Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Disalahkan


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit. Ega bersama Ela langsung menuju ruang rawat Erik .


Dalam hati Ela lega karena Arjuna tidak mengalami celaka juga. Hanya papah mertuanya saja.


Ela menyeringai puas melihat kondisi papah mertuanya.


"Sukurin kamu tua bangka!! Makanya jangan zolim sama wanita yang sedang hamil. Seenaknya ambil kartu Atm dan kartu kreditku!! Jadi celaka kan!! Semoga kamu mati sekalian!! Dengan begitu semua warisanmu jatuh ke tangan mas Arjun !!"batin Ela ."


Sementara Ega penasaran dengan apa yang telah menimpa suaminya. Ega bertanya pada Arjun awal mula bagaimana bisa musibah menimpa suaminya.


Arjuna dengan tertunduk menceritakan semuanya pada mamahnya. Mamahnya hanya diam tak bergeming, hanya air mata yang terus membanjiri pipinya.


"Mah, maafkan Arjun mah. Ini semua salah Arjun mah "ucap Arjun sambil bersimpuh dipangkuan mamahnya. "


"Sudahlah nak, bangunlah, ini bukan salahmu. Tapi ini salah Putri!! Mamah akan meminta pertanggung jawaban dari Putri!! "cebik Ega. "


Arjuna menautkan alisnya "Loh kok mamah malah menyalahkan Putri??Dia ga salah mah, tapi Arjun yang salah.. Arjun mah.. Jika mau hukum, hukum Arjunn saja.. jangan Putri. "


"Jelas Putri yang salah!!!Kalau dia ga pergi, papahmu ga akan mengajakmu untuk menjemput Putri!! Lagian, ngapain Putri berbohong pamitnya ke panti !!Tapi malah di panti ga ada!! "sindir Ega. "


"Mah, sudah ya. Jang memperpanjang masalah. Semua salah Arjun mah.... "ucap Arjuna. "


Batin Ela merasa puas,mendengar Putri pergi entah kemana.


"Bagus, tahu diri juga kamu Put. Dengan sukarela kamu pergi!! Senengnya aku hari ini, melihat papah mertua sedang sekarat .Putri pergi entah kemana. Semoga mamah mertua yang cerewet ini juga kena musibah. "


"Jun, kamu jangan kemana mana?? Mamah mau keluar sebentar "Ega bangkit dari duduknya di sebelah brangkar Erik. "


Arjuna yang masih duduk terperangah menatap mamahnya "Emang mamah mau kemana? "tanya Arjuna curiga. "


"Kamu ga perlu tahu, ini bukan urusanmu "sembari melangkah pergi. "


Ega mengajak supir pribadinya menuju restoran Putri yang pertama. Namun penjaga restoran yang tak lain adalah asisten Bayu, mengatakan Putri tidak ada.


Tanpa sepengetahuan Ega, asisten Bayu memfoto Ega dan mengirimkannya pada Bayu.


"Maaf bos menggangu, ini ada seorang wanita paruh baya barusan kesini mencari non Putri. "


Bayu yang sedang berada dirumah, langsung memerintah asistennya menemaninya ke restoran Putri yang ada dipusat.


Bayu juga mengirim pesan pada Putri jika mertua perempuannya sedang mencari dirinya. Bayu menjelaskan, kemungkinan saat ini mamah Arjuna sedang menuju restoran yang di pusat kota.

__ADS_1


"Tumbenan mamah nyari aku?? Pagi pagi juga, ada apa ya?? Kok aku jadi deg degan gini?? "gerutu Putri. "


Pucuk di cinta ,ulam tiba.


Ega telah sampai direstoran. Dengan teriak teriak Ega memanggil manggil Putri. Ditengah kerumunan para pelanggan Putri.


"Heh kamu!! Mana bos mu si Putri!! Suruh kesini cepat!! "Perintah Ega pada salah satu waiters. "


Waiters tersebut ketakutan, kemudian lekas berlari ke ruangan Putri.Melaporkan jika mamah mertuanya datang.


Putri segera melangkah keluar ruang kerjanya menuju ruangan depan dimana sedang banyak pengunjung yang makan.


Belum sempat Putri bertanya, Ega sudah menghardik Putri lebih dulu.


"Heh, dasar menantu tak tahu diri!! Kamu harus tanggung jawab!!!Gara gara kamu!!! Suamiku saat ini kritis!! "sambil melotot ke Putri dengan menunjuk nunjuk Putri. "


"Mah, sebaiknya kita bicara didalam saja yuk "bujuk Putri sambil tersenyum. "


"Ga perlu!! Biar semua orang tahu!! Jika kamu ini menantu kejam!! menantu durhaka!!Gara gara kamu!! Suamiku kecelakaan dan kritis!! Kamu harus tanggung jawab!! "teriak Ega ditengah banyaknya para pelanggan yang sedang menikmati hidangannya. "


Sontak semua para pelanggan menatap heran pada Ega.Bahkan ada yang berbisik bisik entah ngomong apa.


