
Di depan Hotel sudah terpajang pita memanjang yang mungkin gunting pita akan segera di mulai.
Winata berada di dalam salah satu kamar. Dia bercermin melihat penampilannya. Winata membuka ponselnya dan melihat foto almarhum istrinya.
" Hari ini aku kembali mendirikan hotel, ini hadiah ulang tahunmu," ucapnya dengan tulus mencium foto tersebut dengan matanya yang berkaca-kaca.
Tok-tok-tok-tok.
" Masuk!" perintah Winata. Seorang bodyguard yang datang dan langsung menundukkan kepala.
" Tuan, semuanya sudah siap?" ucap bodyguard tersebut.
" Baiklah," jawab Winata merapikan jasnya dan langsung ke luar dari kamar.
Winata pun menghampiri depan Hotel Lexus yang sebentar lagi akan di resmikan. Winata sudah bergabung bersama keluarganya. Winata berdiri di antara 2 istrinya yang mana hari ini berpenampilan sangat glamor.
Ke-2 wanita itu menunjukkan benar-benar ingin menjadi pusat perhatian makanya seperti itu. Bukan hanya itu saja.
Alana juga hadir dengan memakai dress putih sampai bawah lutut dengan tangan tali dress yang di beri pita. Alana berdiri di samping ibu kandungnya Mariana.
Di samping Alana berdiri Clarissa yang juga tampak cantik dress Hitam bling-bling tanpa lengan dan berbentuk duyung.
Saras yang memakai dress Biru juga terlihat cantik berdiri di samping suaminya dan ibu mertuanya Janika yang berdiri di samping Winata. Kevin dan Evan juga sudah ada di sana.
" Baiklah, berhubung Tuan Winata kita akan memulai pemotongan pita nya," ucap salah seorang Pria yang mungkin tampak sangat penting.
" Sebelumnya kita akan panggil bergabung beberapa orang yang akan mengikuti barisan keluarga tuan besar Winata," lanjut Pria tersebut mulai menyebutkan nama-nama yang akan di panggil. Termasuk Danu, karena memang sebagai pemegang proyek tersebut.
Kiara hanya berdiri di samping kakaknya bersama para tamu yang lainnya. Kiara cukup melihat dengan teliti keluarga besar Kevin yang berjajar di depannya.
" Jadi itu mereka sekeluarga," batin Kiara yang benar-benar tidak tau. Kalau selama ini ada keluarga besar yang tinggal di depan rumahnya. Dan dia baru mengenal, Clarissa, Kevin, dan Alana.
" Kita juga akan memanggil Brand ambasador Dari Hotel Lexus. Nona Kiara Ofelius Alatta Bramana," ucap Pria itu lagi dan mendapat sorakan tepuk tangan.
Tetapi Kiara tidak menyadari namanya di panggil karena sibuk dengan pikirannya sendiri. Sehingga membuat para tamu bertanya-tanya siapa wanita yang di panggil kenapa tidak datang-datang.
" Kiara ayo maju!" seru Rangga menyenggol adiknya.
" Ha, aku," sahut Kiara gugup dan malah linglung.
" Iya buruan sana!" desak Rangga lagi. Kiara mengangguk dan melangkah di rel karpet menuju depan hotel. Bergabung bersama yang lainnya.
Kiara begitu sopan saat melangkah, menundukkan kepala ke pada orang-orang, membuat dirinya semakin mahal.
Hal itu juga membuat orang-orang tabjub dengan dengan Kiara, yang pasti selain cantik ternyata sangat ramah. Kiara memang menjadi bintangnya malam ini. Tidak banyak orang-orang saling berbisik memuji kecantikan Kiara.
" Baiklah, tuan Winata apa ada yang ingin di sampaikan sebelum pemotongan pita?" tanya Pria tersebut. Winata mengangguk dan tersenyum.
" Baiklah, saya ucapkan terima kasih, untuk kehadiran para tamu semuanya. Dan saya ucapkan untuk orang-orang yang sudah bekerja keras dalam pengerjaan Proyek ini, dan sekarang sudah bisa seperti ini, saya benar-benar mengucapkan banyak terima kasih, itu saja saya rasa sudah cukup," ucap Winata menyampaikan pidato singkatnya.
