
Dari kejauhan seseorang melihat interaksi ketiganya, terlihat begitu dekat dan sangat akrab, ia menghela nafas pelan, bahkan sang permaisuri tak pernah menunjukan wajah itu di hadapannya, ia merasa tak suka, tak suka jika permaisurinya dekat dengan pria lain, benar benar tak suka, namun?, sang permaisuri bukanlah gadis manis yang patuh, dia adalah permaisuri liar yang sangat sembrono, melakukan segala hal yang ingin ia lakukan tampa memikirkan dampak dari perbuatanya itu, huh lebih tepatnya ia adalah seorang permaisuri yang sangat percaya diri dengan kekuatannya,
lagi lagi sang kaisar hanya bisa menghela nafas, ia berharap bisa beristirahat dengan nyaman di sini, namun nyatanya malah melihat betapa dekatnya sang permaisuri dengan adik adiknya, dan sejak kapan permaisuri dekat dengan kedua pangeran ini?, pertanyaan pertanyaan yang tak masuk akal mulai mendatanginya.
sejak kepergian permaisuri ia selalu di datangi mimpi buruk, bahkan ia tak bisa untuk beristirahat walapun sejenak, dupa yang di kirimkan selir bai memang cukup membantu, namun dupa itu tak sepenuhnya menghilangkan kegelisahan itu, kegelisahan
yang bahkan tak memiliki sebab dan musabab itu, huh benar benar menyebalkan
ia ingin tenang dan tidur dengan nyaman, ia hanya ingin beristirahat dengan tenang seperti yang ia lakukan di valium bulan beberapa waktu lalu, ia merasa begitu nyaman saat menghirup aroma menenangkan dari tubuh sang permaisuri, ia tak menginginkan hal lebih, ia hanya ingin beristirahat sejenak apakah itu sangat sulit?
__ADS_1
"Ah sepertinya sudah larut kakak ipar, akan lebih baik jika kau beristirahat lebih awal, udara semakin dingin akhir akhir ini, semoga kau merawat tubuh mu dengan baik" Ucap yu fang pelan, ah ternyata gadis kurus ini cukup menyenangkan sangat ceria dan penuh kasih, pantas saja jika pangeran lan yang sangat sulit di dekati ini mau menjalin hubungan baik denganya,
meskipun pangeran lan adalah mahluk yang begitu ramah namun pangeran lan sangat pemilih dalam sebuah pergaulan dan kakak ipar mereka ini adalah wanita periang, dengan mudah membuat orang disekeliling mengaguminya
"Baik lah, kalian juga beristirahat lah ada banyak pekerjaan besok" Ucap Min menepuk bahu yu fang pelan, ia berdiri dan meninggalkan kedua saudara itu, memang, malam sudah sedikit larut, dan tentu saja iaharus kembali ke kamarnya, beberapa hal mendesak yang harus ia lakukan sekarang dan itu tak tentu saja tak dapat di tunda
"Srttt" Sebuah anak panah melaju dengan cepat ke arahnya, kaisar zhou yang menyadari ini segera terbang dan menepis panah itu menggunakan lengan bajunya
"Mencari kelinci yang belum kembali ke kandang" Ucap kaisar zhou datar, min menjerngit, ia tentu tau siapa kelinci yang di sebut kaisar ea ini
__ADS_1
"Hey kau selalu menyebut ku kelinci,lagi pula aku tak ingin mencari masalah, kembalilah dengan segala pekerjaan mu, tak perlu menguruai ku" Melipat tanganya di dada sembari membuang muka, ia sama sekali bukan kelinci, ia tak melompat sana sini dan ia juga tak memiliki telinga panjang seperti seekor kelinci
"Aku tidak mengatakannya" Ucap sang kaisar ringan, dan itu sangat menyebalkan bagi seorang min jiana, permaisuri yang baru saja di tindas oleh sang kaisar
"Kau!" Ucap min mengibas lengan bajunya kesal, sungguh menyebalkan bukan?, Jika bukan dirinya lalu siapa lagi yang belum kembali ke kediaman di malam selarut ini?, ia menghela nafas kesal dan berjalan cepat cepat meninggalkan sang kaisar
"jep jep jep" Anak panah kini berterbangan di udara, dan kali ini dalam jumlah yang cukup banyak, min masih terdiam tak belum faham akan stuasi
"Bukan waktu yang tepat untuk melamun nona" Ucap yu mi yang sedari tadi khwatir dengan diamnya sang nona, yumi dan min bisa berbicara dengan batin,
__ADS_1
Sedangkan Xio Li hanya diam tampa expesi, bisakah nonanya ini sedikit cerdas, saat panah melesat bukan waktunya melamun, apakah nonanya ingin mati berdiri?, Min tersedar namun sebuah anak panah kini berada tepat di depannya, min mundur beberapa langkah dan menghindari anak panah itu, tapi tunggu bukankah tadi ada banyak mengapa tinggal satu?, jawabanya adalah semua udah beres sama kaisar trus yang satu itu lolos dari Kaisar gitu deh
"Konyol" Ucap kaisar zhou ketus, hey bahkan min baru pertama kalinya mendengarkan kalimat yang memiliki tanda tanda kehidupan itu, baik lah untuk saat ini min tak ingin protes, huh baik ia berjalan meraihanak panah yang tergeletak di tanah, setelah di amati ternyata panah ini memiliki racun di ujungnya, dan min tau betul dari mana racun ini berasal, dan siapa pengirim panah ini, benar benar tak sabar rupanya