Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab98#


__ADS_3

Min sedang berjalan mengelilingi taman, pakaiannya pun sudah diganti dengan pakaian yang lebih sederhana dan yang paling penting kepalanya tidak di penuhi dengan perhiasan yang menyebalkan itu, meski dengan riasan sederhana namun tak mengurangi aura ke agunganya, ini lebih baik, pada dasarnya perhiasan memiliki fungsi untuk menghias Dan menperindah diri, namun, jika did gunakan dalam jumlah yang berlebihan akan sangat tak baik Dan yah, tentu saja hanya akan membuat risih Dan report, selain merusak pemandangan, lehernya juga akan kuat memikulpuluhan tusuk rambut itu sangat berat itu, hanya orang gila yang mau melakukan hal konyol seperti itu, seorang min jiana?, tentu saja tak termasuk dalam hitungan dereten wanita terkonyol


"Nona, kita kan kemana" Ucap yu mi pelan saat melihat sang junjungan berjalan ringan menuju tempat yang belum di tentukan, huh baik lah, berkeliling istana ya?, tidak terlalu buruk, mari menikmati hari yang menyenagkan


"Kita akan ke taman, aku ingin melihat istana utama, bukankah hari ini para bangsawan akan datang, sedikit mencuci mata bukan hal yang buruk kan?, akan ada begitu banyak tuan muda nanti tampan," Ucap Min terkekeh pelan, ia hanya ingin berkeliling istana, dan yah menikmati keindahan yang ada,

__ADS_1


"Kau?, kau benar benar akan mencari kandidat selir untuk yang mulia kaisar nona?" Ucap fei yang, ia bahkan baru memahami situasi yang ada, fei yang masih tak percaya dengan apa yang ia dengar, selama ini nonanya selalu mencintai dan mementingkan segala hal yang bersangkutan dengan sosok kaisar es itu, namun kali ini?, sosok yang selalu mencintai kehilangan rasa, dan yah ia malah memilih untuk mendorong suaminya ke wanita lain, ini sungguh mimpi di siang bolong,


"kenapa tidak?, setidaknya mahluk itu tak menggu ku, dan yah siapa tau kita juga menemukan kandidat calon suami kalian, lihatlah para bangsawan itu, mereka sangat tampan dan menawan, jangan terlalu sungkan, mata juga wajib di manjakan, mari melihat hal yang indah indah agar kau awet muda dan berumur panjang" Ucap Min menggoda kedua pelayan, kenyataanya memang benar, melihat orang orang yang tampan akan membuat mu lebih bahagia, mari menikmati kehidupan yang sesunggugnya


"Aku juga, nona, aku akan mengikutimu selamanya, bagai mana bisa kau menyingkirkan kami dengan cara seperti ini, tidak akan ada yang menikah, kamu hanya akan berada di samping mu dan menemani mu sampai akhir kehidupan mu" Ucap yu mi cepat, ia adalah penghuni tumbuhan spiritual mana mungkin bisa menikah, ia tak akan bisa melakukan itu, ia hanya mahluk yang di ciptakan untuk setia, merasakan cinta?, menikah?, berkeluarga?, semua tentu saja mustahil baginya, yah sangat mustahip

__ADS_1


"Dasar gadis bodoh, jika kalian mengikuti seumur hidup kalian akan tua dan kesepian, dan aku tentu saja tak akan membiarkan kalian membuat ku pusing seumur hidup" Ucap Min terkekeh pelan, dua gadis bodoh yang masih begitu naif, kodrat seorang wanita adalah menjadi istri, dan yah tentu aja mereka harus menikah, merasakan cinta, hidup dengan nyaman bersama keluarga kecil yang bahagia, ia tak memimpikan hal yang lain, ia hanya menginginkan sebuah kebahagiaan bagi semua orang yang ia sayangi, min menghela nafas pelan sembari meneruskan langkahnya menuju taman istana utama


"Lebih baik begitu nona, lagi pula pelayan seperti kami bukanlah sosok yang membutuhkan cinta" Ucap fei yang, ia memang benar, seorang pelayan tak memiliki hak untuk itu, mereka hanya harus melayani, hidup dengan satu keinginan dan impian, yaitu melihat nona mudanya memiliki heidulan yang bahagia, hanya itu saja


"Hey jangan terlalu naif, kalian adalah gadis normal, dan tentu saja akan memiliki pasangan" Ucap min pelan, gadis begitu naif?, siapa yang bisa menolak dan mengatur sebuah perasaan?, saat cinta itu datang maka kau hanya akan menerima, percuma untuk menyangkal pada kenyataanya itu hanya akan membuat mu semakin sakit,

__ADS_1


__ADS_2