Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab97#


__ADS_3

Di sisi lain sebuah kerta yang terlihat cukup mewah berjalan pelan memasuki gerbang istana, yah seperti yang di ketahui, hari ulang tahun sang kaisar sudah sangat dekat dan sebagai utusan sudah sewajarnya mereka berada di istana ini


"Silahkan nona" Seorang pelayan wanita menyambut nona mudanya yang baru saja keluar dari kereta,


"Wow, timur lagi lagi berbohong, lihatlah?, ternyata istana Xianyang sangat mengagumkan, aku merasa sedikit prihatin dengan selera mereka, tempat sebagus ini di sebut sebagai tempat mengerikan?, yang benar saja?" Ucap sang gadis tersenyum senang, langkah nan gemulai membawanya mendekati beberapa orang yang akan menyambut kedatanganya, ia salah tamu sang kaisar, tentu saja ia harus di sambut dengan layak, sang gadis menekuk lututnya pelan, memberi gestur hormat pada dua wanita yang di yakini adalah orang berpengaruh dalam istana ini, ia tak pernah ke Xianyang sebelumnya, hal yang wajar jika ia tak begitu mengenal wanita wanita bangsawan ini, jadi jangan salahkan dia jika bersikap tidak wajar.


"Ternyata, rumor yang beredar benar adanya, nona kedua dari jendral Ling sungguh sangat cantik, penampilan yang begitu lembut dan sangat memikat hati" Ucap selir bai tersenyum lembut, seperti biasanya, para gadis akan sangat suka di sanjung, maka selir bai akan melakukan hal yang sama pada putri jendral dari perbatasan barat ini, ya namanya Ling Shi Linfu, hanya lah gadis yang baru menginjak usia 17 tahun, satu satunya jendral wanita yang ada di Kekaisaran Xianyang,

__ADS_1


"Terimakasih atas pujiaan selir, anda juga sangat menawan, dan yah seperti yang di rumor kan, istana Xianyang sungguh indah, bahkan di penuhi oleh keindahan² yang begitu memukau" Ucap Ling Shi lembut, ia tentu faham sebuah tata krama sebagai bangsawan, meski ia tumbuh dalam dunia militer namun ibunya juga tak akan membiarkan putri bungsunya menjadi putri yang tidak memiliki moral kebangsawanan, meskipun saat itu usianya masi begitu muda, namun dia tak akan pernah melupakan satupun hal yang berkaitan dengan ibunya tercinta, ibunya selalu mengajarkan tata krama seorang gadis bangsawan padanya,


"Berharap kelak nona ling bisa berteman baik dengan nona muda bai ini" Ucap Bai Huan dengan suara nan begitu lembut, Ling Shi hanya mengguk pelan sembari membalas senyuman nan menawan dari sang gadis yang berdiri di hadapannya, saat bibir indah itu menunjukan senyum bahkan itu sangat bertolak belakang dengan hatinya yang berkali kali berdecih kesal, rubah ini sungguh tau bagai mana cara menjilat, lihatlah?, ia bahkan sudah menunjukan betapa pentingnya ia, dasar gadis naif, tapi?, yah mau bagai mana lagi, persaingan istana sangatlah ketat, jangan salahkan mereka kejam, jika tidak kuat tentu saja dunia akan memandang mu remeh, pada kenyataannya yak akan ada cinta untuk orang yang tak berguna, kehidupan ini keras jika kau tak kuat kau akan terombang ambing di udara seperti layang layang yang putus dari talinya


"Suatu kehormatan bisa bertemu dengan kecantikan no 1 di Xianyang ini" Ucap liang shi dengan anggun, sebelum berangkat ia di paksa untuk menghafal semua yang bersangkutan dengan istana, dari itu ia dapat mengenali dengan mudah


"Ah baiklah, silakan nona Ling, pelayan akan mengantar mu ke vapiliun untuk beristirahat" Ucap Selir Bai pelan,

__ADS_1


"Mereka terlihat licik nona" Ucap Ling Xian yang merupakan pelayan pribadi milik Ling Shi, Ling Xian bukan hanya pelayan melainkan teman Ling Shi di kemiliteran, mereka belajar bersama hingga mendapat gelar yang cukup di segani, meskipun ia memiliki reputasi baik, ia tak akan meninggalkan hal yang sudah menjadi tugasnya, dan yah ia harus menjaga sang nona dengan baim


"Benar, kita harus berhati hati di sini, jangan sampai terlibat masalah apapun, tempat ini terlihat sedikit familiar" Ucap Ling Shi pelan, awalnya ia sangat tak ingin mendatangi Kekaisaran ini, namun ayah malah memaksa mengirimnya untuk menghadiri perayaan ulang tahun kaisar yang terkenal bengis ini,


sejujurnya ia sangat tak ingin ke istana, lebih baik ia berkeliling dunia mencari keberadaan yu fang yang telah menghilang dari Kerajaan young, ayah dan kakaknya tak mau menunjukan keberadaan yu fang, baik laj ling shi akan mencarinya sendiri, pasti ketemu.


"Persaingan istana dalam sangat sengit, ku harap nona tidak terlalu menarik perhatian, akan berbahaya jika salah satu pangeran menjadikan mu istri" Ucap Ling Xian pelan, ia tak ingin nonanya terlibat dalam hal rumit seperti ini, dunia kemiliteran lebih baik dari pada kehidupan istana dalam, mereka bahkan tak segan menyakitkan atau membunuh orang yang di anggap sebagai ancaman

__ADS_1


"Kau ini berlebihan, Ling Xian, di Kekaisaran ini sangat banyak wanita cantik, kau ingin mengejek ku ha?" Ucap Ling Shi mencubit pinggang Ling Xian sembari menggelitik pelayanannya itu


"Yah nona aku hanya memperingati mu, dan aku tentu saja tak akan membiarkan hal buruk terjadi pada mu, jika kau sekarat maka aku tentu saja tak memiliki sandaran hidup, dari itu mari selesaikan mereka dengan cepat" Ucap Ling Xian di sela tawanya, Ling Shi hanya bisa menggembungkan pipinya saat mendengar segala lelucon tak bahkan begitu konyol dari pelayan yang sampai saat ini ia anggap sebagai temanya sendiri, hingga Keduanya terlibat kejar kejaran dan pada akhirnya berujung dengan beristirahat di halamannya, benar benar menyenangkan bukan?, mari cari hal menyenangkan lainya di hari lain, jangan mudah putus asa, kau ke tempat ini memang di pasar, tapi?, orang tua mu tak mengatakan bukan?, jika kau tak bisa bermain, karena untuk saat seperti ini bermain adalah hal yang sangat ia inginkan, menghabiskan waktu dengan jalan jalan menghabiskan segala jajanan pasar yang menggoyahkan iman, hingga yang udah niat mau diet kagak jadi.


__ADS_2