Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab145#


__ADS_3

Ling shi ingin sekali mengais saat ini bagai mana tidak ia di paksa untuk kembali ke halaman untuk memulai perawatan agar tubuhnya fresh dan bercahaya di hari pernikahan itu


“Tunggu tunggu, yu mi, tunggu, jangan menarik ku, aku memiliki beberapa urusan” Ucap Ling Shi pelan, permaisuri tak tanggung tanggung mengirimkan pelayan pribadinya hanya untuk memastikan jika Ling Shi tak akan menolak perawatan yang di berikan oleh para pelayan, Ling Shi juga tau ini jelas bukan pelayan biasa, mereka akan mulai menyiksa ling shi, dengan alasan klasik yakni mengajarkan tata krama seorang calon permaisuri pangeran, benar benar


“Nona?”


“Yu Mi, tolong lah, aku hanya ingin mengambil surat ku, itu saja, bagai manapun, itu adalah surat dari Yu Fang bodoh itu, aku tak bisa diam saja saat dia selalu mengambil apapun yang ku punya”


“Redakan amarah anda nona, pelayan bawa calon permaisuri pangeran ke halamannya”


“Tapi Yu Mi?, surat ku?”


“Saya akan mengambilnya untuk anda nona, anda bisa tenang dan kemabli ke kediaman, anda tak boleh banyak berfikir jika tidak akan berpengaruh dengan kesehatan anda” Ucap Yu Mi tegas, dengan enggan Ling Shi segera meninggalkan halaman utama menuju halamannya untuk memulai perawatan menyebalkan ini


“Pengawal, geledah halaman nona muda Lin, untuk mendapatkan surat milik calon permaisuri pangeran” Ucap Yu Mi pelan namun begitu mendomisili dan langsung di patuhi oleh para pengawal, siapa yang tidak tau bagai mana mengerikan para pelayan dari paviliun bulan jika mengamuk, apa lagi Yu Mi adalah pelayan pribadi milik permaisuri, mengabaikan perintahnya berarti mencari kematian


“Pelayan rendahan kau fikir kau siapa seenaknya menggeledah halaman ku” Ucap Lin Li murka, ia adalah nona muda yang terhormat, bagai mana bisa di perlakukan begini, oleh seorang pelayan pula


“Mohon jangan mempersulit nona, saya hanya menjalankan tugas saya”


“Tidak tidak, aku tidak akan membiarkan siapapun menggeledah kamar ku,” Bentak nona muda Lin tak terima, enak saja dia adalah bangsawan kelas atas kerajaan Young bagai mana bisa patuh di bawah perintah seorang pelayan


“Nona Lin, katakan hukuman apa yang pantas untuk nona muda yang mengusik pelayan kepercayaan seorang permaisuri?, dan katakan hukuman apa yang pantas untuk seorang yang menipu dan menggoda seorang pangeran kekaisaran?, memalsukan surat, dan mencuri surat yang seharusnya bukan miliknya, nona Lin, saya faham anda masih terlalu muda dan naïf, akan lebih baik mengaku sekarang dari pada menyesal kemudian, tidak semua keinginan bisa di miliki saya sangat mengerti akan hal itu nona, namun jangan bermimpi terlalu jauh, akan lebih baik jika anda mengukur bayang setinggi badan anda” Ucap Yu Mi berdiri tegak dengan penuh kepercayaan diri, ia tak boleh gentar, meskipun saat ini ia sedang berada di kediaman jendral, ia harus tetap professional tugas adalah tugas, jikapun ia harus mengalami sedikit kesulitan itu hal yang wajar

__ADS_1


“Tidak paman, dia hanya memfitnah ku, tidak, aku tak melakukan itu” ucap nona muda lin membela diri, ia tak Terima jika ia di kalahkan oleh seorang pelayan, bagai mana bisa kedudukan pelayan bisa mengatakannya sebagai bangsawan kelas atas kerajaan Young


