Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Kerjasama Baru


__ADS_3

Putri melanjutkan aktifitasnya kembali dengan membantu para karyawan yang kerepotan menyiapkan pesanan catering.


Tak terasa waktu telah sore, Putri ingat akan janjinya menjenguk papah mertuanya.


Putri bersiap siap menuju ke rumah sakit kembali. Dengan tak lupa membawa makanan untuk keluarga Arjuna.


Tak berselang lama, sampailah Putri di rumah sakit. Menanyakan kondisi papah mertuanya. Juga memberikan makanan yang dibawanya pada Arjuna.


Namun Putri merasa kecewa atas perlakuan mamah mertuanya.


"Ngapain kamu nongol nongol lagi kesini! Bukannya kamu sudah keluar dari rumah Arjun!! Berarti kamu juga sudah bukan keluarga kami lagi!! "hardik Ega ketusnya. "


Belum juga Putri menjawab ocehan mamah mertuanya. Kembali mamah mertuanya berucap.


"Aku juga ga mau, suamiku apes lagi karena ulahmu!! cepat pergi!! "usir Ega melotot pada Putri. "


Sementara Erik sedang tidur, jadi tak mengetahui kedatangan Putri. Lagian jika Erik sedang tidak tidur Ega juga tak akan berani membentak Putri apa lagi mengusirnya.


"Mah, kenapa si mamah kasar sama Putri. Sudahlah mah, niat Putri kan baik. Berapa kali Arjuna harus ngomong ke mamah. Kalau yang terjadi sama papah itu bukan salahnya Putri. Tapi salah Arjun!! "Tegur Arjuna. "


"Sudahlah mas, Putri ga apa apa kok. Sudah jangan di ributkan. Kasihan papah, entar jadi kaget. Ya sudah, Putri pamit. Salam saja buat papah, semoga lekas sembuh "ucap Putri sambil melangkah pergi. "


Namun ketika baru sampai di pintu, Ega menghampiri Putri mencekal lengan Putri.


"Heh, ingat ya!Kamu jangan pernah kesini lagi! Dan jangan pernah nongol lagi didepan mamah, papah, ataupun Arjun!Paham!!"ancam Ega. "


"Iya mah, baiklah. Putri akan pergi selamanya dari kehidupan kalian. Putri janji tidak akan kemari lagi.Dan tidak akan nongol lagi di kehidupan kalian "ucap Putri. "


"Baguslah, tahu diri juga!! "cibir Ega kemudian berlalu dari hadapan Putri. "


Putripun melanjutkan lagi langkahnya untuk pergi dari rumah sakit tersebut.


"Maafkan Putri ya pah, ga bisa jenguk papah lagi "gerutu Putri. "


Seperginya Putri, Erik terbangun.


"Jun, ini sudah sore ya?? Katanya Putri mau kesini?? Kok belum kelihatan ya?? "tanya Erik terus menatap ke arah pintu. "


Ketika Arjuna akan mengatakan yang sebenarnya. Ega telah berkata terlebih dahulu.


"Putrinya lagi sibuk pah, cuma nitip ini makanan. Barusan ada yang nganterin kemari "ucap Ega. "


"Ohh iya sudah ga apa apa "jawab Erik kecewa."

__ADS_1


Sementara Putri sudah dalam perjalanan pulang.


Tak berselang lama, dirinya telah sampai di rumah. Namun heran, karena di depan pintu gerbang ada sebuah mobil yang tak asing lagi buat Putri.


Putri keluar dari mobil, dan menghampiri mobil tersebut. Mengetuk pintu mobil tersebut.


"Mas Bayu "


Kaca mobil dibuka oleh Bayu .


"Dari tadi aku telfonin ga di angkat angkat, aku kirim pesan ga di bales bales. Kamu darimana saja Put?? "cebik Bayu. "


"Sebaiknya kita bicarakan di dalam saja mas, agar lebih rileks"ajak Putri. "


Kemudian Putri masuk lagi ke mobil, begitu juga Bayu. Dan tak lupa Putri mengirim pesan ke asisten rumah tangganya untuk membukakan pintu gerbang .


Tak berselang lama, terbukalah pintu gerbang. Dan lekas mobil Bayu serta mobil Putri masuk.


Putri menyuruh Bayu menunggu di ruang tamu. Tapi Bayu memilih diteras depan, dengan alasan udaranya lebih segar.


