Takdir Cinta Datang Untuk Kiara & Kevin

Takdir Cinta Datang Untuk Kiara & Kevin
Part 76 Cemburu.


__ADS_3

Akhirnya Kiara dan Kevin sudah tiba di acara tersebut tersebut. Setelah pintu di bukakan sang bodyguard. Kevin dan Kiara melanjutkan langkah untuk ketempat acara pertemuan tersebut.


Acara pertemuan itu di adakan di atas kapal Ferry yang sangat mewah. Bukan hanya acara pertemuan yang di hadiri Kiara. Si sana juga banyak orang-orang yang mungkin juga dari kalangan pembisnis yang berbeda yang juga membuat event yang sama.


Kepala Kiara berkeliling melihat disekitarnya. Sangat banyak orang yang berada di sana berpapasan dengannya dia atas kapal tersebut.


Kiara sedikit gugup dengan melihat beberapa orang yang mungkin dari kalangan negara yang berbeda-beda. Ya dia juga dari kalangan Negara yang berbeda.


Sangking gugupnya Kiara memegang lengan Kevin dengan erat. Sampai Kevin harus menoleh kearah Kiara dan melihat kegugupan pada wanita itu. Kevin hanya tersenyum melihat Kiara.


" Kevin ini tidak akan lama kan?" tanya Kiara gugup sembari terus berjalan di samping Kevin mengikuti kemana Kevin membawanya. Sementara anak buahnya mengikut di belakang mereka.


" Tidak. Hanya sebentar," jawab Kevin.


Kiara mengangguk dan melihat dan terus memegang lengan Kevin. Dia sangat mempercayai apapun yang di katakan Kevin. Makanya dia menyuruh Kevin untuk menjaganya.


Kevin menghentikan langkahnya. Saat mereka berada di depan pintu yang menuju ruangan. Yang mungkin tempat pertemuan tersebut.


Kevin melepas tangan Kiara dari lengannya dengan lembut. Memegang ke-2 bahu Kiara menghadap kearahnya.


" Kau harus tenang, semuanya akan baik-baik saja. Ini hanya pertemuan biasa tidak ada yang ditakuti, di sana juga ada beberapa orang Indonesia, kau bisa menyapa mereka menggunakan bahasa apapun. Kau bisa melakukannya dengan senyamanmu," jelas Kevin memberi arahan. Kiara mengangguk pelan.


" Bagaimana jika mereka menawarkan ku minum. Bukannya tidak sopan jika aku menolaknya," ucap Kiara salah satu kelemahannya.


" Kau bisa menolaknya secara sopan, mereka tidak akan tersinggung," ucap Kevin.


" Tunggu dulu, apa kau tidak akan masuk kedalam?" tanya Kiara merasa cemas.


" Kiara, aku akan masuk kedalam. Tetapi suasana berbeda. Kiara di sana juga ada beberapa orang-orang dari group Lexus. Aku tidak ingin ada rumor yang tidak benar. Kamu mengerti kan maksudku?" tanya Kevin.


Kiara mengangguk dia tau tidak mungkin dia dan Kevin memasuki tempat tersebut secara bersamaan dengan bergandengan atau sangat akrab. Itu akan menjadi bahan pertanyaan dan jelas akan berpengaruh pada Kevin.


" Aku akan tetap mengawasimu," ucap Kevin. Kiara mengangguk. Arya dan 2 anak buahnya pun datang menghampiri Kiara dan Kevin.


" Kalian jaga dia!" perintah Kevin.


" Baik tuan," sahut mereka serentak.


" Masuklah," ucap Kevin.

__ADS_1


Kiara mengangguk dengan tersenyum. Salah satu bodyguard itu membukakan pintu untuk Kiara. Kiara pun akhirnya masuk.


Tetapi kepalanya masih melihat kebelakang menoleh kearah Kevin. Kevin menganggukkan matanya. Meyakinkan Kiara semuanya akan baik-baik saja.


******


Kiara sudah berada di tengah-tengah acara pesta pertemuan yang mungkin berada di ruangan itu adalah para class VVIP.


Kiara dan beberapa orang duduk di salah satu sofa panjang dengan meja di tengahnya seperti ruangan untuk mengobrol santai.


Kiara yang pandai berbahasa Prancis sangat mudah bersosialisasi dengan baik. Walau di sana juga ada orang Indonesia. Tetapi dia menyesuaikan keadaan saja.


Kerap kali beberapa bule itu memuji kecantikan Kiara. Sebagian dari mereka menuangkan gelas keminuman Kiara.


Kiara bahkan menolaknya dengan sangat sopan mengingat perkataan Kevin menolak dengan sopan tidak akan membuat mereka tersinggung


Mata Kiara terus berkeliling mencari di mana keberadaan Kevin. Dia tidak menemukannya dan hanya melihat bodyguard Kevin yang masih mengawasinya.


" Di mana dia bukannya katanya dia akan datang," batin Kiara yang terus mencari Kevin yang sama sekali tidak ditemukannya di tengah-tengah pesta.


Tiba-tiba mata Kiara melihat orang yang di carinya. Sedang berjalan dengan seorang wanita tinggi setinggi Kevin. Berkulit sawo matang berambut coklat. Pakaian wanita itu sangat terbuka.


