
Sejak Diana sakit saat mengikuti kegiatan OSPEK di kampusnya, kedekatan Diana dan Syahrial terus berlanjut hingga kegiatan tersebut berakhir dan masa perkuliahan dimulai. Diana sendiri tidak mengerti, status kedekatannya dengan Syahrial. Apakah dirinya hanya dianggap teman biasa, sahabat, adik atau lebih dari itu.
Setiap akhir pekan, saat semua mahasiswa diberi kesempatan untuk keluar kampus, dimanfaatkan oleh Syahrial untuk mengunjungi keluarganya dan Prita, gadis cantik yang telah 3 tahun dipacarinya di kota C. Setelah kembali ke asrama, Syahrial kembali mencurahkan seluruh perhatiannya kepada Diana.
Hal itu tentu saja menimbulkan berbagai pertanyaan, bukan saja di benak Diana, namun juga dibenak seluruh penghuni asrama. Kecemburuan Syahrial setiap kali Diana dekat dengan seorang laki-laki, sikap posesifnya dan perhatian yang berlebihan terhadap Diana akhirnya membuat Diana tidak tahan untuk bertanya langsung kepada Syahrial.
"Mas, aku tau kamu sudah punya Prita, calon istrimu. tapi aku bingung mas, sebenarnya apa statusku yang sebenarnya dihati kamu ?" Diana memulai percakapan mereka suatu ketika, saat Syahrial mengajak gadis itu untuk menikmati suasana malam di kota B.
Syahrial melonggarkan genggaman tangannya di jari jemari Diana. Ini salah satu kebiasaan Syahrial setiap kali berjalan berdua Diana, saling bergenggaman tangan. Sekilas diliriknya gadis mungil yang berjalan disampingnya tanpa melepaskan genggaman tangannya.
"Untuk apa kamu nanyain hal itu ?" tanya Syahrial sambil menarik Diana untuk duduk dihadapannya. Kini mereka saling bertatapan. Syahrial tak berkedip memandangi gadis yang duduk gelisah didepannya.
__ADS_1
"Aku perlu tau mas tentang status hubungan kita..!," Diana mencoba berdiri, namun tertahan oleh genggaman tangan Syahrial.
"Mas punya seseorang yang setiap akhir pekan rutin selalu mas kunjungi, sementara aku ?, sendirian disini menunggu sore saat aku bertemu kembali dengan mas," Diana mendengus perlahan, mencoba membuang sesak yang tiba-tiba meliputi perasaannya.
"Satu hal yang perlu mas tau, aku juga punya seseorang yang istimewa di hati aku, sama seperti Prita di hati mas. Namanya Guntur Pramudya mas, Aku nggak pernah cerita ke mas tentang dia..karena aku menjaga perasaan mas," Diana mencoba memancing reaksi Syahrial dengan memulai cerita tentang kisah cintanya dengan Guntur Pramudya.
Syahrial tertegung. Selama ini dirinya mengabaikan keingin tahuannya tentang orang terdekat Diana karena di fikiran Syahrial, kedekatan hubungannya dengan Diana telah menjawab semua pertanyaannya tentang siapa Diana. Ternyata dia keliru..!!
"Namanya Guntur Pramudya mas, dia seorang tentara yang bertugas di daerahku pasca kerusuhan setahun yang lalu.....," Diana menerawang. Dan meluncurlah kisah cintanya demgan Guntur Pramudya dari mulut gadis itu.
Syahrial tertegung, menatap Diana dengan sorot mata yang hanya dipahami oleh dirinya sendiri.
__ADS_1
"Aku nggak tau, sebenarnya apa arti diriku buat mas. Ketika dekat denganku, aku merasa mas berkuasa penuh atas diriku. Tapi ketika mas kembali kepada Prita..aku merasa asing dan terabaikan," Diana menatap laki-laki yang duduk dihadapannya.
"Aku tidak bisa meninggalkan Prita An....!" seru Syahrial akhirnya.
"Dan akupun tidak bisa meninggalkan mas Guntur demi kamu mas..!" potong Diana tak sabar.
"Tapi, laki-laki itu tidak pantas untuk kamu An. Dia laki-laki beristri. Harusnya kamu lupakan dia dan mencoba membuka hatimu untuk laki-laki lain..!!" Syahrial mulai terbawa emosi.
"Untuk siapa mas aku harus membuka hatiku..untuk kamu..!?" Diana tak tahan untuk langsung bertanya. Syahrial diam.
\=\=\=\=\=\=
__ADS_1