"Terakhir kamu pergi dari rumah, pamit ke papah bilangnya ke kampung!!Papah sama Arjun nyusul kamu ke kampung!! Dan alami kecelakaan!! Saat ini papah kritis!! Jika terjadi apa apa sama suamiku, kamu yang harus bertanggung jawab!! "bentak Ega. "


Bayu datang tiba tiba mendekati Ega.


"Heh nyonya!! Jangan apa apa Putri yang disalahkan!! Salahkan anak nyonya yang ga tahu diri!! Putri sudah menerima dirinya di madu!! Tapi anak nyonya keterlaluan!!! Sengaja mengajak madu Putri tinggal seatap dengannya!! Makanya Putri pergi!! Didik tuh anaknya yang bener!!! Supaya bisa menghargai istri dan setia pada istri!! Bukankah anda juga wanita!! Jika anda dimadu oleh suami anda bagaimana rasanya!!!Dan jika anda seatap dengan madu anda, bagaimana rasanya!! "sindir Bayu. "


"Mas, sudah mas. Malu tahu "cegah Putri agar Bayu tidak terus mengumbar aib rumah tangganya. "


"Selama ini kamu diam di sakiti!! Biar saja semua yang disini tahu!! Jadi bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah!! "ucap Bayu dengan emosinya. "


Putri diam tak bisa menahan Bayu untuk mengatakan semua keburukan Arjuna dan keburukan Ela.


Sementara Ega sudah tidak bisa berkata kata lagi. Tanpa pamit, Ega pergi.


Namun Putri mengejarnya.


"Mah, tolong kasih tahu Putri. Papah saat ini dirawat di rumah sakit mana??Di ruangan apa?? "tanya Putri dengan menatap sendu Ega. "


"Kamu tak perlu tahu!! "cebik Ega berlalu pergi."

__ADS_1


Putri pun melangkah ke restorannya lagi. Menuju ruang kerjanya tanpa menghiraukan Bayu.


Bayupun mengikuti Putri, menuju ruangan Putri.


Putri duduk merenungi ucapan mamah mertuanya.


"Kamu kenapa Put?? "tanya Bayu penasaran. "


Putri menghela nafas panjang.


"Ucapan mamah mertuaku itu ada benarnya mas. Jika waktu itu aku ga beralasan pergi ke kampung. Mungkin papah ga akan alami kecelakaan "ujar Putri meneteskan air mata. "


"Sudahlah Put, kamu jangan terlalu menyalahkan diri sendiri. Ini sudah suratan takdir. Kita doakan saja, semoga papah mertuamu lekas melewati masa kritisnya "hibur Putri. "


"Hanya papah, yang baik sama aku ,selalu membela aku. Jika aku diperlakukan tak adil baik oleh mamah maupun oleh mas Arjun "tutur Putri sendu. "


"Apa mau aku temani jenguk papah mertuamu?? "tanya Bayu menawarkan diri. "


"Ga usah mas, entar yang ada malah tambah masalah. Pasti salah paham lagi "jawab Putri menolak. "


"Kamu sudah sarapan belum Put?? "tanya Bayu untuk mencairkan suasana. "


"Belum mas, mas Bayu mau sarapan apa??Biar aku nyuruh pelayan bawakan kemari "tawaran Putri. "


"Boleh dech Put. Tapi kamu juga ya, sarapan?? "bujuk Bayu. "


"Aku belum laper mas, mas Bayu dulu saja .Udah aku pesenin kok " tolak Putri halus. "


Tak berselang lama, datanglah waiters membawa makanan buat Bayu.


Bayu kemudian menyendok nasi dan lauk. Mengarahkanya pada mulut Putri.


"Aaaaaa ayok Put, buka mulutmu. Makanlah sedikit. Kalau kamu ga mau makan, akupun tak jadi makan "ancam Bayu. "


Dengan rasa sungkan, Putri membuka mulutnya. Menerima suapan dari Bayu. Kemudian diulang lagi diulang lagi. Suapan demi suapan, hingga habis satu piring.


💑💑💑💑💑💑💑💑💑💑💑💑💑💑💑💑


Jangan lupa mohon dukungannya ya kk readers.. 😊😊😊😊


Terima Kasihh..

__ADS_1


__ADS_2