" Baiklah, kalau begitu kita mulai saja pemotongan pitanya, kita hitung sama-sama. 1, 2, 3," selesai Pria tersebut memberi arahan. Pemotongan pita pun di mulai dengan serentak.
Pita terpotong, sorot lampu langsung menerangi hotel sampai menjulang tinggi ke atas, Memperlihatkan mewahnya hotel Lexus.
Hal itu mendapat tepuk tangan yang meriah. Dan melihat takjub pada hotel yang menjadi pusat perhatian. Dan pasti papan iklan Kiara juga terpampang jelas dan kembali menuai sorotan.
__ADS_1
************
Setelah acara peresmian di buka. Para tamu sudah memasuki acara pesta saling mengobrol Menikmati makanan dan minuman yang sudah tersedia. Para pelayan juga melayani dengan ramah.
Untuk Alana sendiri, Winata menyuruh supir mengantarkan Alana. Mengingat besok Alana harus sekolah dan tidak mungkin berada di pesta terlalu larut.
Jadi Alana harus pulang. Alana juga tidak menyukai pesta. Jadi tidak masalah baginya. Jika harus pulang. Sementara 2 istri Winata sedari tadi mengobrol bersama tamu.
Biasalah jika wanita pasti banyak mengobrol dan apalagi supaya terlihat sangat keren. Dan keduanya selalu saling menonjolkan diri.
Beberapa dari tamu juga melihat-lihat sekitar hotel dari kamar-kamar penginapan, beberapa fasilitas yang di sediakan di hotel dan yang lainnya yang pasti di temani para staf hotel.
Kevin juga menyapa tamunya dari kalangan Pembisnis hebat berbicara berdiri berhadapan sambil memegang gelas berisi minuman.
Tetapi mata Kevin tidak fokus dia terus melihat ke arah Kiara yang bersama kakanya yang menyapa para tamu-tamu.
Clarissa memang memang mengajak Kiara berbaur dengan para tamu. Danu memang meminta Clarissa untuk mendampingi Kiara. Karena Kiara pasti tidak tau apa-apa.
" Apa kita tidak bisa duduk saja," protes Kiara.
" Kamu itu berisik banget sih, sudah ikut aja," jawab Clarissa kesal. Memang bertemu Kiara pasti membuatnya emosi. Ya ke-2nya, kerap saling bertengkar hanya karena masalah kecil.
Clarissa dan Kiara menghampiri klien yang mungkin terlihat sangat penting.
" Selama malam Tuan," sapa Clarissa.
" Selamat malam Nona," Sapa Pria tersebut.
" Bagaimana, apa pestanya cukup menghibur?" tanya Clarissa.
" Apa kah, nona ini yang bernama Kiara?" tanya teman Pria itu. Kiara menganggu tersenyum.
" Senang berkenalan denganmu nona," ucap salah pria paru baya memegang tangan Kiara dan bahkan ingin mencium punnggung tangan Kiara.
Tetapi Kiara langsung menarik tangannya membuat pria itu tampak tidak senang, mungkin tersinggung karena merasa di tolak.
" Apa dia pikir aku emaknya," batin Kiara kesal. Clarissa di sampingnya tersenyum dia tau Kiara tidak tebiasa dengan hal ini.
" Tuan butuh sesuatu," tawar Clarissa mencoba mencairkan suasana.
" Tidak cukup kita mengobrol dengan nyaman saja," sahut pria tersebut yang sebenarnya sangat marah dengan sikap Kiara.
" Baiklah tuan," ucap Clarissa tersenyum lebar.
Kevin dari ujung sana terus memperhatikan Kiara yang benar-benar tidak nyaman mengobrol dengan beberapa orang-orang yang memang pria-pria nakal.
Kevin hanya mengawasi Kiara sampai tidak mendengarkan apa yang di katakan lawannya bicara.
Sementara Clarissa masih mengobrol dengan tamu tersebut. Walau Kiara mulai merasa risih. di tengah obrolannya. Clarissa melihat Sandy datang bersama wanita yang tidak di kenalnya. Namun tidak asing.
" Dia ada di sini juga," batin Clarissa yang penasaran dengan Sandy berada di tempat acara tersebut.
" Siapa wanita itu, dan kenapa mereka datang bersamaan?" tanya terus-menerus penasaran.