“Pelayan, lakukan” Ucap Yu Mi datar


“Mematuhi” ucap para pengawal langsung melesat menuju halaman yang di tempati nona muda Ling, para keluarga jendral tak bisa berkutik, pelayan ini bukan lah orang yang bisa di anggap remeh, bahkan jendral besar Ling hampir terkejut setelah mengetahui tingkat kutivasinya


“Pelayan yang sangat fasih” Komentar jendral muda Ling pelan, saat ini keduanya sedang berada di ruangan jenderal besar Lin


“Bahkan terlalu kuat untuk seorang pelayan”


“Benar ayah, para pelayan milik permaisuri memang sangat menakutkan, rumor itu sudah tersebar luas di seluruh kekaisaran.” Ucap jendral muda Ling pelan


Sedangkan Yu Mi ia memilih untuk tak mendengarkan perbincangan ringan antara sang jendral dan putranya, ia lebih memilih untuk berjalan menuju kediaman awan untuk melihat keadaan ling shi, apakah para pelayan melakukan tugasnya dengan baik, kening yu mi mengerut, ia baru saja sampai di depan pintu dan malah di suguhi dengan teriakan histeris dari sang calon permaisuri pangeran


“Nona,” Yu mi berucap pelan


“Ya, ya aku arus melakukan ini, tak bisa di bantah dan di tolak, ini dekrit kaisar, atas ide licik permaisuri, lihat saja aku akan mengajukan protes nanti, aku hanya ingin Yu Fang bukan menjadi seperti ini, aku akan membalasnya, dasar permaisuri menyebalkan, jika menikah maka tak perlu melakukan semua ini, ritual ritual ini, dan buku buku ini” Ucap Ling Shi dengan kesal menatap tumpukan buku di meja tak jauh darinya


“Nona, redakan amarah anda, teh ini akan membuat anda merasa tenang”


“Kau menyebalkan Yu Mi, jika ingin melayani ku mengapa harus sebanyak ini, kau sudah cukup jika ingin mengajarkan ku sebuah etika maka kau juga sudah cukup, aku bukan gadis jalanan yang tan tau bagai mana bersikap, meskipun sedikit aku liar ibu ku sudah mengajarkan ku etika seorang bangsawan sejak muda, aku tak memerlukan mereka”


“Sebagai calon permaisuri pangeran, anda harus mendapatkan perawatan yang baik dan belajar dengan baik pula agar tak mempermalukan sang pangeran di khalayak”

__ADS_1


“Kau semakin fasih Yu Mi ,menyebalkan, usir mereka keluar, lakukan apapun asal jangan menunggu ku, kau dan ling xian sudah cukup”


“Baik lah, Xian Mei Mei, kau bisa membantu nona menggunakan lulur ini”


“Baiklah jie” ucap Ling Xian pelan, bagai manapun mereka sudah biasa berinteraksi, Ling Xian pun sangat menyukai kehadiran Yu Mi, Yu Mi beranjak meninggalkan pemandian untuk menyingkirkan para pelayan itu


“jie jie?, bagai mana dengan keadaan yang mulia calon permaisuri pangeran”


“Memang sedikit merepotkan, kalian bisa beristirahat, dan lakukan hal yang bisa kalian lakukan” Ucap Yu Mi pelan


“Tapi?, bagai mana dengan calon permaisuri pangeran?”


“Aku akan mengurusnya, kalian bisa lihat kan jika dia sangat merepotkan, beristirahatlah, kalian telah menempuh perjalanan yang cukup panjang”


“Kau sangat perhatian jie jie, jangan lupa jaga kesehatan mu”


“Aku akan mengingatnya, ah Liu Yin, kau bisa minta pelayan dapur menyiapkan makanan untuk calon permaisuri pangeran?”


“ah tentu saja jie jie”


“Baiklah, semoga hari kalian menyenangkan” Ucap yu mi tersenyum lebar


“Semoga jiejie juga” Ucap ke empat belas pelayan itu memisahkan diri menuju ruang pelayan yang memang sudah tersedia di dalam lingkungan halaman ling shi

__ADS_1


__ADS_2