
"Sial" Ucap raja yong kesal membuang gulungan yang baru saja di berika oleh pelayanya, saat ini ia sangat murka, isi surat itu jelas jelas merendahkannya, dan permaisuri sialan itu?, apa haknya membuat seorang raja yong harus menghadap padanya?,
"Benar benar menyebalkan, pengawal cambuk budak ini," Ucap raja young murka, ia tentu saja tak bisa Terima jika pajak di tindakan, hal ini tentunya sangat merugikan istana, dari mana istana mendapatkan uang jika pajak tidak dari uang pajak itu?, lalu bagai mana kelangsungan hidup keluarga kerajaan jika bahkan untuk beberapa waktu pajak itu di tiadakan?, ia tentu saja tak akan Terima jika jatuh miskin hanya karena pajak yang di hilangkan
"permaisuri sampah itu mengambil keputusan yang sangat tidak tepat, meniadakan pajak itu adalah hal yang tak akan mungkin terjadi, dalam sejarah kerajaan manapun hal itu tak pernah terjadi" Ucapnya kesal, hey dalam sejarah kerajaan manapun tak ada yang nanya penghapusan pajak, dalam keadaan apapun pajak tetaplah harus di bayar, jika tidak tentu sja mereka akan merebut dengan paksa
"Tengakan dirimu yang mulia, marah hanya akan memperburuk ke adaan anda, lagi pula menurut rumor yang beredar permaisuri xianyang adalah permaisuri yang tak di inginkan, karena bodoh tak memiliki kemampuan, anda tak perlu merasa kesal, gertakan sampah itu tentu tak akan berpengaruh apapun" Ucap permaisuri yong mengelus punggung lebar suaminya, ia menuang kan teh dan sang raja mengambilnya, menyesap teh itu perlahan, yang dikatakan permaisurinya itu benar, untuk apa ia memikirkan hal yang sangat tidak penting itu
__ADS_1
"ah tentu saja permaisuri ku, aku tak akan mematuhi perintah itu, jika mereka mengancam dengan berperang maka aku akan menyambutnya dengan tangan terbuka, meskipu young hanyalah kerajan kerajaan kecil, tapi jika ada yang berani menantang tentu saja kerajaan yong akan menyambutnya dengan suka rela, kerajaan yong bukanlah kerajaan yang mudah di gertak" Ucap sang raja dengan angkuh, hey sadarlah dimana tempat mu, kau hanya raja di Kerajaan kecil, mana mungkin bisa di bandingkan Min yang merupakan permaisuri Kekaisaran Xiangyang ini, seharusnya kau tau di mana seharusnya kaki mu berpijak
"Minum lah teh ini yang mulia, anda harus meredakan amarah anda, dan yah, kita harus menyiapkan perencanaan yang sangat matang, meski permaisuri li hanyalah sampah yang tak berguna, namun kita tentu saja tak bisa meremehkan kekuatan kaisar zhou, ia adalah Kaisar yang sangat kuat, kita harus mengatur strategi dengan baik, menyusun rencana dengan matang agar mendapatkan hasil yang memuaskan" Ucap permaisuri young pelan, ia masih menggengam tangan sang raja dengan erat, sang raja tersenyum senag dengan usulan yang baru saja di ucapkan sang permaisuri, usul yang benar benar sangat berguna dalam keadaan seperti ini
"Kau benar permaisuri ku, kau sungguh paling mengerti aku, dan selalu memahami ku, membantu ku mencari jalan keluar dari segala masalah ku, setelah semua ini selesai aku akan memberimu gelar permaisuri seorang kaisar," Ucap raja yong memeluk istrinya dengan erat dan kembali tersenyum lebar
"tentu saja kau berhak permaisuri ku tercinta, di seluruh dunia ini tak ada wanita yang lebih berhak menjadi seorang permaisuri Kekaisaran, kau adalah wanita saya dan tentu saja kau harus memiliki gelar itu, dan menemani ku menikmati semua pencapaian itu" Ucap sang raja dengan begitu lembut, sang permaisuri menatap sang raja dengan malu malu, sembari mengguk pelan, hey sadarlah, semua hanya angan kalian saja, menjadi permaisuri Kekaisaran?, bahkan dalam mimpi pun kalian tak berhak memilikinya, ternyata begitu banyak manusia yang tak tau diri di sini
__ADS_1
"Hentikan" Ucap raja yong pelan, yah ucapan itu di peruntukan pada seorang pengawal yang sedari tadi mencambuk pengirim surat dari sang permaisuri, permaisuri sampah itu berani meremehkannya maka lihatlah apa yang akan ia lakukan,
"seret pengawal sialan itu keluar, dan kau, katakan pada permaisuri sampah itu, aku raja yong tak akan pernah mematuhi perintahnya dan aku tak akan pernah sudi menemui nya" Ucap raja yong dengan angkuh, dengan keyakinan yang besar tentu ia bisa melenyapkan Kaisar beserta permaisurinya, lagi pula raja yong akan meminta bantuan pada beberapa kerajaan yang masih memiliki sengketa dan kerajaan yang ingin menggulingkan kuasa sang Kaisar, jika mereka bersatu ia yakin jika ia bisa mengalahkan kaisar tiran itu, yah, sebentar lagi keinginannya akan terwujud, ia sudah sangat tak sabar menduduki singgasana seorang kaisar yang anggung, ia merasa jika dirinya adalah sosok yang lebih layak memimpin,
sang permaisuri memanggil kan beberapa penulis surat untuk menghadap, peperangan sudah berada di depan mata, ia tentu saja harus mulai melakukan persiapan bukan?
"Ah baik lah , kirim surat ini ke para Sekutu, pertemuan akan di adakan 3 hari ke depan" Ucap raja yong meninggalkan singgasananya
__ADS_1
"lihat lah, bagai mana cara ku menghancurkan mu, wahai kaisar zhou yang angkuh" Ucap raja young, dan setelahnya ia tertawa keras, berdiri meninggalkan siangasa menuju kamarnya, huh melawan permaisuri yang tak di inginkan tentu saja tak akan menghabiskan banyak tenaga, lebih baik ia bersantai, bermain main dengan para selirnya sebelum peran pecah,