
seketika udara semakin mencekam, Semua yang berada di sana hanya menjatuhkan rahang mereka saat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, dan apa itu?, apakah mereka memiliki gangguan pendengaran, namun ia dapat mendengar dengan begitu jelas ucapan sang kaisar?, permaisuri?, benarkah dokter muda berbakat yang berada di hadapan mereka ini adalah seorang permaisuri li?, permaisuri yang slalu di dampingi oleh segala rumor buruk, permaisuri yang tak di inginkan dan selalu di katakan mahluk lemah tak berguna?, hey, mengapa rumor mempermainkan mereka, kenyataan yang mereka lihat tentu berbeda jauh dari apa yang selama ini ia dengar, seorang permaisuri yang tak di ingkan?, huh yang benar saja?, jika tak di inginkan mengapa kaisar merepotkan diri untuk mencari keberadaanya, dan apa itu?, mahluk lemah tak berguna?, bahkan permasuli li adalah mahluk yang sangat berharga, memiliki wajah yang begitu indah serta memiliki hati yang baik seperti malaikat, yah tentu saja,
Dan hal yang membuat mereka terkejut adalah carasang kaisar berbicara, sangat lembut dan penuh perhatian, sejak kapan seorang kaisar tiran bisa bersikap begitu romantis?, kaisar zhou adalah kaisar yang selalu bersinar di medan pertempuran, kaisar yang selalu di rumorkan memiliki hati yang begitu dingin dan tak mungkin tersentuh, dan seketika menjadi sosok yang begitu lembut dan penuh perhatian gadis seorang gadis yang saat ini mereka ketahui bawa sosok permaisuri yang selalu di temani segala rumor buruknya, huh dunia memang benar benar mempermainkan mereka
"Ah yang mulia," Ucap min pelan, baik lah untuk saat ini ia tak boleh berdebat, ia harus menambah stok kesabaranya untuk menghadapi kaisar es yang tiba tiba datang ke chap ini, memang sedikit mengejutkan namun untuk saat ini ia harus tetap fokus pada penyelidikan dalang di balik kematian mendiang nyonya jendral, ia tak ingin terlibat masalah sekecil apapun, ia hanya ingin kembali ke neraka dengan nyaman mengapa ini bahkan sangat sulit?,
untuk beberapa waktu susana terasa begitu canggung, dalam sekejap udara terasa semakin dingin, dan min tentu saja sangat tak suka situasi seperti ini, menyebalkan, mengapa kaisar sialan ini menatapnya seperti itu, ia tak melakukan kesalahan apapun, yah kecuali meninggalkan hukuman dan kabur dari istana, itu saja.
ia berdehem pelan untuk memecahkan kecanggungan yang tercipta
__ADS_1
"Ah adik ke 2 apa yang kau lakukan di sana apa kau tak ingin menyambut kedatangan akak ipar mu ini?" Ucap min pelan, dan benar saja suara nan lembut itu berhasil memecahkan keheningan yang sempat berlangsung beberapa waktu lalu, kini semua orang beralih menatap pangeran ke dua yang berada cukup jauh dari sang kaisar dan permaisurinya, ini terlalu terburu buru, bahkan mereka baru mengetahui jika ketua badan pengawas yang selalu mereka kagumi ini adalah seorang pangeran kedua dari Kekaisaran Xiangyang, ini terlalu tiba tiba, dan tentu saja mereka tidak bisa tidak terkejut dengan kenyataan ini
"Ah maaf kan atas ketidak sopanan dan ketidak tahuan hamba yang mulia" Ucap pangeran kedua melangkah mendekat, ia menyatukan kedua tanganya dan membungkuk beberapa derajat sebagai salam hormat, sedangkan yu fang?, ia tentu saja masih berada di dalam keterkejutannya, ia hampir tak percaya apa yang ia lihat, gadis yang di rumorkan sebagai sampah mampu meyelamatkan begitu banyak nyawa, dan, bahkan menurut rumor yang beredar, sang kaisar sangat tidak menginginkan sang permaisuri,
namun, yang mereka lihat saat ini adalah kaisar yang begitu overprotektif kepada sang permaisuri, ah pada akhirnya rumor tetaplah rumor yang hanya menjadi bahan bualan kelas bawah itu, semua tak bisa di percaya
Pangeran lan berdehem pelan, yu fang segera tersadar dari keterdiamannya, ia segera menyatukan kedua tanganya dan membungkuk untuk memberi hormat pada kedua orang penting ini
"Ah Bangkit lah, buang segala formalitas, apakah adik ipar merindukan ku?" Ucap Min, mata kecil itu menyipit pertanda, terbitnya sebuah senyuman lebar di wajahnya yang hanya di tutupi topeng perak yang memang selalu menutupi sebagian wajahnya, dan bahkan itu tak luput dari pandangan tajam dari sang kaisar,
__ADS_1
dan entah kenapa ia merasa kesal saat permaisurinya dengan mudah memberikan senyuman itu pada orang lain sedangkan padanya?, ia hanya selalu mendapatkan tatapan dingin, dan di suguhi tatapan tajam dan sinis, menyebalkan, dan apa itu?, bahkan permaisuri hanya memakai topeng perak?, kemana pergi kain hitam pelindunnya selama ini, Min menarik nafas pelan ia harus melakukan hal yang harus ia lakukan, ia tak ingin rakyat kembali menjadi korban, baik lah mari buat semua orang semakin terkejut
"Untuk sementara waktu pajak di tindakan sampai kondisi desa dan masyarakat membaik, ah baik lah yang mulia hari sudah larut dan yang mulia terlihat lelah” Ucap Min dengan lantang
"Terimakasih atas kemudahan hati yang mulia permaisuri semoga dewa memberi kan permaisuri dan kaisar umur yang panjang dan kebahagiaan" Ucap para penduduk kembali bersujud, mereka merasa sangat senang dengan keputusan ini, mereka terlepas dari pajak yang mencekek ini, dalam keadaan sulit seperti ini jangan kan membayar pajak memenuhi kebutuhan saja sangat sulit, namun raja young tetap menaikan pajak dan yah mereka menderita dan jatuh dalam kemiskinan,
Min lagi lagi hanya menunjukan senyum lebarnya, dan dalam diam menarik tangan sang kaisar agar segera meninggalkan lapangan
kaki jenjangnya melangkah dengan anggun menuju kediaman yang di siapkan untuk sang kaisar, sepanjang perjalanan tak ada interaksi apapun di antara keduanya, hanya ada keheningan dan Susana yang begitu canggung, saat ini ia merasa terlalu enggan, jika ia membuka suara maka hanya akan berakhir dengan perdebatan dan untuk saat ini ia tak ingin terlibat perdebatan apapun,
__ADS_1
diam adalah pilihan yang baik untuk saat ini, meski tangan besar sang kaisar masih menggengam tanganya dengan begitu erat namun keduanya memilih tak terlibat percakapan sepatah katapun,
baik lah, untuk saat ini biarkan kaisar membawanya ke tempat yang ia inginkan, min juga sudah cukup leleh melawan, dan yah hasilnya tetap sama, min selalu kalah, kaisar menyebalkan, sekuat dan sekeras apapun Min berusaha untuk menang dari kaisar es ini, namun ia tetap biasa, sampai kapanpun ia tak bisa, benar benar hal yang menyebalkan, saat kau yang kuat seketika menjadi tak beradaya di depan lawan mu, benar benar hal yang paling mengesalkam bukan?