Takdir Cinta Datang Untuk Kiara & Kevin

Takdir Cinta Datang Untuk Kiara & Kevin
Part 121. Melamar


__ADS_3

Ternyata ciuman Sandy sudah turun pada leher Clarissa dia benar-benar ingin menghapus semua sentuhan-sentuhan orang-orang yang pernah meniduri Clarissa. Dia hanya ingin Clarissa hanya menjadi miliknya.


Memang tidak tau berapa banyak. Karena memang Clarissa baru menyadari jika dia sangat bodoh. Clarissa benar-benar terbuai dengan sentuhan Sandy. Orang yang selama benar-benar di sukainya dan beberapa kali mengajak Sandy untuk tidur dengannya. Tetapi Sandy menolak mentah-mentah.


Dan kali ini Sandy sepertinya tidak akan menolak dan bahkan melakukan tanpa Clarissa menyuruh apa lagi memaksanya. Karena sekarang dia sudah di penuhi gairah. Begitu juga Clarissa yang sama dengan gairahnya dengan Sandy.


Pagi yang dingin benar-benar menjadi panas dengan percintaan 2 manusia itu. Clarissa dan Sandy benar-benar sudah polos tanpa sehelai benangpun. Tidak satupun tubuh Clarissa yang dilewatkan Sandy.


Ciuman panas bibir Clarissa dan bahkan sentuhan di seluruh tubuhnya membuatnya bergelinjang seperti ulat. Clarisa tampak menikmati semua sentuhan itu sampai terdengar suara-suara indah dari mulutnya.


Sandy memang yang menuntun permainan itu. Dan hal itu yang membuat Clarissa merasa berbeda dengan Sandy yang memberinya pelayanan bukan seperti selama ini. Dia hanya menjadi budak nafsu Pria yang telah di bayarnya.


Lama dengan pemanasan akhirnya 2 pasangan yang di mabuk gairah itu melakukan penyatuan dan Clarissa harus meneteskan air mata saat benar-benar Sandy telah menyentuhnya seutuhnya. Tidak tau kenapa. Tetapi dia merasa sebagai wanita yang berharga dan paling bahagia dengan perlakukan Sandy kepadanya.


Sangat lembut yang terkesan seperti pasangan yang melakukan hubungan itu dengan penuh cinta. Mungkin Clarissa iya menyukai dan menaruh hatinya pada Sandy.


Tetapi tidak tau dengan Sandy, bagaimana perasaannya kepada Clarissa. Tetapi yang jelas percintaan yang di penuhi keringat yang membasahi tubuh pasangan itu seakan bisa menjawab apa yang di pikirkan Clarissa.


Tidak tau sudah berapa lama mereka melakukannya tanpa ada pemaksaan. Sampai akhirnya Sandy menyemburkan benihnya kedalam Rahim Clarissa.


Clarissa yang terlena dalam kenikmatan sampai tidak menyadari hal itu. Karena jika dia melakukan hubungan seksual.


Clarissa akan memakai pengaman dan tidak akan mengunjinkan Pria melakukan hal itu. Tetapi kali ini tidak tau dia sadar atau tidak yang jelas. Benih Sandy sudah menyebar di dalam rahimnya.


*********


Setelah melakukan percintaan di pagi hari sampai siang hari. Clarissa berbaring miring dengan tubuhnya yang masih polos dan hanya di tutupi selimut saja. Mereka memang belum bergerak dari ranjang.


Sandy mendekatinya Clarissa, Sandy mencium lembut bahu Clarissa yang terlihat lembab.


" Ayo kita makan!" ajak Sandy.


" Aku tidak lapar," jawab Clarissa.


" Kamu tidak makan dari semalam. Mana mungkin tidak lapar. Apa yang aku lakukan salah?" tanya Sandy. Clarissa langsung membalikkan tubuhnya dan berbaring lurus sehingga wajahnya dan Sandy saling melihat.


Tangan Clarissa memegang pipi Sandy dan mengusapnya dengan lembut. Mereka menatap dengan dalam.

__ADS_1


" Aku tidak merasa salah dengan apa yang kita lakukan barusan. Aku hanya kaget. Jika kamu melakukan itu, mengingat dulu kamu sangat membenciku," ucap Clarissa dengan wajahnya yang terlihat resah.


" Hanya itu saja?" tanya Sandy. Clarissa menganggukkan matanya.


" Tetapi aku melihat lain, matamu menunjukkan rasa ketakutan. Apa kamu seperti ini setelah selesai melakukan hubungan itu?" tanya Sandy. Clarissa menggeleng.


" Aku sudah mengatakan. Jika aku bercinta dengan Pria. Maka aku tidak akan ingin bercinta dengannya lagi dan Pria itu juga harus kupastikan benar-benar pergi dari hidupku," ucap Clarissa.


" Lalu aku, juga?" tanya Sandy.


" Aku menyukai mu Sandy dan kau tau itu dan aku tidak pernah melakukan hubungan seksual dengan perasaan. Tetapi denganmu aku melakukan itu dan juga merasakan kenyamanan dan kebahagian. Sampai aku tidak sadar jika kamu telah mencurahkan benihmu di rahimku," ucap Clarissa.


