Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab114


__ADS_3

Di tempat lain Ling shi berjalan cepat menuju valium milik temanya, di perjalanan tampa sengaja ia bertemu dengan si bodoh yu fang yang ia cari selama ini, ling shi menggengam tangannya erat, ini lah saatnya, ia akan menghukum pria tak berperasaan ini, Saat ini keduanya telah berada di valium bulan, tunjuan mereka sama yaitu menjenguk permaisuri, namun ia akan menghukum yu fang terlebih dahulu


"Yu fang, di sini kau rupanya" Suara itu seketika membuat yu fang merinding, ia tentu kenal dengan suara ini, yu fang belum sempat berfikir saat sebuah tangan kini menarik telinganya tanpa prasaan,


''A,. Au"ucap yu fang menepis tangan ling shi dengan kasar,


"maafkan aku, apa sakit? " Ucap yu fang, ia tak menyangka jika akan kembali bertemu gadis ling itu di sini.. Tapi penampilanya, sungguh membuat yu fang pangling, beruntung yu fang sangat mengenal suara dan jurus andalan ling shi, ia dapat mengenali ling sih dengan mudah


"Kau... Kau menyakiti ku, hiks, hiks, kau menyakitiku yu fang bodoh" Ucap ling si menunjuk yu fang, sambil berpura-pura menagis


"Ma.. Maafkan aku, aku tidak sengaja, mari ke habib" Ucap yu fang meraih pergelangan tangan ling shi, selama ini ia tak pernah bertindak kasar meski ling shi menganianya, ling shi menepisnya dengan kasar sembari berteriak


“aku akan membunumu yu fang bodoh, beraninya kau menyakitiku” teriak ling shi dengan marah, memukul tubuh yu fang dengan keras


"siapapun tolong aku, jauhkan gadis bermarga ling ini dari ku" Ucap yu fang berlari lari kecil, para pengawal dan pelayan hanya terkekeh pelan, bahkan mereka tak menyangka jika jendral besar ini di kalahkan oleh seorang gadis cantik, ah sungguh pesona seorang gadis sangat sulit untuk di tolak, mereka tak berniat membantu, mereka hanya terkekeh pelan, keributan kecil ini bagai hiburan bagi mereka, mereka sibuk bekerja akhir akhir ini, para pembunuh bayaran selalu saja menganggu, melepas lelah dengan menonton sedikit pertunjukan adalah ide yang tepat


"Kau.. Jangan lari,.. Yu.. Fang" Ucap ling shi masih mengejar yu fang, yu fang masuk ke kediaman mencari perlindungan, selain kakak iparnya ia tak memiliki cara lain, ia harus mencari kakak iparnya agar gadis ling ini tidak memukulinya lagi


"Kakak, kakak ipar.. Selamatkan aku dari gadis bermarga ling ini" Teriak yu fang, min berjalan keluar melihat keributan apakah yang sedang terjadi di sini


"Kau.. Jangan lari... " Ucap ling shi masih mengejarnya


Yu fang membuang nafas lega saat melihat kakak iparnya dari kejauhan, ia selamat kali ini, ia terlalu lehan untuk berlari


"Kakak ipar selamatkan aku" teriaknya keras ia merasa senang akhinya ia mendapatkan tameng untuk melindunginya dari amukan nona muda dari keluarga ling ini

__ADS_1


"Yu...fang...jangan kabur" Ucap ling shi berlari, ia menghentikan langkahnya saat melihat min,


"Kakak ipar bantu aku, selamatkan aku dari gadis" Ucap yu fang, min beserta kedua pelayan ya hanya terkekeh pelan, melihat tingkah pangeran mereka ini


"Serahkan pria dugu itu pada ku, aku akan menghukumnya" Ucap ling shi


Min memberi isyarat pada kedua pelayanannya untuk memengagi yu fang, agar tidak kabur