Setelah santai, Putri duduk dihadapan Bayu.


"Ada perlu apa mas, sore sore nyariin Putri? "tanya Putri menyelidik. "


"Oh iya, kok mas Bayu bisa tahu rumahku? "tanya Putri menyelidik. "


"Bayu gitu loh, apa yang ga Bayu tahu coba?? "ledek Bayu sambil mengedip ngedipkan matanya. "


"Ist mas Bayu genit juga ya?? Entar matanya keseleo loh "ucap Putri terkekeh. "


Setelah bercanda sejenak, Bayu dan Putri fokus kembali dengan perbincangan barusan.


Putripun menerima tawaran dari Bayu untuk kerjasama dengan Bayu lagi. Bayu yang akan memberikan sarana dan prasarana tempat untuk sebuah toko oleh oleh.


Kebetulan Bayu telah membeli ruko dekat dengan restoran Putri yang ada di pusat kota.


Bayu sengaja memilih tempat yang dekat dengan restoran Putri. Agar Putri lebih gampang dalam mengelolanya.


Semua telah diperhitungkan oleh Bayu. Tugas Putri hanya membuat semua jenis cemilan yang Putri kuasai.


Putri sangat antusias dengan usaha baru yang akan dirilis tersebut.


"Deal ya Put, kita sepakat untuk kerjasama lagi "ucap Bayu sambil mengulurkan tangan mengajak Putri berjabat tangan. "

__ADS_1


"Deal "Putri membalas jabatan tangan dari Bayu dengan tersenyum. "


"Oh iya Put, besok kita lihat lokasinya ya?? Deket sama restoranmu kok "ucap Bayu sumringah. "


"Oh iya Put, kamu belum jawab pertanyaanku .Kamu barusan dari mana?? "tanya Bayu penasaran ."


Putri menceritakan semua ke Bayu dari Putri datang ke rumah sakit, sampai diusir oleh mamah mertuanya.


Dalam hati Bayu malah merasa sumringah.


"Aku malah senang Put, kamu tidak ada hubungan lagi dengan keluarga Arjun. Aku jadi lebih gampang deketin kamu "batin Bayu. "


"Kenapa si Put, kok kamu lama banget ga urus gugatan cere kamu??! Padahal kalau statusmu janda kan aku lebih leluasa meluluhkan hatimu"batin Bayu kembali. "


"Aku mau kok Put, membantu mengurus gugatan ceremu. Bahkan kalau aku yang urusin, cepat selesai.Hanya dalam waktu 1 hari aku pastikan urusanmu dengan Arjuna selesai.Tapi kamu selalu menangani semua sendiri. Cobalah Put, sekali kali minta tolong ke aku. Aku akan dengan senang hati menolongmu "gerutu Bayu di batinnya. "


Setelah lama berada di rumah Putri. Bayupun berpamitan pada Putri untuk pulang.


Sepulangnya Bayu, Putri langsung saja melangkah ke kamar untuk membersihkan diri


Setelah itu Putri melihat pembukuan restorannya. Dari pemasukan dan pengeluaran. Serta melihat daftar daftar pesanan dari para pelanggan.


Bahkan banyak pula pelanggan baru yang memesan catering pada Putri.


Putri tersenyum puas.


Terima kasih Tuhan, atas segala nikmat dariMu yang sungguh luar biasa ini.


Sejenak Putri ingat tentang pernikahannya dengan Arjuna. Setelah ucapan mamah mertuanya sore tadi.


Membuat Putri tak ingin berlama lama lagi menunda gugatan cerenya. Putri yakin papah mertuanya ga akan kenapa kenapa.


Hingga Putri memutuskan besok pagi akan mendaftarkan diri ke catatan sipil. Guna mengurus gugatan perceraiannya. Agar dirinya tidak lagi di ganggu oleh Arjuna terus menerus.


Dirinya telah benar benar muak dengan Arjuna. Yang menurut Putri, tidak bisa tegas dalam mengambil keputusan.


Dan tidak punya pendirian sendiri. Hidupnya masih diatur oleh mamahnya.


Putri mengambil buku nikahnya untuk besok dibawa ke kantor catatan sipil. Kali ini Putri sudah yakin.


Putri ingin memulai hidup baru .Dimana tidak ada lagi tekanan batin. Saat ini dibenak Putri hanya ingin membuat ibu Resti dan adik adik bahagia.


💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, favorit, komentar. Agar author semangat up 💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2