TENTARAKU SUAMIKU

TENTARAKU SUAMIKU
Episode 30. Lost Contack


__ADS_3

Setelah pertemuan terakhir dirumah si kembar Nani Nina, keduanya lost contack selama beberapa minggu. Diana selalu berhasil menghindari Guntur. .


Guntur sendiri akhirnya menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang menyita perhatian dan tenaganya. Kadang mengambil alih tugas kawan dengan harapan dapat melupakan Diana.Namun percuma. Bayangan gadis itu seolah terus saja mengikutinya


Porsi tugas yang berlebihan dan perasaannya yang terluka gegara tidak bisa bertemu Diana membuat laki-laki itu meradang. Menahan rasa rindu yang terpendam lama, membuat Guntur tak tahan dan memutuskan untuk mengintai Diana dirumahnya.


Sore hari ketika waktunya Diana pulang dari kantor, Guntur sengaja duduk mengintai di salah satu rumah penduduk yang bertetangga dengan Diana. Laki-laki itu memperhatikan, bagaimana Diana masuk lewat pintu belakang dan pintu depan yang terlihat digembok dari luar.


Hmm...begini cara kamu menghindariku An? , batin Guntur tersenyum kecut. Kali ini kamu tak bisa lari dariku.


Laki-laki itu masih duduk menunggu hingga malam tiba. Aku harus menemuinya sekarang, tanpa pikir panjang Guntur berdiri dan bersiap menemui Diana malam itu juga.


Setelah yakin, tidak ada ada orang lain yang memperhatikan dirinya, Guntur lantas menuju pintu belakang. Perlahan dibukanya pintu itu dengan hati-hati agar tidak menimbulkan suara. Kerinduannya kepada Diana sudah tak terbendung lagi.


Lampu dapur masih menyala, pertanda Diana belum tidur. Hanya lampu ruang tamu yang sengaja diganti dengan lampu 5 watt oleh siempunya rumah.

__ADS_1


Perlahan Guntur melangkah masuk menuju ruang tamu. Dilihatnya Diana duduk sendiri di ruangan itu, memeluk kedua lututnya sembari menghisap sebatang rokok filter yang terselip diantara jemarinya.


Astaga...sejak kapan kamu merokok Diana sayang. Apakah karena kamu merasa kehilangan aku atau karena kamu nyesal telah mutusin aku !? batin Guntur menebak.


"Ana.." panggil Guntur pelan seolah tidak ingin mengejutkan gadis itu dengan kehadirannya.


Sontak Diana kaget setengah mati. Gadis itu sampai terlonjak dari duduknya. Rokok ditangannya yang sudah tersisa setengah batang terlepas tanpa disadari Diana dan mengenai pahanya. Buru-buru Diana mengibas puntung rokok yang sukses melubanngi babydoll yang dipakai Diana.


Diana berpaling dan mendapati Guntur sudah berdiri dibelakangnya.


"Menemuimu. Aku rindu padamu Diana Aprilia. Teramat rindu," jawab Guntur tak perduli.


Gadis itu melengos marah. "BULSHEEET..!! pembohong..!!" teriak Diana marah. Sambil berdiri gadis itu mendorong tubuh Guntur untuk keluar dari rumahnya.


Tapi tubuh Guntur terlampau besar dan tenaganya gadis itu tak mampu membuat laki-laki itu bergerak seincipun.

__ADS_1


Tak buang waktu, Guntur menangkap tangan Diana, mendorong tubuhnya perlahan hingga bersandar ke dinding dan menekan tubuh gadis itu dengan tubuhnya.


Diana terkejut, berusaha berontak. Namun tangan gadis itu digenggam kuat oleh Guntur dan diletakkan diatas kepala Diana menyentuh dinding rumah. Kini Diana benar-benar terkunci, tak mampu berbuat apa-apa.


"ARGHHH..Kamu menyakitiku maaaass...!!" teriak Diana kalap.


Bibirnya terbuka dan membuat Guntur tak bisa lagi menahan dirinya, Dikecupnya bibir Diana lebih dalam, kemudian turun ke kedua telinganya, menggitnya lembut sambil berbisik mesra "Aku rindu padamu sayangku,"


Selanjutnya laki-laki itu beralih ke leher jenjang Diana. menjelajahinya dengan kecupan-kecupan panas beberapa kali disertai permainan lidahnya.


Gadis itu terkesima, menggelinjang dan terbawa arus perasaanya sendiri. Tubuhnya mengejang. Setelah puas menjelajahi leher Diana, Guntur kembali memusatkan perhatiannya ke bibir Diana. Kembali dilumatnya bibir gadis itu tanpa ampun.


Diana diam, tak ingin membalas ciuman Guntur dan tidak berniat melepaskannya. Perlahan tapi pasti gadis itu mulai membalas gerakan Guntur. Keduanya terbawa dalam ciuman yang panjang penuh emosi dan hasrat yang terpendam.


Merasa diberi angin oleh gadisnya, Guntur semakin bersemangat. kini kedua tangannya memcoba membuka kancing babydoll yang dipakai Diana. Gadis itu terkesiap dan sontak mengibas tangan Guntur.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=


__ADS_2