Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab154#


__ADS_3

Malam sudah semakin larut, dua bayangan berjalan dengan mengendap endap menuju kedua valium penting di istana ini, kedua bayangan itu tersenyum lebar saat tak ada penjaga atau pelayan yang berpatroli di sekitar sana


“Malam keberuntungan ku” Ucap Si bayangan sembaro terkekeh pelan,


Kepergiannya kali ini sangat mulus tampa hambatan, di luar istana juga sangat menyenangkan, seperti yang di harapkan perayaan kali ini sangat meriah, begitu banyak keindahan yang ia temui, si bayangan tersenyum sembari mulai memanjat tembok, dewi keberuntungan bersamanya, ia tak boleh lengah pada dasarnya keberuntungan dan kesialan memiliki jarak yang sangat tipis


“Istri” Ucap pangeran ke enam menatap bayangan hitam itu degan tatapan tajam,


Kedua bayangan yang tak lain adalah kedua permaisuri liar itu, keluar tampa pengawalan dan pemberitahuan, bahkan istana sudah gempar karena kedua permaisuri pangeran menghilang bagai di bawa asap pengawal sudah mencari ke seluruh sudut kota, namun bukan kedua permaisuri pangeran namanya jika tak bisa menghindar,


Istana menjadi heboh saat kedua permaisuri pangeran di kabarkan menghilang, dan yah para prajurit yang di kerahkan tak kompeten hingga tak bisa menemukan kedua wanita nakal itu, yah pada dasarnya keduanya bukanlah wanita sembarangan,


Para pengawal tentu saja tak akan dapat di bandingkan dengan kedua permaisuri pangeran yang hebat itu, bagai manapun keduanya adalah jendral perang yang ikut berpartisipasi dalam membabat habis para pemberontak yang hampir berhasil menguasai istana


“Ah, yang mulia” Ucap Fei Yang Linglung dan hanya menunjukan senyuman lebarnya, ia sudah memikirkan semuanya dengan menyeluruh sebelum memilih pergi

__ADS_1


Bagai mana mungkin ia ketahuan, masih di atas tembok lagi, pria ini sepertinya sudah menunggunya, oh tuhan semoga pangeran Lan mengampuninya kali ini, ia menyelinap meninggalkan istana, dan tentu saja sang pangeran Lan tak akan melepaskannya dengan mudah, sepertinya keberuntungan itu sudah habis dan di gantikan dengan kesialan yang tak terduga ini


“Apa yang anda lakukan di sini?” Ucap Ling Shi tersenyum dengan canggung,


Ia bahkan belum melompat, masih duduk di tembok dan sudah ada yu fang di bawah sana, ia bahkan tak menyangka jika akan tertangkap dalam keadaan seperti ini, bisakah menunggunya melompat turun dulu


“bukankah seharusnya aku yang bertanya?” Ucap pangeran Lan pelan, menengadah menatap permaisurinya dengan senyuman kecil, Fei Yang merasa merinding dengan ha itu, demi apapun pangeran Lan terlihat sangat menakutkan saat ini, terlihat tak akan melepaskan permaisurinya dengan mudah


“Ada banyak nyamuk di dalam kediaman” jawab Ling Shi asal, ia tak dapat berfikir dengan baik saat dalam stuasi mendesak seperti ini, Ling Shi menunjukan senyum konyolnya


Begitu banyak orang jahat di luar akan tetapi siapa yang bisa menghentikan istrinya ini?, meskipun ia tak ingin akan ada orang yang mengajak dan membawanya pergi meninggalkan istana, pengaruh adik dan kakak iparnya sudah sangat mendalam hingga mustahil di lepaskan


“Yang mulia, bisakah aku turun terlebih dahulu” Ucap Ling Shi pelan,


Bahkan Yu Fang tak melepaskannya, dan bahkan tak dibiarkan kembali menginjakan kaki di bumi, para pelayan melihat mereka, ini sedikit memalukan, ia hanya melompat asal tadi tapi siapa yang menyangka jika pangeran yu fang menyambutnya

__ADS_1


“Kau telah membuat semua orang kahwatir permaisuri, kau harus di hukum” Ucap pangeran Lan dengan nada berat dan segera menggendong sang permaisuri menuju paviliun


“Siapapun bantu aku” Ucap Kedua Permaisuri pangeran bersamaan, mereka tertangkap basa kabur dari istana, oh tidak kedua pangeran tak akan melepaskan mereka kali ini,


Kedua permaisuri terus saja meminta tolong namun sayang tak ada yang berani menghentikan langkah kedua pangeran, kedua permaisuri di bopong masuk dan langsung di hempaskan ke ranjang, tampa basa basi kegiatan di malam hari di mulai,


Kedua pangeran meluapkan emosinya ke tubuh kedua permaisuri mereka, kedua permaisuri ini sangat nakal, membuat mereka merasa selalu was was setiap saat, takut takut jika di tinggalkan secara tiba tiba, ling shi sudah mengatakan segalahal yang ingin ia katakan pada yu fang, sebelum menikah ia telah mengatakan jika yu fang membawa selir masuk ke halaman mereka maka ling shi akan menghilang, dan bahkan ling shi dapat memastikan jika yu fang tak akan pernah bisa menemukan keberadaannya meskipun mencari ke seluruh dunia,


Begitupun fei yang, meskipun ia tak terlalu memaksakan ke hendak, namun pangeran lan tentu saja kahwatir, bagai manapun permaisurinya berada di antara ling shi dan permaisuri li yang bahkan sangat anti dengan sebuah pengkhianatan, bagai mana jika keduanya memberi Fei Yang pengaruh yang buruk,


Banyak hal yang bisa di lakukan oleh mereka jika sudah bersama seperti membujuk Fei Yang meninggalkan pangeran Lan?, atau mencari selir pria yang tampan?, pangeran lan akan selalu menjadi bodoh jika mengenai fei yang, permaisuri yang ia dapatkan dengan susah payah,


Ia tentu tak akan pernah melakukan hal yang akan membuat permaisurinya kecewa, mengambil selir?, bahkan para nona muda itu tak dapat di bandingkan dengan Fei Yang nya, tak akan ada yang namanya selir, selamanya mereka tak akan pernah ada,


SELESAI….

__ADS_1


__ADS_2