" Hmmmm, maaf saya ke toilet sebentar, Kiara kamu tunggu sebentar ya," ucap Clarissa mencari alasan. Padahal dia ingin menemui Sandy.
__ADS_1
" Aku ikut, aku tidak mau sendirian," sahut Kiara dengan pelan yang tidak ingin sendirian.
" Tidak apa-apa sebentar saja, aku akan secepatnya kembali," ucap Clarissa pelan.
" Sudahlah nona Kiara apa yang kamu takutkan apa kita mengigit," ucap salah satu pria berkaca mata itu dengan tertawa. Kiara hanya menanggapi dengan senyum palsu.
" Iya Kiara, aku hanya sebentar," ucap Clarissa tersenyum lalu pergi dan menghiraukan rengekan Kiara.
" Ihhhh, aku malah di tinggal lagi," batin Kiara kesal. Dan tersenyum pura-pura tenang.
Kevin melihat kepergian kakaknya dan melihat Kiara yang semakin gelisah, saat harus berhadapan dengan orang-orang asing tersebut.
" Siapa dia?" tanya salah seorang Pria yang sekitar berusia 40 tahunan berada di dekat Kevin.
" Dia Brand ambassador hotel Lexus," jawab temannya yang seperti sebaya dengannya.
" Cantik, ayo berkenalan, aku ingin mencobanya, lumayan buat malam ini," bisik Pria tersebut dengan seriangan nakal di wajahnya.
Walau berbisik tetapi Kevin dapat mendengar suara itu. Wajah Kevin langsung berubah menjadi cemas. Seakan ada yang di takutkannya.
Kevin meletakkan minumnya di atas nampan saat pelayan melewatinya dan melangkahkan kakinya yang mungkin ingin membawa Kiara pergi sebelum Pria yang berniat jahat ituenghampiti Kiara. Baru ingin melangkah, Arya menghentikannya.
" Tuan!" panggil Arya.
" Iya," jawab Kevin.
" Sudah waktunya," sahut Arya.
Kevin melihat arloji tangannya sudah. Ini sudah waktunya Kevin kemakam mamanya untuk memberi doa. Kevin melihat ke arah Kiara. Sepertinya hati kevin bimbang memilih Kiara atau mamanya.
" Ayo," sahut Kevin memutuskan.
Arya menundukkan kepannya dan berjalan di belakang Kevin. Kevin memang tidak pernah absen untuk menemui mamanya mengucapkan selamat ulang tahun.
Tetapi hari ini dia benar-benar gelisah dia terus kepikiran dengan Pria tersebut dan pasti pada Kiara. Tetapi Kevin mencoba berfikir positif karena dia melihat papa dan kakak Kiara juga mengawasi Kiara. Yang mungkin Kiara akan baik-baik saja. Walau dia tidak yakin itu.
*********
Pesta berlanjut dan sudah jam 11 malam. Tidak tau apa yang terjadi Kiara sekarang sudah jauh dari kerumunan pesta dan berada di dalam ruangan dengan 4 orang pria dan 1 wanita yang tidak di kenalnya dan mungkin seusia Clarissa.
" Ayo minum nona," ucap salah satu pria tersebut memberikan Kiara Vodka.
" Bagaimana ini, apa aku harus meminumnya. Jika tidak mereka pasti tersinggung. Si Clarissa mana sih kenapa dia meninggalkanku," batin Kiara yang semakin gugup.
" Ayo silahkan!" perintah pria itu lagi. Kiara mengangguk tersenyum dan meminumnya dengan wajahnya yang mengkerut.
Itu lah Kiara memang sangat pintar tetapi Kiara memiliki hati yang nggak enakan. Apa lagi dia terbiasa hidup di luar Negri yang dengan budaya jika menolak minuman itu terlihat tidak sopan. Makanya dia meminumnya.
Bersambung
Hay para leader pertama ingin mengucapkan terima kasih yang sudah mampir dan sering suport novel-novel aku yang lain.
Ini novel terbaru aku. Aku hanya banyak belajar. Dan membuat novel semenarik mungkin dengan alur cerita yang berbeda-beda. Semoga di sukai dan masuk selera masing-masing.
Jangan lupa terus kasih suport, Vote. like koment dan jadiin favorite kalian. Terima kasih untuk semuanya aku tunggu koment dan sarannya ya
__ADS_1
Terima kasih...