
Setelah menyelesaikan pencarian Min meninggalkan ruang angkasa dan yah hasilnya tentu saja sesuai yang dia harapkan, hari sudah hampir fajar, perapian pun sudah menyala dengan begitu ganasnya menembus kegelapan malam, dari kejauhan sudah terlihat api yang berjalan menyerupai gerombolan semut yang datang menyerang dan sepertinya para penyerang dari pihak musuh telah tiba, dan penawarnya pun sudah siap, saat semua persiapan sudah siap kini kita lihat bagai mana para pemberontak itu bisa bertahan dari racun yang di buat min, liat saja bagai mana cara seorang min jiana menghalau semua musuh yang dengan lancang mengusiknya
"Yang mulia" Ucap kepala pelayan pelan, saat Min masuk ke dapur, min beranjak mendekat untuk memastikan jika semuanya sesuai dengan hal yang ia inginkan
"Apakah semua sudah siap?" Ucap Min pelan, sembari memantau beberapa campuran yang harus di masukan sesuai dengan takaran yang pas, jika tidak maka, yah harus siap terkena racun, yah begitulah sebuah obat, jika di gunakan dengan berlebihan hanya akan menyakiti mu, karena pada dasarnya hal yang berlebihan adalah hal yang tidak baik
"Sesuai dengan yang Anda inginkan yang mulia" si kepala pelayan itu membungkuk pelan, untuk menyambut kedatangan sang permaisuri, ia sudah berusaha melakukan yang terbaik, mereka tentu saja harus membantu dengan segala yang ia bisa, saat seorang pemimpin memiliki semangat yang besar, maka bawahan pun tentu saja akan meme miliki semangat yang sama, dari itu lakukan apapun yang kau inginkan dengan penuh semangat dan keyakinan, yakinlah, selagi yang kau lakukan itu baik maka kau harus yakin jika Tuhan akan membantu orang yang berniat baik
"Ah baik lah, terimakasih kalian sudah bekerja sangat keras, kita tidak memiliki banyak waktu segera saring ramuan itu dan bagikan pada semua pengawal peperangan akan di mulai, dan jangan lupakan kalian juga harus meminumnya," Ucap min pelan,
"Hamba merasa terhormat karena telah dapat membantu chap militer dengan kemampuan hamba yang lemah ini" Ucap mereka serempak, Min tersenyum lebar dan mengguk pelan,
min menghela nafas pelan dan beralih menuju luar chap, melihat hasil kerja para prajurit, apakah sesuai dengan yang ia iginkan, Min menyertakan beberapa pelayan untuk membawakan ramuan yang mereka buat, agar para prajurit yang bertugas untuk menyabarkan racun tetap aman, Min mengangguk senang melihat ke gesitan para prajurit, mereka memang di latih sangat baik dan sangat bisa di andalkan, sesuai dengan yang ia inginkan
"Yang mulia" Ucap seorang jendral muda membungkuk memberi haormat, Min mengguk pelan menyambut salam itu dan segera menyuruhnya bangkit
__ADS_1
"Kita akan menghadapi mereka bersama, kita menagkan peperangan ini" Ucap Min dengan semangat yang menggebu, yah berperng ya?, meskipun ini perdana tapi tengus aja ia bisa melewati ini
"Jendral li, kumpulkan anak buah mu, segera minum ramuan ini dan yang lainya segera ke sayap timur, para pelayan sudah menyiapkan ramuan yang dapat membuat tubuh kalian tetap bertahan, kita harus menyelesaikan ini dengan cepat, pesta akan segera di mulai" Ucap Min dengan suara lantang,
"Ampuni kelancangan hamba yang mulia, namun pasukan pihak musuh sangat besar, dan sangat tak memungkinkan untuk kita memenagkan peperangan ini, hamba sedikit kawatir, akan lebih baik anda segera kembali ke istana" Ucap jendral li pelan, ia sudah memasuki berbagai peperangan namun saat ini mereka memang benar tidak memiliki persiapan apapun, siasat perang maupun prajurit yang cukup, jendral li sedikit gelisah melihat berapa banyak pasukan lawan, ia tentu saja harus mempertimbangkan keselamatan sang permaisuri
saat Min sibuk dengan jendral li, para prajurit berbaris untuk segera meminum ramuan yang di bawa Min, Min tau apa yang sedang sang jendral fikirkan namun keyakinan yang kuat pasti akan mendapatkan hasil baik
