga usah khawatir. Kehamilanku kan baru 7 bulan, kondisi anak kita juga sehat tak ada yang perlu dikhawatirkan "jawab Putri tersenyum sembari mengusap usap perutnya. "


"Ya sudah, mommy yang hati hati jaga anak kita baik baik. Sayang, kamu juga jangan nakal ya. Baik baik di dalam perut mommy "ucap Bayu sembari mencium perut buncit Putri. "


Lekaslah Putri masuk mobil karena telah ditunggu oleh anak anaknya.


Segera Beno menjalankan mobilnya menuju ke sekolahan anak anak Bayu.


Tak berselang lama Putri dan anak anak telah sampai disekolahan.


"Ka Nathan, itu kan Vina "ucap Nala menunjuk Vina yang baru saja keluar dari mobil "


Nathan dan Nala lekas keluar dari mobil, melupakan adanya Putri.


"Sayang, jangan lari lari tunggu mommy "panggil Putri tergopoh gopoh turun dari mobil."


Sementara kedua anaknya telah menghampiri Vano dan Vina.


"Nathan Nala, kenalin ini papah Vina "ucap Vina menunjuk ke arah Arjuna. "


"Hy cantik ganteng.. kalian ini kembar ya?? "sapa Arjuna mencolek pipi gembul kedua anak Putri secara bergantian. "


"Iya om, kami kembar. Tapi lahirnya duluan ka Nathan "ucap Nila sumringah. "


"Nak, kalian kok ninggalin mommy si?? "ucap Putri. "


"Kok aku seperti kenal suara ini"gerutu Arjuna kemudian membalikkan badannya menengok ke sumber suara. "


"Mas Arjun.. "


Keduanya sama sama kaget, karena tak menyangka setelah sekian lama tak bertemu. Kini mereka dipertemukan kembali oleh anak anak mereka.


"Bagaimana kabarmu Put?? Kamu hamil lagi? "tanya Arjuna menatap sendu Putri."


"Iya mas, saat ini aku sedang hamil 7 bulan "jawab Putri singkat. "


"Jadi kedua anak kembar itu anakmu Put? "tanya Arjuna kembali. "


"Iya mas, mereka memang anak anakku "jawab Putri sekenanya. "


"Mommy, jadi mommy kenal sama papahnya Vina? "tanya Nila dengan polosnya. "


"Iya sayang, papah Vina adalah teman sekolah mommy dulu "jawab singkat Putri. "


πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


Setelah pertemuannya dengan Putri saat itu. Kini Arjuna tak pernah bertemu lagi dengan Putri.


Padahal Arjuna sekarang sering mengantar anak anaknya kesekolah. Dengan harapan dirinya bisa bertemu Putri.

__ADS_1


Namun sejak saat itu, Putri sudah tak pernah mengantar anak anaknya sekolah lagi.


Anak anak Putri lebih sering diantar oleh grandpa dan grandma.


"Dulu aku bertemu denganmu saat kamu sedang hamil besar. Waktu itu aku bertemu denganmu lagi juga dalam kondisi kamu sedang hamil besar lagi "gerutu Arjuna menghela nafas panjang. "


Sementara saat ini Merina sudah tidak bekerja jadi koki lagi. Merina telah sukses membuka sebuah butik.


Butik yang murni baju bajunya hasil rancangan sendiri. Usahanya terbilang sukses. Karena saat ini telah membangun sebuah cabang lagi.


Adit juga sudah tidak bekerja di rumah Bayu lagi. Adit membantu usaha butik milik Merina.


Karena Merina sangat kewalahan menangani butiknya sendirian.


Pernikahan Merina dengan Adit dikaruniai 1 anak laki laki. Yang saat ini baru berumur 2 tahun .


Begitu pula dengan Restu dan Katty. Mereka kini telah mempunyai 2 anak. Saat ini Katty telah ikut Restu untuk kembali ke luar negeri.


Restu kembali ke luar negri bersama orang tuanya dengan mengajak istri dan anak anaknya serta kedua mertuanya.


"Kehidupan ini tidak ada yang tahu, kedepannya akan seperti apa dan bagaimana."


"Namun satu yang perlu kita ingat, hukum tabur tuai akan selalu berlaku. "


"Apa yang kita tabur atau tanam, itu pula yang kelak kita tuai atau dapatkan. "


"Jika kita menanam kebaikan, kelak kita juga akan mendapat yang baik."


"Jika kita menanam yang buruk kelak juga akan mendapat hal buruk. "


"Sampai kapanpun dan selamanya, karma akan terus ada dan berlaku bagi siapapun."


"Ada karma baik dan ada karma buruk. Tergantung dengan perilaku kita."


Demikianlah petuah dan nasehat dari papah Erik untuk Arjuna.


T A M A T


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


Author mengucapkan banyak terima kasih untuk semua para readers yang telah dengan setia mendukung karya author dengan like, vote, favorit ,serta hadiah😘😘😘😘😘😘😘


Author minta maaf jika tidak bisa membalas satu persatu komentar dari para reader.. πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Author juga minta maaf karena karya author ini banyak sekali kekurangannya πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Salam sehat selalu, bahagia selalu, berkat melimpah buat semua para readers juga editor yang telah mereview karya ini😘😘😘😘


Jika para readers berkenan, mampir ke karya author yang masih sepi ini

__ADS_1



__ADS_2