
Di istana Kekaisaran, tepatnya di valium bulan fei yang sedang terdiam di gazebo, fei yang menatap langit malam yang kini semakin gelap, ia menghela nafas pelan, sang nona sudah meninggalkan istana untuk waktu yang cukup lama, ia bahkan tak tau kemana pergi nonanya, fei yang merasa sangat khwatir akan keselamatan sang nona jika di biarkan terlalu lama di luar istana, ia hanya bisa berdoa agar nonanya dalam keadaan baik baik saja
"Yang mulia apakah anda ingin minum teh" Ucap pelayan yang sedari tadi memperhatikan fei yang, yang sibuk melamun, para pelayan tak berani bertanya mengenai kegundahan permaisurinya (fei yang yang sedang menyamar), mereka masih memiliki rasa hormat untuk tak mengusik kehidupan pribadi sang permaisuri
"Ah tidak" Ucapnya pelan, jujur saja ia merasa sangat tertekan jika harus menyamar seperti ini, akan lebih baik ia menjadi seorang pelayan saja, pelayan yang cerewet, tampa harus berurusan dengan para teratai putih berotak licin itu,
menjadi seorang permaisuri gadungan sangatlah melelahkan bayangkan saja?, saat kau yang biasa melayani, tiba tiba menjadi objek yang dilayani, ia bahkan merasa sangat tidak nyaman dengan perlakuan para pelayan di valium ini, sangat merepotkan, ia bahkan sering merengek pada dewa, meminta nonanya cepat kembali, agar ia terlepas dari semua ini
"Siapa kau, aku baru melihat mu" Ucap fei yang saat beralih menatap si pelayan yang sedari tadi menamaninya, fei yang tentu mengenali para pelayan valium bulan, bahkan ia dapat menghafal namanya dengan begitu lancar, tapi pelayan ini?, mengapa fei yang merasa tak pernah melihatnya,
"Pengawal" Ucap fei yang sedikit berteriak, hey saat ini baya berada di depan mata, tentu saja ia tak bisa diam, ia tak ingin kehilangan nyawa saat bahkan sang permaisuri meninggalkan istana, dan yah, ia tak ingin mengambil resiko, membiarkan penyusup di valium sama saja dengan percobaan bunuh diri, lagi pula saat ini menjaga valium adalah tugasnya
"Hey diam lah, aku adalah bawahan nona" Ucap si pelayan setengah berbisik, dengan gerakan cepat ia mengeluarkan token tanda pengenalnya
__ADS_1
"Yang mulia Permaisuri" Ucap pengawal yang baru saja datang
"Ah aku melihat ada ular di sana" Ucap fei yang menujuk semak semak yang berada tak jauh dari gazebo, para prajurit langsung mendekati tempat yang di tunjukan olehnya, dan mencari seekor ular yang pada dasarnya tidak ada, huh untung saja si gadis pelayan menjelaskan dengan cepat, jika tidak ia sudah berakhir dengan penjara, huh, untung saja
"Ah baik lah, pelayan bantu aku kembali ke kediaman"
Fei yang masuk ke kediamannya dan membuka ruang rahasia yang berada di balik rak buku, meski valium bulan aman namun ada kemungkinan jika ada beberapa penyusup di sini, ia harus mendengar penjelasan lebih lanjut dari sosok yang di kirim nonaya ini,
"Katakan siapa kamu" Ucap fei yang membuka cadarnya, ia kesulitan bernafas karena menggunakan dari ini seharian, menyamar adalah hal yang sangat merepotkan, jika kalian memiliki pilihan maka jangan mau menjadi pemeran pengganti, sangat tak nyaman dan membosankan
Fei yang terkekeh pelan panggilan nona sungguh tak pantas untuk pelan sepertinya, ia hanya gadis pelayan, panggilan nona sangat agung dan ia tentu tak bisa menerima keagungan itu
"Siapa namamu"
__ADS_1
"Yu mi nona"
"Ah baik lah Yu Mi, ku fikir kau tak perlu memanggil ku dengan begitu sopan, kita sama sama pelayan nona, bersikaplah lebih pantas, nama ku Fei Yan kau bisa menggil ku jiejie karena kau terlihat lebih muda dari ku" Ucap Fei Yang menepuk bahu yu mi, lagi pula memilki adik bukanlah hal yang buruk bukan?, setidaknya Fei Yang memiliki teman untuk menghabiskan hari hari membosankannya ini, ia sangat terharu atas segala perhatian yang diberikan nonanya, mengirimkan seorang teman agar Fei Yang tak mati kebosanan, ini tentu saja hal yang sangat di syukuri oleh fei yang, akirnya ia miliki teman untuk berbagi cerita
"Baik lah Fei Jie, apa kau ingin menceritakan apa yang terjadi selama nona pergi?" Ucap yu mi pelan, meski yu mi sudah berusia ratusan tahun, namun tubuh manusianya yang masih terlihat begitu muda, jadi tidak akan masalah jika ia memanggil fei yang dengan sebutan kakak perempuan (jiejie), lagi pula selama ini yu mi hanya sendiri menjaga tumbuhan spiritual itu, ternyta memiliki saudara cukup menyenangkan, kau bisa bercanda dan berbagi cerita dengannya
''Hm sebenarnya tidak banyak, hanya usaha memberi sup beracun, mengirim dupa beracun dan beberapa kali mengirim pembunuh bayaran" Ucap Fei Yang ringan seakan segala hal itu bukan hal yang sulit baginya , beruntung min sudah membekalinya ilmu bela diri dan mengajari beberapa hal tentang racun, jadi Fei Yang bisa mengenali racun dengan cepat hingga dapat bertahan hidup sampai sekarang
"Lalu?" Ucap Yu Mi terdengar antusias, beruntung pelayan valium bulan memiliki kemampuan yang di atas rata rata hingga mengatakan beberapa hal menyeramkan itu seolah sebuah lelucon, penyerangan di valium ini sudah terjadi beberapa kali namun bahkan para penghuni istana tak ada yang menyadari, para pengawal valium bulan tentu saja dapat mengatasi mereka
"Seperti yang kau lihat saat ini, beruntung nona membekali kami pengetahuan yang cukup" Ucap Fei Yang dengan bangga, Fei yang sangat senang karena bisa bercerita banyak dengan gadis ini, selama kepergian sang nona Fei yang hanya sedari dan para pelayan tak pernah di izinkan masuk ke kamar, ia tak ingin penyamarannya terbongkar, meskipun valium bulan aman, tapi ia tak ingin mengambil resiko saat ada penyusup di antara mereka, dari itu ia memilih jalan aman saja, menjalani segala peranya dengan baik
"Nona memang gadis yang sangat hebat, apa kau sudah mendengar istana yong yang lenyap dalam semalam?, itu perbuatan nona kita" Ucap Yu Mi bangga menceritakan pengalaman sikatnya, memang ia baru mengenal min beberapa bulan ini, namun yu mi paham betapa menyenangkan menjelajah bersama sang nona yang berjiwa bebas dan baik hati ini, tapi, jangan pernah mencoba untuk men mancing kemarahanya, karena bahkan ia bisa menjadi mahluk yang lebih menyeramkan dari iblis
__ADS_1
"Benarkah?" Ucap Fei yang yang malah terkejut, ia tau jika noananya hebat, namun ia tak mengapa jika sang nona bisa meratakan sebuah kerajaan dalam 1 malam, ini benar benar kejutan
"Kau berexpesi berlebihan sekali Fei jie" Ucap yu mi terkekeh pelan, melihat wajah imut pelayan peribadi noanaya ini,