"Kau..aku masih marah pada mu nona min, menyingkir lah, aku akan memberi hukuman pada yu fang bodoh ini" Ucap ling shi mendekat dan menarik telinga yu fang, Min beranjak duduk, sambil terkekeh, ah ternyata pria yang selama ini ling shi ceritakan adalah adik ke enamnya


''Kakak ipar mengapa kau begitu tega pada ku"ucap yu fang sambil menahan rasa sakit


"Adik ke enam, bahkan kau meninggalkan ku waktu itu, tidak apa, nona muda ling ini akan membuat pendengaran mu semakin tajam" Ucap min terkekeh pelan


"Kakak ipar, telinga ku bisa lepas, telinga ku benar akan lepas karena gadis bermarga ling ini" Ucap yu fang, "au.... Au" Yu fang meringis saat ling shi mencubit pinggang nya dengan kuat


" Yu fang, berhenti kau "ucap ling shi keduanya kembali berlarian, dan valium bulan menjadi sangat heboh oleh kedua mahluk itu, para pelayan dan pengawal hanya terkekeh, melihat bersama lucunya pangeran ke 6 mereka saat di tindas oleh seorang gadis yang cantik, eh tunggu, ling shi melepaskan telinga yu fang, ia baru menyadari jika yu fang sempat memanggil min dengan sebutan kakak ipar berarti?


"Heheh" Ucap ling shi berjalan mendekat ke arah min, yu fang pun sudah kabur entah kemana


"Yang mulia" Ucap ling shi membungkuk memberi hormat pada permaisuri Kekaisaran bersar ini


"Kepala mu terbentur nona ling?, mengapa kau terlihat begitu manis?,


" Nona, eh yang mulia, kau menipu ku, tapi tak apa aku bisa memaafkan mu, aku hanya berusaha untuk menjaga nyawa ku saja" Ucap ling shi menggembungkan pipinya,

__ADS_1


Min terkekeh pelan, melihat perubahan raut wajah nona muda dari jendral ling ini


"Cepat suruh aku duduk, aku lelah berdiri dari tadi" Ucap ling shi menggembungkan pipinya kesal


"Baik lah baik lah, silahkan duduk, fei yang bawakan teh"


"Baik" Fei yang berlalu


"Pantas saja aku tak melihat mu di jamuan para nona muda, dan bahkan kediaman mu sangat mewah, ternyata kau? "


"Sudah lah sudah lah, ah ia aku belum mengucapkan terimakasih pada mu, "


"Jangan terlalu sungkan, aku tak butuh ucapan terimakasih mu, sekarang minta maaf pada ku, kau telah menipu ku, bahkan kau mengubah nama mu"


"Aku tidak"


"Kau tidak mengaku?, kau datang sebagai seorang tabib ke perbatasan barat, memperkenalkan diri sebagai tabib muda dari kediaman han, mengaku menjadi min ji ana, dan bertingkah seperti nona muda pejabat rendah di istana, dan pada kenyataannya kau adalah permaisuri, bernama lengkap chen mian li, bukankah itu suatu kebohongan"


"Tentu saja tidak termasuk, nona muda ling aku tak pernah mengatakan jika aku seorang tabib, aku juga tak mengatakan jika aku anak pejabat rendah, dan aku lebih suka di panggil min ji ana, lagi pula status permaisuri ku tak berati apa apa kan bagi mu, kau masih bertindak tidak sopan pada ku meski tau aku adalah seorang permaisuri" Ucap min menggembungkan pipinya


"sekarang minta maaf pada ku atas ketidak sopanan mu, dan kau telah menuduh Permaisuri Kekaisaran ini tampa sebab" Ucap min lagi,


"Kau.. " Ling shi kesal, lagi lagi ia kalah dari gadis chen ini, min menaikian alisnya


"Baik lah baik lah, ampuni ketidak sopanan budak rendah ini yang mulia" Ucap ling shi menekuk lututnya

__ADS_1


"Ah kau sangat manis jika seperti ini, duduk lah"


__ADS_2