
"Saya ingin meminta restu anda, untuk meminang Maya menjadi pendamping hidup saya!"
"Uhuk...uhuk...uhuk..." Maya tersedak mendengar ucapan Raja.
"Ini minum dulu, May!" Ujar sang Ibu sembari menyodorkan segelas air padanya.
"Makasih, Bu." Maya menatap Raja lekat, benarkah pria ini baru saja melamarnya? Tapi kenapa? Apakah pria ini mengingat kejadian malam itu?
"Apa Nak Raja serius mau meminang anak ibu? Kami ini hanya orang biasa, Nak. Tentu tidak pantas disandingkan dengan keluarga Nak Raja!" Ucap Ibunya, melihat dari penampilannya tentu siapapun bisa tau kalau pria didepannya kini bukanlah dari kalangan orang biasa.
"Saya tak pernah main-main dengan ucapan saya, Bu! Dan bukankah dihadapan Tuhan derajat manusia tidak diukur dari kekayaan?" Ucap Raja lugas.
Maya berdiri dan beranjak dari tempatnya. "Saya ingin bicara dengan anda!" Ucapnya seraya menarik tangan Raja, menjauh dari pandangan sang Ibu.
Maya membawa Raja kehalaman depan rumahnya. "Kenapa anda ingin menikahi saya?" Tanyanya tanpa basa-basi, ia tak habis pikir dengan pria didepannya ini. Bahkan saat dipesta resepsi kemarin, pria ini seolah tak mengenalnya dan sekarang dia tiba-tiba melamarnya.
Raja menghela napasnya panjang sebelum menjawab."Karena saya ingin bertanggung jawab atas perbuatan saya padamu!" Ucapnya tegas.
Maya menoleh, menatap pria itu. "Anda mengingat kejadian malam itu?" Tanya Maya, yang diangguki oleh Raja.
__ADS_1
"Meski tidak mengingat semua, saya tau saya sudah berbuat kesalahan yang fatal! Dan saya ingin mempertanggung jawabkan semua perbuatan saya." Ucap Raja.
"Anda sudah berbuat banyak untuk keluarga saya. Anda sudah menyelamatkan saya, juga membuat keluarga saya terbebas dari hutang, saya rasa itu sudah cukup untuk menebus dosa anda." Ucap Maya.
Raja menatap wanita itu lekat. "Kenapa kau tidak mau saya nikahi?" Tanyanya dengan alis yang berkerut- heran.
Maya tersenyum, "Siapa yang tak ingin dinikahi oleh pria sempurna seperti anda? Tapi ...saya tak ingin membebani anda!" Ucap Maya, kini ia mendongak menatap wajah pria itu.
"Anda tak perlu khawatir, saya tidak akan melaporkan perbuatan anda kepolisi, saya sadar itu tak sepenuhnya kesalahan anda, anda sedang mabuk berat saat itu, hingga tanpa sadar memaksakan kehendak anda!" Ucap Maya penuh keyakinan.
"Saya berniat menikahimu bukan karena takut dilaporkan kepolisi, kau bisa melakukannya jika kau mau! Bahkan mungkin itu jauh lebih baik dari pada saya terus dihantui rasa bersalah seumur hidup saya!" Ucap Raja.
Bagi Maya, pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua orang tapi juga dua hati, tapi jika ia tau hati pria itu milik orang lain, maka rumah tangga seperti apa yang akan ia jalani kelak.
Sementara Raja terpaku ditempatnya, mengapa gadis ini tak mau ia nikahi, mengapa harus berbelit seperti ini? Ia hanya ingin bertanggung jawab, berharap ia akan bisa terlepas dari rasa bersalah yang terus menghantuinya.
"Kenapa kau harus mempersulitku?" Keluhnya pelan. "Setidaknya pikirkan perasaan ibumu! Bagaimana jika terjadi sesuatu denganmu karena perbuatanku, jadi bukankah sebaiknya kita menikah sebelum itu terjadi?" Sambungnya, masih mencoba meyakinkan gadis itu.
Kening Maya berkerut, ucapan Raja ada benarnya, apalagi saat kejadian malam itu adalah masa suburnya, bagaimana jika ia hamil? Ibunya pasti akan jadi hujatan para tetangga, tapi ahhhh melakukan hal itu sekali tidak akan langsung hamil, kan? Ia menatap pria itu yang juga sedang menatapnya.
__ADS_1
"Menikahlah denganku!" Ucap Raja tulus.
Ia menghela napasnya. Kini hatinya mulai goyah."Tolong berikan saya waktu untuk berpikir!" Pintanya.
Raja mengangguk, "Saya akan menunggu!" Ucapnya. "Dan saya harap jawabannya iya!"
Assalamualaikum, semoga kalian semua selalu diberi kesehatan oleh Allah S.W.T.
Niatnya kemarin mau kasih bonus bab, ehh ternyata malah ketiduran๐ Mohon dimaafkan ya๐
Sebagai gantinya haru ini kukasih bonus, ya๐ Atau apa ada yang mau crazy up?
Buat novelnya Hika, harap sabar ya๐ aku mau selesaikan ini dulu, jadi nanti bisa pokus ke Hika.
Makasih buat kalian yang selalu mendukungku hingga tahap ini๐ Tankyu so much all๐๐
Jadi gimana nih? Mau satu bab lagi atau crazy up? Boleh dong minta like dan komen nya, kalo ada yang punya poin lebih bolehlah kasih gift seikhlasnya.
Love-lope to buat kalian๐๐
__ADS_1