
...🎶 Lost in your mind...
...I wanna know...
...Am I loosing my mind...
...Never let me go...
...If this night is not forever...
...At least we are together...
...I know I'm not alone...
...I know I'm not alone...
...Anywhere whenever...
...Apart but still together...
...I know I'm not alone 🎶...
Seorang wanita cantik sedang duduk santai sambil mendengarkan lagu favoritnya menggunakan headphone, di dalam private room di sebuah private jet. Seorang pria paruh baya masuk ke dalam private room tersebut. Wanita cantik itupun mengecilkan volume suara di headphonenya.
"Nona, 30 menit lagi pesawat akan mendarat di bandara internasional Indonesia," ucap pria itu kepada nona mudanya.
"Well. Apakah kita sudah memasuki wilayah Indonesia, Om Rino?" tanya nona muda itu sambil melepas headphonenya.
"Benar, Nona Jasmine," jawab Tuan Rino sambil tersenyum.
"I'm finally back. Aku sudah tidak sabar bertemu dan berkumpul kembali bersama keluarga hebatku, Keluarga Alvaro, dan tentunya aku sudah tidak sabar bertemu dengan Evan," gumam Jasmine sambil tersenyum bahagia.
Zalina Jasmine Alvaro sudah menyelesaikan pendidikan S2 nya dengan baik dan sesuai harapan, yaitu menjadi mahasiswa terbaik dengan predikat cumlaude. Tuan Zayn sengaja menyuruh Tuan Rino pergi ke Inggris untuk menjemput Jasmine dan membawanya pulang ke Indonesia. Tiga puluh menit kemudian, pesawat pribadi milik Keluarga Alvaro mendarat dengan sempurna di bandara internasional Indonesia.
Jasmine terlihat sangat cantik dengan balutan blouse putih dilapisi jaket yang dipadukan dengan celana jeans dan sepatu boot. Rambut indahnya dikucir seperti ekor kuda. Jasmine berjalan dengan anggunnya membuat banyak pria tidak bisa mengedipkan mata mereka.
"Shuiitt... shuiit...!"
"Hai cantik," terdengar ada seseorang bersiul dan menggoda Jasmine.
Jasmine pun menghentikan langkahnya dan melihat ke arah suara itu berasal. Saat melihat siapa yang menggodanya, Jasmine langsung melipat kedua tangannya di depan dada. Jasmine menatap sosok berwajah bule yang sangat tampan dengan kaca mata hitam mahal berlogo D yang sudah bertengger di atas hidung mancungnya. Sosok tampan itu duduk bersandar di atas kursi tunggu.
"Beraninya ya kau menggodaku," ucap Jasmine sambil menyeringai.
"Sendirian saja cantik. Pangeran tampan ini siap untuk menemanimu," sahut sosok tampan itu.
Sosok tampan itu menegakkan tubuhnya dan membuat kaca mata hitam mahalnya jatuh sampai ke bawah hidung.
"Bwaahahahahaa...."
Jasmine tertawa terbahak-bahak.
"Yah, aku gagal terlihat keren," ucap sosok tampan itu kecewa.
Jasmine berjalan menghampiri sosok tampan itu yang tak lain adalah anak laki-laki yang berusia 2 tahun, yang sudah mengerucutkan bibirnya. Jasmine berjongkok di depannya dan melepas kaca mata itu.
"Kau selalu terlihat tampan dan keren meskipun tanpa kaca mata ini, Arshaka sayang," ucap Jasmine lembut.
"Aku Arkana bukan Arshaka," sahut anak itu tak terima.
Jasmine tersenyum.
"Meskipun kalian itu kembar identik dan memiliki wajah yang sama persis, tapi aku masih bisa membedakan yang mana Arkana dan yang mana Arshaka," ucap Jasmine.
Anak kecil itu menyipitkan matanya.
"Apa kau ingin tahu?" tanya Jasmine kepada keponakannya itu.
Anak kecil itu mengangguk.
__ADS_1
"Aku tahu jika kau adalah Arshaka, karena kau tidak bisa menandingi sikap dingin anak tampan yang duduk di ujung kursi itu," ucap Jasmine sambil menunjuk seorang anak laki-laki yang memiliki wajah sama persis dengan anak yang duduk di depan Jasmine.
Arshaka mendengus kesal.
"Sejak kapan kakak duduk di situ?" tanya Arshaka kepada saudara kembarnya, Arkana.
Arkana memutar bola matanya. Arkana turun dari kursi dan berjalan menghampiri Jasmine dan Arshaka.