"Peperangan akan menang dengan keyakinan yang besar jendral, suruh bawahmu menyebarkan ini ke dalam seluruh perapian yang berada di cahp militer, 100 prajurit menyambut kedatangan musuh, dan 500 prajurit akan berjaga di sayap timur dan barat, Para pelayan akan menanti di dalam gerbang, dan yang lainya menjaga perapian, pastikan perapian menghasilkan kabut asap yang banyak, kita yakinkan hati dan fikirkan, jangan biarkan pemberontak merebut chap kita, kita harus mempertahankan chap kita ini" teriak Min lantang, membakar semangat seluruh prajurit, ia tentu saja tak bisa terlihat lemah, saat ini chap hanya mengandalkan mereka, jika mereka harus berakhir setidaknya harus terakhir dengan kebuah rasa hormat, yah memang begitu lah seharusnya, di masa lalu Min sudah terlanjur mati tidak hormat, ia tak ingin mati yang kedua kalinya dan jangan sampai ia mati konyol sekali lagi
"Ini.. ini adalah racun Xio Xue" Ucap jendral tak percaya, dari mana permaisuri mendapatkan racun ini, racun ini berasal dari Cina bagian timur dan racun ini akan sangat mematikan dan menyebar dengan sangat cepat, sang jendral menatap sang permaisuri dengan rasa kagum, permaisuri yang di rumor kan sampah adalah orang yang sangat cerdik dan berpengetahuan luas, bahkan sang permaisuri dapat meyusun strategi dengan spontan,
"Benar, pastikan seluruh prajurit memeinun ramuan yang di bagikan," Ucap Min tersenyum lebar
"Apakah ramuan ini adalah penawar racun xio xue yang selama ini belum di temukan" Ucap jendral kembali terkejut, bukan hanya dapat membuat racun namun sang permaisuri juga sudah menyiapkan penawarnya dengan waktu singkat, benar benar mengejutkan, bahakan permaisuri adalah wanita yang sangat cerdas, ia mampu menyelesaikan semuanya dalam sekejap, benar benar menyenagkan
__ADS_1
"Segera tebarkan racun, jangan sampai ada perapian yang tertinggal, jangan beri celah sedikitpun" Ucap Min lantang, yah perapi itu di gunakan untuk menyebarkan racun dengan cepat, jika asal beracu itu telah terhirup maka dapat di pastian jika si pengirup tak akan bisa berbuat lebih,
"Baik yang mulia" Ucap jendral li membungkuk hormat, para prajurit dengan semangat mengebu mulai menjalankan perintah.
Min berlalu menuju kediamanya untuk menggantikan pakaiannya, ia akan mencari keberadaan Kaisar dan ke dua adiknya, chap militer masih memiliki beberapa jendral yang dapat di percaya,
Sedangkan jendral li memerintahkan para bawanya untuk segera membakar bongkahan racun xio xue yang di berikan sang permaisuri, Setelah berganti pakaian Min kembali keluar, di lapangan para prajurit sudah berbaris rapi dan asap pun sudah mulai mengepul, di seluruh halaman chap
"Para prajurit ku, kita harus mempertahankan tempat kita ini, jangan gentar, karena mati dalam peperangan adalah hal yang mulia dari pada hidup dan menjadi seorang pecundang, ku ingatkan jangan ada yang tidak meminum ramuan yang ku buat, kita pertahankan chap militer kita, kita pasti bisa" Ucap Min keras membakar semangat para prajuritnya, min berdiri dengan gagah dengan pakaian perangnya, bahkan tidak akan ada yang percaya bahwa ia adalah permaisuri Kekaisaran Xianyang di anggap sampah itu
"Hidup permaisuri li" Teriakan itu terdengar dari ratusan prajurit yang berbaris rapi, mereka siap untuk berperang, meskipun mereka kalah dalam jumlah namun mereka tidak kalah dengan keyakinan, mereka sepenuhnya yakin dengan taktik permaisuri, mereka percaya bahwa kemenagan akan berada di pihak mereka, permaisuri sungguh gadis yang kuat cerdas dan jenius
Min perlahan meninggalkan lapangan menuju kuda yang telah di siapkan para pengawal, ia harus tetap mencari keberadaan suami serta adik adiknya
"Ampun permaisuri, akan lebih baik jika anda berada di dalam kediaman" Ucap sang Jendral saat melihat sang Permaisuri yang sepertinya sudah bersiap untuk pergi
__ADS_1
"Ku percayakan chap militer ini pada mu jendral li, serta jendral ling aku harus mencari suami dan adik adik ku" Ucap Min memacu kudanya dengan kencang menembus kegelapan menuju hutan untuk memastikan jika suami dan adiknya dalam keadaan baik baik saja.