TENTARAKU SUAMIKU

TENTARAKU SUAMIKU
Episode 62. Rencana Nikah Siri..


__ADS_3

Mencium aroma minyak kayu putih yang khas, Diana mulai tersadar namun belum menyadari sepenuhnya apa yang telah terjadi pada dirinya barusan. Saat merasakan ada tangan kekar milik Guntur yang memeluk erat tubuhnya, sontak Diana kaget, menepis kasar tangan Guntur dan beringsut kesudut lain tempat tidur yang kosong.


"Apa lagi yang kamu lakukan mas !!?" Diana menutupi tubuhnya dengan selimut hingga mengenai dagunya begitu menyadari dirinya masih tanpa busana. Sorot mata Diana tajam menatap kearah Guntur.


"An...sayang...hei..dengar aku," ucap Guntur sambil beringsut hendak mendekati Diana.


"STOP...jangan mendekat mas..tolong..!!" Diana mulai menangis. "Seharusnya mas tidak melakukan ini padaku..!!".


"Maafkan aku Diana. Ak..aku nggak bisa mengontrol diriku. Sekian lama aku terpisah darimu..wajar kalau saat ini aku tak bisa menahan rindu..dan hasratku padamu," Guntur masih mencoba mendekati Diana. Namun gadis itu malah memilih mundur dan hampir jatuh.


Spontan Guntur bergerak cepat dan menangkap tubuh Diana kedalam pelukannya.


"Aku cinta padamu sayang. Dan aku tau, kamu juga memiliki perasaan yang sama padaku..iya kan An !?" Guntur memandangi wajah Diana yang kini diam. Gadis itu menunduk dalam penyesalan yang tak berujung.


Aku tau An, dari cara kamu membalas perlakuanku, aku yakin kamu juga menginginkannya, walaupun aku dan kamu tau bahwa yang kita lakukan ini salah...!! batin Guntur.


Aaah..Mas Gun benar. Aku juga mencintainya. Tapi kenapa hal ini harus terjadi padaku?? . Andaikan dia tidak mengajakku nginap di hotel ini, nggak mungkin aku tergoda dan melakukan hal terlarang ini dengannya. sesal Diana dalam hati.


"Kamu nggak perlu cemas An. Aku akan bertanggung jawab," ujar Guntur meyakinkan Diana.


"Tapi bagaimana caranya mas..!?. Mas nggak mungkin nyerain Istri Mas demi aku...iya kan !!?"


"Kamu memang benar An, aku nggak mungkin nyerain Riana. Nggak mudah karena aku dan Riana terikat dalam hubungan pernikahan secara kedinasan," Guntur membenarkan ucapan Diana.


Mendengar itu, Diana menangis dan meraung. Kali ini dengan emosi Diana memukul dan mencakar dada telanjang Guntur dan meninggalkan jejak memanjang di dada laki-laki itu.


"An..dengar Diana..dengar aku. Percaya padaku. Walaupun aku nggak bisa menceraikan istriku, tapi aku nggak akan melepaskan tanggung jawabku kepadamu," Guntur menggenggam kedua tangan Diana yang masih berusaha memberontak dan memukuli dirinya.


"Maksud kamu ..!?" tanya Diana sembari melepas tangannya dari genggaman Guntur.


"Kita nikah..," ucapan Guntur menggantung..


"Maksud mas, nikah siri..?. Aku mau mas jadikan istri ke dua gitu ...!?" tanya Diana tak percaya.

__ADS_1


"Ya..," jawab Guntur yakin.


"TIDAK..!" tegas Diana marah.


"An....,"


"POKOKNYA TIDAK....!!. Aku seorang pegawai mas. Kalau aku menikah siri denganmu, aku yang rugi mas..bukan kamu!" seru Diana emosi.


"Tapi An..tidak ada pilihan lain. Kita nikah agar perbuatan seperti yang kita lakukan semalam menjadi halal untuk kita. Dan, kalau kamu ternyata hamil, statusmu sudah menjadi Istriku," Guntur berusaha meyakinkan Diana dengan keputusannya.


Diana terdiam. Dirinya was-was jika ternyata hasil perbuatan mereka semalam membuat dirinya hamil. Jika hal itu benar-benar terjadi, lalu bagaimana nasibnya nanti ??


"Aku nggak yakin mas dengan keputusanmu untuk menikahiku secara siri," ucap Diana ragu.


"Tapi mas..., kalau Istrimu tau...bagaimana ??" tanya Diana lebih lanjut membuat Guntur terdiam sejenak.


"Aku pastikan hal itu tidak akan terjadi," jawab Guntur enteng.