Ternyata Kevin dan wanita itu juga menghampiri meja Kiara dan beberapa orang-orang penting tersebut yang sekarang sudah lebih banyak minum.


Ketika Kevin dan wanita yang mencuri perhatiannya itu semakin dekat. Kiara membuang pandangannya dari Kevin dan wanita itu dan fokus berbicara dengan wanita yang di sampingnya yang sedari tadi mengagumi nya dan selalu memujinya.


" Kevin and ladya," sahut wanita temannya yang mengobrol sedari tadi dengannya. Saat melihat Kevin dan wanita itu. Yang ternyata bernama ladya.


Kiara tampak biasa saja. Karena tidak mungkin dia akrab dengan Kevin seperti biasanya. Dia harus menyadari dirinya bukan siapa-siapa.


" Silahkan di lanjutkan," ucap Kevin kepada rekan-rekannya.


Yang lain mengangguk. Wanita yang sedari tadi menggandengnya menuangkan minum kepada Kevin dan bahkan menyodorkan kemulut Kevin.


" Siapa wanita itu. Mereka tampak dekat. Dia memang suka dekat dengan wanita. Kemarin juga berpelukan dengan wanita dan sekarang juga, memang begitulah kalau bos besar," batin Kiara yang sangat tidak nyaman berada di sana.


Pesta berjalan sampai 3 jam mereka mengobrol panjang lebar sambil minum. Tetapi pasti tidak dengan Kiara. Kevin melihat Kiara yang duduk di hadapannya yang tampak mulai gelisah, sebentar-sebentar melihat jam tangannya.


Kevin tau Kiara pasti sudah sangat bosan. Apa lagi beberapa orang sudah mulai mabuk. Bahkan bicara sudah melantur kemana-mana.

__ADS_1


Kevin juga melihat beberapa kali Kiara berusaha menolak untuk tidak meminum minuman itu.


" Bukannya katanya sebentar. Ini bahkan sudah hampir 3 jam. Apa tugasku hanya melihatnya minum bersama orang lain," batin Kiara yang tampak kesal melihat Kevin yang sama sekali tidak mempedulikannya.


Kiara sangat kesal apalagi melihat pemandangan di depannya. Di mana Kevin terus menuangkan minum kepada wanita itu sampai wanita itu juga sudah mulai mabuk.


Kiara menoleh kearah Kevin dan melihat wanita yang sedari tadi menempel dengan Kevin berbisik. Kevin menganggukkan kepalanya. Lalu wanita yang bernama ladya dan Kevin berdiri.


Kevin berpamitan menggunakan bahasa Prancis. Membuat Kiara heran mau kemana Kevin dan wanita itu bahkan saat berpamitan. Kevin tidak menoleh kearahnya membuat Kiara sangat kesal.


Sebelum keluar dari pintu itu. Kiara juga melihat Kevin berbicara pada bodyguardnya yang menunggu di depan pintu. Setelah itu Kevin dan wanita itu pergi.


" Mau kemana mereka. Dia benar-benar meninggalkanku, apa gunanya dia ikut," batin Kiara benar-benar dongkol.


" Maaf Nyonya, wanita yang tadi siapa?" tanya Kiara menanyakan kepada wanita yang sedari tadi bicara dengannya.


" Dia nona Ladya, anak dari pemilik kapal ini," jawab Wanita itu. Kiara mengangguk-angguk.


" Mereka sangat dekat, seperti memiliki hubungan," ucap Kiara yang ingin mengorek-ngorek sesuatu.


" Tipe-tipe wanita di sini. Memang menyukai Pria-pria lokal dari negara kita," ucap wanita itu membuat Kiara bingung.


" Para rekan bisnis itu akan melakukan pendekatan yang sangat jauh. Ya dalam hubungan bisnis itu sudah sangat biasa. Apa lagi jika rekan bisnis itu wanita dan Pria. Seperti mereka. Dan mereka juga masih muda. Jadi jelas sudah biasa," lanjut wanita itu dengan kalimat-kalimat yang tidak bisa di mengerti Kiara.


" Lalu mereka mau kemana. Kenapa tidak menunggu acaranya selesai? Tanya Kiara yang benar-benar ingin tau.


" Apa lagi jika bukan berbicara lebih serius di tempat ruangan tertutup," jawab wanita itu.


" Maksudnya?" tanya Kiara.


" Kamu seperti tidak tau saja. Mereka pasangan dewasa dan mereka jarang bertemu. Itu biasa dalam rekan bisnis akan menghabiskan cinta 1 malam," ucap wanita itu pelan.


Mendengarnya seakan kompor sudah meledak di hati Kiara. Dadanya sangat sesak mendengarnya. Ada musim panas di hatinya ketika mendengarkan hal itu. Ya seperti dia tidak menyukainya dan tidak boleh itu terjadi.


" Seperti itu rupanya," lirih Kiara pelan.


" Benar Kiara, apa lagi coba Ladya sudah dalam keadaan mabuk seperti itu dan pasti ingin berlanjut lebih dalam lagi. Walau tuan Kevin sangat dingin. Tetapi mana ada yang menolak wanita seperti itu," ucap wanita itu lagi membuat Kiara semakin panas dan bahkan pikirannya sudah tidak tenang.


" Iya," sahut Kiara yang sekarang seperti orang kebingungan.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2