Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Hidup Katty


__ADS_3

Dikala Katty menunggu jemputan dari Restu. Dirinya melamun, melamunkan kaka iparnya .


"Kaka ipar sekarang dimana?? Mungkin saat ini ponakanku sudah besar. Maafin papi sama mami ya ka "gerutu Katty. "


"Nak, kamu kenapa bersedih?? Apa Restu tak jadi kemari untuk menjemputmu?? "tanya Hanna sang mami. "


"Jadi kok mi, Katty lagi ingat kaka ipar. Dimana dia sekarang?? "rajuk Katty berkaca kaca. "


"Maafin mami sama papi, dulu kami egois tak merestui pernikahan Immanuel. Bahkan saat Imannuel meninggal, kami menyalahkan istrinya. Hingga kami tak mengakuinya "penyesalan Hanna. "


"Bagaimana pencarianmu nak, sudah bertahun tahun sejak kaka iparmu hamil. Apakah kamu sampai sekarang belum mengetahui keberadaannya?? "tanya Willdan sang papi. "


"Belum pi, Katty belum juga tahu dimana keberadaan kaka ipar "jawab Katty murung. "


"Papi sangat bersalah pada kaka iparmu, telah membencinya. Padahal apa yang menimpa Imannuel adalah suatu takdir. Bukan kesalahan dirinya "sesal sang papi. "


"Coba dulu papimu tak mengeluarkannya dari perusahaan, mungkin kakamu saat ini masih hidup. Dan papi juga tidak mengalami pailit seperti ini "sesal Willdan menghela nafas berat.


"Sudahlah pi, Katty lagi berusaha mencari terus. Katty yakin suatu saat pasti bertemu kok"hibur Katty pada Willdan. "


Sejenak Willdan teringat tempo dulu, dimana Imannuel meminta restu untuk menikah dengan gadis piliihannya.


Willdan tak merestuinya, hanya karena gadis tersebut tak sederajat dengannya. Namun Imannuel memaksa untuk tetap menikahinya.


Hingga Willdan mengusirnya, dan dicoret dari daftar warisannya. Bahkan Willdan tak mengijinkan Imannuel untuk memimpin perusahaannya.


Kini hidup Willdan tak seperti dulu lagi. Perusahaannya telah gulung tikar. Semua biaya hidup Katty yang tanggung.


"Pi, Katty ke kamar dulu. Jika mas Restu datang panggil saja Katty ya pi "ucap Katty melangkah masuk kedalam rumah menuju kamarnya. "


Tak berselang lama, ada suara deru mobil. Yakni mobil milik Restu.


"Pagi om?? "sapa Restu pada Willdan. "


"Pagi nak Restu, silahkan duduk dulu. Barusan Katty nungguin. Sebentar ya nak, om panggilkan dulu "Willdan melangkah ke kamar Katty untuk memanggilnya. "


"Duduk dulu nak Restu "ucap Hanna. "


"Baik tante, trimakasih. "


Tak berselang lama, munculla Katty.


"Kita langsung saja bagaimana??"tanya Restu minta persetujuan Katty untuk segera berangkat. "

__ADS_1


Keduanya segera berpamitan, untuk segera pergi keluar.


Setelah berada di mobil, Katty pun tak sungkan bertanya pada Restu.


"Mas, sebenarnya kita mau kemana??"


"Ada dech, entar juga kamu tahu "jawab Restu sengaja ingin membuat Katty penasaran. "


Katttypun terdiam setelah mendengar jawaban dari Restu. Katty tripikal orang pendiam, tidak banyak bicara.


Paling sepatah dua kata saja, kadang kalau Restu yang banyak bertanya baru Katty merespon.


Karena perjalanan lumayan jauh, hingga Restu memberanikan diri bertanya tentang keluarga Katty lebih dalam. Karena dirinya sudah mantap ingin meminang Katty sebagai istrinya.


"Katty, aku ingin bertanya padamu. Tentang keluargamu, apakah kamu keberatan?? "tanya Restu penuh dengan ke hati hatian. "


"Tanya saja mas, selagi aku bisa jawab akan aku jawab dengan jujur "senyum simpul Katty melirik pada Restu yang duduk di sampingnya."


"Katty, apakah kamu anak tunggal?? Beberapa kali aku singgah di rumahmu, aku hanya bertemu denganmu dan kedua orang tuamu "tanya Restu penuh selidik. "


Kattypun menceritakan semua, jika dirinya punya seorang kaka lelaki. Namun saat ini telah meninggal dunia.


#flash back on #


Kakaku memimpin perusahaan papiku .Namun kehidupan keluargaku berubah drastis. Sejak perusahaan ditinggal kakaku.