"Apa kau lupa jika kita tadi datang ke sini bersama?" ucap Arkana dingin.
Arshaka memukul dahinya pelan.
"Oh iya, aku lupa," ucap Arshaka sambil tersenyum malu.
"Assalamualaikum, aunty Jasmine," ucap Arkana sopan lalu salim dan mencium punggung tangan Jasmine.
"Waalaikumsalam, Arkana sayang," sahut Jasmine.
Arshaka juga segera turun dari kursi dan salim kepada Jasmine. Jasmine langsung memeluk Arkana dan Arshaka. Jasmine bahagia sekali kedua keponakan tampannya telah menyambut kedatangannya.
Arkana, Arshaka dan adik mereka Arsyila adalah anak kembar tiga dari Axel dan Helena yang telah berusia 2 tahun. Baby Triplets tumbuh dengan mewarisi wajah rupawan kedua orang tua mereka. Selain itu, mereka juga mewarisi kegeniusan ayah mereka, Axel. Di usia 1 tahun mereka sudah bisa berjalan dan belajar berbicara dengan lancar. Mereka juga memiliki rasa ingin tahu yang luar biasa, sehingga membuat para orang dewasa kewalahan untuk menjawab setiap pertanyaan yang mereka lontarkan.
Arkana tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dan dingin. Arkana tidak mudah untuk disentuh oleh orang lain. Sikapnya terlihat lebih dewasa dari anak yang seusia dengannya. Arkana sangat menyayangi kedua adik kembarnya. Bahkan saat mereka masih ASI, Arkana sering mengalah kepada kedua adiknya dan memilih meminum susu formula agar kedua adiknya bisa menikmati ASI dari ibu mereka sampai kenyang.
Arshaka tidak berbeda jauh dengan Arkana, sangat tampan, dingin dan tak mudah disentuh, namun tidak sedingin Arkana. Dia masih bisa bercanda, melakukan hal konyol dan lebih murah senyum. Dan yang tercantik Arsyila tumbuh menjadi anak yang sangat cantik dan memiliki kegeniusan yang sama dengan kedua saudara kembarnya. Arsyila sangat manja kepada kedua kakaknya.
"Kalian datang kesini bersama siapa?" tanya Jasmine.
"Dia," jawab Arkana dan Arshaka bersamaan sambil menunjuk seseorang yang berdiri di belakang Jasmine.
Jasmine langsung menoleh, dan di detik berikutnya dia membelalakkan matanya.
"Evan!" seru Jasmine.
"Ya, ini aku bocil," jawab Evan sambil tersenyum.
Jasmine langsung berdiri dan memeluk Evan, pria yang sangat dirindukannya. Hal yang sama juga dirasakan oleh Evan. Evan sangat bahagia, akhirnya mereka bisa bersama lagi.
"I miss you, too," sahut Evan.
"Eekkmm!" Tuan Rino mendehem.
Jasmine dan Evan tersentak, lalu keduanya segera mengurai pelukan mereka.
"Ingat Nona, jangan membuat Tuan Zayn marah," ucap Tuan Rino sambil tersenyum.
Jasmine dan Evan tersenyum malu.
"Opa Rino!" seru Arkana dan Arshaka.
Keduanya langsung berlari ke dalam pelukan Tuan Rino.
"Para pengeran kesayangan Opa," ucap Tuan Rino sambil mencium Arkana dan Arshaka secara bergantian.
Baby Triplets memanggil Tuan Rino dengan sebutan Opa seperti panggilan mereka kepada Tuan Zayn dan Tuan Vero. Sedangkan kepada Tuan Narendra mereka memanggil dengan sebutan Grandpa.
"Jadi, kau datang kesini bersama Arkana dan Arshaka?" tanya Jasmine tak percaya.
"Aku menjemput mereka di mansion Kak Axel dan mengajak mereka untuk menjemputmu di bandara. Mereka senang sekali. Terutama Arshaka yang tidak hentinya berceloteh sejak tadi," jawab Evan sambil melirik Arshaka yang sudah berada di gendongan Rino bersama Arkana.
"Mengapa Arsyila tidak ikut juga kesini? Biasanya kalian bertiga tidak terpisahkan," tanya Jasmine.
"Cilla sakit, aunty," jawab Arkana dengan raut wajah sedih.
"Arsyila sakit apa?" tanya Jasmine cemas.