" Apa aku yang pertama?" tanya Sandy menatap Clarissa dalam-dalam. Clarissa menganggukkan matanya.


" Lalu apa itu kesalahan, sehingga kamu seresah ini?" tanya Sandy.


" Sandy. Kamu sudah tau siapa aku. Aku anak siapa. Dan aku tidak tau apa yang aku lakukan selanjutnya," ucap Clarissa yang menakutkan sesuatu.


" Rissa, sebelum aku melakukan itu kepadamu. Aku sudah memikirkan semuanya. Termasuk tindakan yang aku lakukan. Maka dari itu aku akan bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan. Karena aku ingin memulai semuanya denganmu," ucap Sandy dengan tulus sambil mengusap-usap lembut pipi Clarissa dan Menyinggirkan anak rambut di wajah cantik Clarissa.


" Apa maksud kamu?" tanya Clarissa bingung.


" Sandy," lirih Clarissa dengan matanya bergenang. Dia merasa sangat terhormat. Ketika ada Pria yang mengajaknya menikah. Di balik apa yang terjadi pada dirinya.


" Clarissa, aku tidak tau kapan. Tetapi aku merasa aku menyukaimu. Aku merasa gelisah saat kamu benar-benar mengacuhkan mu. Dan aku melakukan hubungan itu tadi. Karena aku mencintaimu dan memilikimu seutuhnya," ucap Sandy yang menyatakan perasaannya kepada Clarissa.


Clarissa sampai meneteskan air matanya dengan apa yang di katakan Sandy membuatnya menangis. Mungkin dia sangat haru karena benar-benar di anggap sebagai wanita oleh Sandy.


" Kamu mau kan menikah denganku?" tanya Sandy memastikan.


" Tapi Sandy. Bukannya kamu tau bagaimana aku. Dan kamu tau bagaimana keluarga ku," ucap Clarissa dengan penuh kegelisahan.


Di lamar oleh Sandy dengan kekurangannya yang banyak. Membuatnya bahagia. Tetapi dia kembali di sadarkan dengan siapa dirinya dan keluarganya yang pasti tidak mudah untuk menerima Sandy.


" Clarissa, aku mencintaimu dan aku akan memperjuangkan apapun itu. Walau aku tau sangat kecil kesempatan itu. Tetapi aku tidak peduli. Aku melakukan apapun. Asalkan kamu dan aku bisa bersama," ucap Sandy lagi keyakinan yang besar untuk memperjuangkan cintanya pada Clarissa.


Mendengarnya Clarissa kembali meneteskan air mata dan langsung mengangkat tubuhnya dan memeluk sandi dengan erat. Dia menangis dipelukan Sandy.

__ADS_1


" Kenapa harus aku Sandy. Kenapa harus aku yang kamu cintai. Apa itu pantas?" tanya Clarissa yang merasa tidak pantas untuk di cintai.


" Tidak ada alasan untuk menjawabnya," sahut Sandy memeluk lebih erat Clarissa.


******************


Kiara menutup Coffee shop nya setelah jam 9 malam. Hari ini dia memang menjaga Coffee shop karena Rachel sedang sakit. Tidak tau alasan atau tidak.


Tetapi dia menjalankan perintah mamanya sampai selesai. Dan sekarang sedang menutupnya.


Beberapa karyawannya berpamitan padanya. Setelah kedai kopi itu tutup. Kiara mengangguk dan melihat karyawannya berpergian.


" Akhirnya semuanya beres," ucap Kiara tersenyum lega. Dan rasa capeknya hilang ketika melihat mobil terparkir di pinggir jalan dan Kiara langsung menghampiri mobil itu.


Kiara mengetuk pintu mobil dan langsung di bukakan membuat Kiara langsung tersenyum lebar dan langsung masuk.


" Maaf menunggu lama," ucap Kiara pada Kevin yang ternyata menunggunya.


" Tidak apa-apa?" jawab Kevin tidak merasa menunggu lama. Dia memang sengaja menjemput Kiara. Setelah selesai rapat.


" Kita langsung pulang?" tanya Kevin.


" Boleh. Tapi bagaimana kalau kita makan dulu. Soalnya aku belum makan," ucap Kiara.


" Baiklah! kita makan dulu baru pulang," sahut Kevin tidak masalah. Kiara menganggu dan langsung memasang seat beltnya.


*********


Kiara dan Kevin berada di dalam mobil dan menikmati nasi goreng abang-abang pinggir jalan.


" Bagaimana apa enak?" tanya Kiara.


" Lumayan," jawab Kevin.


" Lumayan berarti tidak enak," sahut Kiara.


" Bisa di terima perut. Jadi lumayan enak," jawab Kevin.

__ADS_1


" Baiklah! jika begitu," sahut Kiara. Kevin mengangguk dan kembali melanjutkan makan mereka.


...Bersambung.........


__ADS_2