Kakaku diusir oleh papi, hanya karena menentang papi. Kakaku menikah dengan wanita yang di cintainya, namun tidak disukai papiku.


Hanya karena wanita itu, bukan dari kasta kaya. Kakaku meninggalkan rumah beserta istrinya. Baru 1 tahun pernikahan, kami dengar kakaku meninggal.


Itupun kami dengar langsung dari mulut kaka iparku yang waktu itu sedang hamil besar. Orang tua kami bukannya merasa iba akan kondisi kaka ipar, malah orang tua kami mengusirnya.


Sejak itu, perlahan lahan perusahaan papiku mulai hancur. Banyak kecurangan kecurangan para pegawainya.


Bahkan partner kerja banyak yang tidak jujur. Papiku perlahan menyadari kesalahannya yang lalu.


Papiku menganggap dirinya kena karma, karena telah menelantarkan kaka ipar yang waktu itu sedang hamil besar.


Beberapa tahun terakhir, akulah yang menjadi tulang punggung keluarga. Beberapa tahun ini juga, aku susah payah mencari keberadaan kaka ipar, namun belum juga bertemu.


#Flash back of #


"Maafkan aku Katty, aku tidak tahu jika kakamu telah meninggal. Maafkan aku, jika membuatmu bersedih kembali "permintaan maaf Restu sambil menggenggam jemari Katty.

__ADS_1


"Iya ga apa apa kok mas,aku yang minta maaf jika selama ini aku bungkam. Diam, tak bercerita tentang jati diri keluargaku. Sampai sekarangpun bu Putri tak tahu tentang kehidupan keluargaku."jawab Katty dengan senyum simpulnya. "


"Masa si, Putri ga tahu tentang kehidupanmu? ""tanya Restu tak percaya. "


"Iya mas, karena aku tidak pernah bercerita pada bu Putri. Yang bu Putri tahu, aku ini bekerja untuk menghidupi aku dan orang tuaku. Hanya itu saja. Karena bu Putri juga orang yang tak pernah detail bertanya pribadi seseorang. Baik padaku maupun orang lain. Bu Putri bertanya mendetail hanya untuk masalah pekerjaan "ucap Katty panjang lebar. "


Perjalanan di sela ngobrol, sehingga tak terasa sudah sampai di mension Restu.


Katty sempat takjub melihat sebuah rumah bak istana raja. Katty tak tahu jika Restu ternyata sangat kaya raya.


Katty hanya berpikir, jika Restu pegawai biasa. Karena setiap ke restoran memakai mobil yang biasa saja.


Namun setelah sampai di garasi mobil, ada beberapa mobil yang harganya fantastik. Katty paham dengan mobil mobil yang berjejer rapi di garasi mension Restu.


"Yuk, kita masuk.. "Ajak Restu tiba tiba, menyadarkan lamunan Katty. "


Katty dan Restu masuk mension disambut oleh beberapa pelayan. Katty duduk dan Restu melangkah ke dalam mencari ke dua orang tuanya.


Tak berselang lama muncullah orang tua Restu.


"Ini papi mamiku, Katty "ucap Restu memperkenalkan orang tuanya. "


"Hei boyyy,, si cantik ini siapa?? "tanya Johan menaik turunkan alisnya menatap Restu. "


"Ini namanya Katty pi, calon menantu papi "jawab Restu sekenanya. "


"A-apa???!! Mas Restu serius mau menjadikanku istrinya.. Apa ini mimpi??!! Apa benerannnnn??! "batin Katty. "


"Serius kamu nak, ini bukan bohong kan?? "tanya Mami Meta masih ragu. "


"Serius mi, pi. Makanya Restu bawa Katty kesini untuk berkenalan dengan mami papi. Juga supaya lebih dekat lagi"jawab Restu yakin. "


"Mas, apa kamu sudah yakin?? Memilihku jadi istrimu?? Sedang aku ga sederajat denganmu "ucap Katty tertunduk malu. "


Kedua orang tua Katty menghampiri Katty dan keduanya duduk di samping kanan kiri Katty.


"Nak, kami tidak pernah melihat seseorang dari seberapa harta yang mereka punya"ucap Johan menepuk pundak Katty. "


"Iya nak, bagi kami. Siapapun jodoh Restu, yang penting dia wanita baik baik. Kami selalu mengajarkan pada Restu untuk tidak sombong dengan apa yang kita punya. Karena semua hanya sesaat ga di bawa mati "ucap Meta panjang lebar mengusap rambut Katty. "


"Betapa beruntungnya aku, bertemu mas Restu yang memiliki orang tua bijaksana dan rendah hati "batin Katty. "


😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊

__ADS_1


Jangan lupa ini hari senin, kasih vote nya donngg... 😘😘😘😘😘


__ADS_2