"Nanti akan aku ceritakan saat berada di dalam mobil. Sebaiknya kita pergi dari sini. Papa, Mama dan keluarga besar Alvaro sudah menunggumu," ucap Evan.
Jasmine pun mengangguk. Dan mereka segera menuju mobil yang sudah menunggu mereka.
__ADS_1
"Dokter mendiagnosa jika Arsyila keracunan, kemungkinan besar dari susu formula yang dia minum. Setelah diperiksa, ternyata susu formula itu sudah expired. Kemasan susu itu baru saja dibuka, dan kebetulan hanya Arsyila yang meminum susu itu karena Arkana dan Arshaka saat itu sedang tidur," ucap Evan saat mereka sedang dalam perjalanan menuju mansion Axel.
"Tidak mungkin. Kak Axel dan Kak Helena sangat jeli dan teliti, terutama untuk kebutuhan Baby Triplets," sahut Jasmine tak percaya.
Evan hanya bisa mengangkat kedua bahunya.
"Apa Arsyila dirawat di rumah sakit?" tanya Jasmine.
"Ya, Arsyila sempat dirawat di rumah sakit selama dua hari. Dan alhamdulillah hari ini sudah diijinkan pulang. Oleh karena itu, Papa dan Mamamu tidak bisa menjemputmu karena mereka ikut menemani Arsyila," jawab Evan.
"Apa aunty tahu? Daddy sangat marah karena Arsyila sakit. Daddy sampai membentak Mommy dan membuat Mommy menangis," ujar Arshaka dengan raut wajah sedih.
"Hah? Kak Axel sampai membentak Kak Helena?"
Jasmine tak percaya jika kakaknya sampai membentak istrinya.
"Saat itu Kak Axel baru saja tiba dari perjalanan bisnisnya di luar kota. Dan langsung ke rumah sakit begitu mendengar Arsyila sakit. Mungkin karena Kak Axel dalam kondisi lelah dan cemas, sehingga dia lepas kendali saat mengetahui Arsyila sakit karena keracunan susu formula. Sehingga Kak Axel melampiaskannya kepada Kak Helena. Tapi kau tak perlu khawatir, mereka sudah berbaikan sekarang," terang Evan.
"Apa benar Daddy dan Mommy kalian sudah berbaikan?" tanya Jasmine.
Arkana dan Arshaka mengangguk.
"Saat melihat Mommy menangis, Daddy langsung meminta maaf kepada Mommy," ucap Arshaka.
Jasmine tersenyum.
"Mengapa Arkana diam dan tidak bersuara sejak tadi?" tanya Jasmine.
"Kakak masih marah pada Mommy. Padahal Mommy sudah minta maaf, karena telah membuat Arsyila sakit. Tapi aku tidak percaya jika Mommy yang sudah buat Arsyila sakit. Mommy sayang sekali pada Kak Arkana, Arshaka dan Arsyila," ujar Arshaka.
"Apa benar Arkana marah sama Mommy?" tanya Jasmine.
Arkana mengangguk dan masih mengatupkan bibirnya.
"Karena Mommy telah membuat Arsyila sakit?" tanya Jasmine lagi.
Arkana menggeleng.
"Bukan Mommy yang membuat Arsyila sakit," jawab Arkana.
"Lalu?" tanya Jasmine penasaran.
"Aunty akan tahu sendiri, saat sudah tiba di mansion nanti," jawab Arkana dingin.
Jasmine menyerngitkan dahinya. Jasmine tahu jika Arkana mengetahui sesuatu, karena dia memiliki kepekaan yang luar biasa pada orang yang ada di sekitarnya. Tuan Rino hanya diam sambil mendengar percakapan mereka. Tuan Rino juga berpikiran sama dengan Jasmine. Tidak mungkin seorang Helena bisa seceroboh itu.
Bersambung ....
...🌹🌹🌹...
(Terima kasih author ucapkan kepada para reader yang telah setia menanti kelanjutan novel ini. Semoga para reader tidak pernah bosan dengan cerita yang author sajikan...🙏🥰)
Author loves you all...😘🥰
Baca juga novel author :
1. Menikahi Ayah Dari Anak GENIUSKU
2. I'm The Unstoppable Queen
Jangan lupa selalu dukung author supaya lebih semangat dan lebih baik lagi dalam berkarya dengan :
✔Klik favorite❤
✔Tinggalkan comment✍
✔Tinggalkan like👍
✔Tinggalkan vote🔖
__ADS_1
✔Beri hadiah🎁🌹
Terima kasih🙏🥰