TENTARAKU SUAMIKU

TENTARAKU SUAMIKU
Episode 40. OSPEK


__ADS_3

Ruang aula mulai ramai dipenuhi mahasiswa baru dan senior-senior mereka. Deretan kursi depan ditempati peserta OSPEK dan bagian belakang ditempati mahasiswa tingkat atas. Dibagian terdepan gedung aula terlihat deretan kursi yang masih kosong. Beberapa panitia OSPEK tengah sibuk mempersiapkan acara pembukaan kegiatan OSPEK hari ini.


Diana, Saras dan Hana menempati deretan kursi bagian depan. Ketiga gadis itu celingak celinguk memperhatikan beberapa mahasiswa baru yang belum mereka kenal.


"Hati-hati Sar,..banyak yang udah beristri lho. awaas salah tebar pesona," bisik Hana ditelinga Saras. Gadis itu mencibir.


"Ya enggaklaaah Han. Ihh..amit-amit dech..!!" Saras menggeleng-gelengkan kepalanya dengan mimik lucu. Hana terkekeh senang.


Tiba-tiba terlihat beberapa dosen memasuki ruang aula dan menduduki deretan kursi paling depan. Dibelakang mereka nampak mbak Sri dan Syahrial serta beberapa orang panitia mengikuti. Syahrial dan mbak Sri duduk berdampingan dengan para dosen. Rupanya Syahrial adalah ketua panitia OSPEK kali ini dan mbak Sri adalah sekretaris panitianya.

__ADS_1


Acara pembukaan OSPEK berjalan lancar. diselingi canda para dosen yang rata-rata adalah pejabat kantor pusat di perusahaan tempat Diana bekerja membuat suasana terasa akrab dan menyenangkan. Diana dan kawan-kawan seangkatannya terlihat antusias mengikuti keseluruhan acara pembukaan kegiatan OSPEK. Apalagi saat ketua panitia, Syahrial diminta untuk memberikan sambutan oleh pembawa acara, sontak ruangan aula terdengar riuh oleh suara para gadis. Diana tertawa geli. Dassaar, ga bisa lihat barang bagus, batin Diana terbahak.


Dengan wajah kaku namun mempesona milik Syahrial, saat memberikan pengarahan, tak terdengar satupun suara. Hening... Semua peserta terlihat serius dan antusias mengikuti arahan Syahrial. Termasuk Diana, saras dan Hana.


Setelah pengarahan dari ketua panitia diikuti sesi tanya jawab dan sambutan dari dosen senior. Acara pembukaan OSPEK ditutup dengan pembacaan do'a oleh salah seorang panitia.


Pelaksanaan OSPEK hari pertama dilakukan hari itu juga. Namun tidak seperti yang dibayangkan Diana, OSPEK hari pertama hanya diisi dengan perkenalan antara panitia dan peserta OSPEK dan antar peserta OSPEK sendiri.


Diana deg-degan ketika tiba saat dirinya, Hana dan Saras memperkenalkan diri. Diawali oleh Saras kemudian Hana dan terakhir giliran Diana. Dengan sedikit malu-malu Diana memperkenalkan dirinya.

__ADS_1


Sebagai wanita-wanita single Diana, Hana dan Saras menjadi pusat perhatian seluruh peserta dan panitia. Saat Diana sedang memperkenalkan dirinya terlihat Syahrial menyimak dengan serius. Entah apa yang dipikirkan laki-laki berwajah kaku itu.


Tiba-tiba Deni, peserta OSPEK yang berasal dari Medan mengajukan pertanyaan yang bersifat pribadi kepada Diana.


"Ijin bertanya,...kamu sudah berkeluarga atau masih single nona ?" tanya Deni dengan logat khasnya diikuti riuh sorak-sorai peserta lainnya.


Diana kikuk. "Saya masih single, belum berkeluarga," jawab Diana singkat.


"Sudah punya pacar belum..?" tiba-tiba Yohanes nyeletuk membuat wajah Diana memerah malu. Riuh suara tawa peserta OSPEK memenuhi ruang Aula.

__ADS_1


"Sudah..sudah...cukup yaa sesi perkenalannya, silahkan duduk Diana," tiba-tiba Syahrial bersuara. Diana lega, merasa terselamatkan dari candaan kawan-kawannya.


\=\=\=\=\=\=


__ADS_2