"Kamu gampang sekali ngomong begitu. Karierku taruhannya mas. Aku nggak boleh menikah sekarang, apalagi hamil karena kami terikat kontrak dengan perusahaan untuk tidak menikah dan hamil selama masa pendidikan," ucap Diana seraya melengos dan melepaskan dirinya dari pelukan Guntur.


Tiba-tiba Diana memandang Guntur dengan tatapan tajam dan menyelidik. "Apa Mas pernah melakukan hal ini dengan perempuan lain diluar sana ?" tanya Diana mencoba mengorek informasi dari laki-laki itu.


"Hah..apa !!?" Guntur balik bertanya dan membalas tatapan tajam Diana.


"Jangan pura-pura kaget. Pasti Mas pernah melakukan hal ini dengan perempuan lain diluar sana. Makanya Mas langsung aja menyarankan kita untuk nikah siri!" tuduh Diana.


"Ha..ha..ha..ha..Dianaaa..Diana. Kamu ini sok tau sayang. Kalaupun aku pernah punya hubungan dengan perempuan lain, aku nggak bakal ngajak nikah siri. Cuma kamu ...karena kamu istimewa sayang," Guntur mencubit hidung bangir Diana.


Guntur masih ingat benar bercak merah yang dilihatnya tadi pagi di seprei bekas tempat tidur Diana. Tak bisa dipungkiri, Diana memiliki sesuatu yang istimewa yang membuat Guntur tak bisa melepas gadis itu. Sifatnya, tutur katanya, perhatiannya dan


Aku punya adik cewek dan seorang putri. Aku juga sudah merenggut kesucian gadis ini. Nggak akan aku biarkan dia menanggung sendiri dosa yang kami perbuat. Lain cerita kalau ternyata Diana nggak suci lagi. Dia bakal aku tinggalkan seperti kebanyakan gadis-gadis yang kupacari sebelumnya. batin Guntur.


Lama keduanya terdiam.dalam pikiran masing-masing.

__ADS_1


"Gimana An, kamu setuju dengan usulku soal nikah siri?" tiba-tiba Guntur kembali meminta jawaban Diana.


Diana menghela napas panjang. Sulit baginya untuk menyetujui usul Guntur. Andai perbuatan semalam tidak mereka lakukan, mungkin Diana akan menolak mentah-mentah permintaan Guntur dan memilih laki-laki lain. Tapi dirinya kini telah ternoda.


Mas Gun harus bertanggung jawab. Yang aku dengar soal perempuan-perempuan yang pernah jadi korban cinta sesaatnya tentara yang bertugas di daerah, Biasanya setelah berbuat, mereka pasti bakal ninggalin si gadis. Dan begitu kembali dan ketemu istri dan anak mereka, si gadis langsung dicampakkan dan dilupakan begitu saja. Aku nggak mau hal itu terjadi padaku batin Diana geram.


Aku pengen tau, bagaimana reaksi istrinya jika tau mas Gun telah menikahi aku. Aku juga penasaran..apa dia berani mewujudkan keinginannya untuk menikahiku secara siri.


"Oke. Aku setuju mas. Tapi dengan catatan, setelah aku lulus nanti, kita cerai...!" jawab Diana membuat Guntur sontak menoleh padanya.


"Maksud kamu kayak kawin kontrak gitu ..!?


Diana mengangguk..


"TIDAK...enak aja. Aku nggak mau..!! jawab Guntur disulut cemburu. Tiba-tiba ingatannya pada Syahrial memenuhi kepalanya.


"Lho...Mas?. Seharusnya Mas senang aku kasi solusi gini. Jadi kamu tidak perlu merasa terbebani kalau istrimu bakal tau soal hubungan kita,"


"Emangnya pacarmu itu..siapa namanya ?, oh iya si Syahrial bakal nerima kamu jika tau kamu sudah kumakan !?" cibir Guntur.


Diana menoleh kaget begitu mendengar nama Syahrial disebut Guntur. "Kamu buka hp aku !?" selidik Diana.


Guntur mengangguk..


"Lancang kamu mas...!!" ucap Diana kesal. Ruang privasinya di lihat Guntur.


"Habis..aku kesal, pacarmu itu nelpon dan WA kamu mulu. Jadi aku tandai aja kamu biar kamu gak bakal berfikir untuk ngedua'in aku," jawab Guntur enteng tanpa rasa bersalah sama sekali.


"Egois...!!" kesal Diana


"Biarin...emang aku egois. Itu kamu tau. Makanya, jangan pernah main-main sama aku apalagi berfikir untuk menghianati aku..paham kamu !!?" kali ini tatapan mata Guntur membuat Diana bergidik.


Diana diam mendengar perubahan nada suara Guntur. Gadis itu tau betul sifat Guntur. Over Protektif dan nggak suka miliknya disentuh orang lain. Kalau sudah begini, Diana tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=


__ADS_2