Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab131#


__ADS_3

"Bagai mana bisa?" Ucap ling shi pelan, saat ini keduanya telah berada di mansion jendral, mereka tak sengaja bertemu di tepi hutan dan seperti biasa ling shi akan menempeli Min saat bertemu,


Ia tak menyangka jika saat ini min kembali ke mansion jendral sepertinya perselisihan antara mian li dan keluarga jendral sudah berakhir, ling shi tentu saja senang mendengar kabar itu,


"Sudah lah, lupakan saja, bagai mana dengan usahamu?, apakah berhasil? "Ucap Min sembari menyesap tehnya, kali ini tak ada lagi kain hitam yang menutupi wajah cantiknya, ia membuang kain itu, membuang seluruh kisah kelam dan kisah pahitnya bersama kain hitam itu, toh wajahnya bukan hal yang harus di rahasiakan, Ling shi menggeleng pelan sembari menghela nafas berat


"Ternyata melupakan sang cinta sangat menyakitkan, kau tau jie?, aku sudah berusaha sekuat tenaga tapi lihat lah aku gagal lagi, hati ku hanya menginginkannya, aku benar benar bodoh ternyata" Ucap ling shi terkekeh pelan, ia bahkan tak bisa melupakan yu fang bodoh itu walau sebentar, cinta memang benar benar gila,


"Nona" Teriakan melengking itu kini memenuhi valium teratai, kini kedua pelayan itu langsung berlari mendekati wanita yang sangat mereka rindukan ini


"nona ling?, ternyata kau disini? " Ucap fei yang menggembungkan pipinya kesal, ia sudah menunggu nonanya kembali istana, namun siapa yang menyangka jika nonanya memilih untuk kembali ke mansion jendral ini?, tak masalah tak perduli bahaya apa fei yang akan selalu mengikuti nonanya sampai ajal memisahkan mereka


"Fei yang kau baru tau, kemana saja kau selama ini?" ucap ling shi mengejek,


"Hehe nona, aku merindukan mu, kau tidak apa apa kan, mereka tak menindas mu kan? " Ucap yu mi pelan, ia sudah mendengar cerita keluarga chen dari fei yang, dan tentu saja ia tak akan membiarkan nonanya di tindas


"kau berlebihan sekali nona, aku tak mungkin menyakiti kakak ku dan calon kponakan ku, meskipun di masa lalu aku jahat tapi aku sudah bertobat ya" Ucap chen ling ketus,enak saja siapa yang berani menindas putri pertama dari seorang jendral chen, yu mi hanya menatap kedua nona muda itu miring, apakah Fei yang berbohong padanya, dan apa tadi nonanya?, calon kponakan, itu berarti?


"nona anda" Ucapan yu mi terpotong oleh suara kesal dari seorang chen ling

__ADS_1


"Kakak, bukankah tabib sudah mengatakan jika kau tidak di izinkan meminum anggur" Ucap chen ling sewot saat melihat beberapa kendi anggur yang tergelatak di atas meja,


"Adik ke tiga, aku hanya menyicip sedikit" Ucap min pelan, ia hanya meminum beberapa gelas, ia tak akan mabuk dengan mudah


"Kakak, kau tak boleh ceroboh, keadaan keponakan ku sedang lemah di sana, aku tak ingin keponakan ku mabuk" Ucap chen ling menggembungkan pipinya, ibu hamil sangat di larang mengkonsumsi Alkohol tapi kenapa kakak pertamanya ini sangat keras kepala


"Apa yang sedang kalian bicarakan? " Ucap ling shi yang sedari tadi melihat interaksi ketiga gadis chen ini


"Nona muda ling, aku yakin kau kan yang membuat kakak pertama minum anggur?,"


"Aku hanya ingin merayakan pertemuan kami"Ucap ling shi polos, pada kenyataannya ia memang tak mengerti dengan pembicaraan tiga bersaudara ini


"Di masa depan jangan biarkan kakak pertama mendekati anggur, tidak baik untuk bayi kecil di dalam perutnya"


"Kakak pertama sedang mengandung, jadi mohon bantuannya untuk menjaga kesehatan kakak pertama" Ucap chen qing pelan


"Benarkah?, ada bayi di sini? benar benar bayi?, bagai mana bisa?," Ucap Ling Shi memegangi perut Min


"Apakah ibu selir dan kaisar tau? " Ucap ling shi menggebu, ia ingat dengan permintaan pangeran ke sembilan beberapa bulan lalu, tak menyangka secepat ini,

__ADS_1


Kini ketiga gadis chen terdiam seketika, tak ada yang berani menyebut nama itu di mansion, nama itu bagai larangan, mereka tak ingin melihat kesedihan di wajah kakak tertuanya


"Nona, kaisar pasti senang, ia hampir gila mencari mu" Ucap Fei yang pelan, sedangkan min bahkan tak menggubrisnya sama sekali


"Kau kabur lagi?, sungguh permaisuri tidak baik, aku akan mengantarkan mu kembali ke istana, kau tak boleh seperti ini, aku tak ingin keponakan ku kelelahan karena kau yang suka sekali kabur kuburan" Ucap ling shi,


"Kakak pertama tidak akan kembali ke istana, keponakan kecil akan menjadi penerus keluarga chen, dan tidak akan kembali ke sana" Ucap Chen Ling menggebu,


Tentu saja mereka hampir kewalahan membujuk Mian Li yang mengurung diri, kedua gadis chen itu pun tau maslah yang menimpa kakak pertamanya, mereka turut marah mengingat jika kakak tertua mereka hanya di jadikan sebagai alat balas dendam, sebagai seorang wanita tak ada yang bisa menerima jika cinta tulusnya hanya di jadikan lelucon, pergi adalah pilihan untuk memberi pelajaran,


ia berharap setelah ini tak ada lagi yang namanya menikah paksa, yang lalu biar berlalu, Mian li sudah melupakan hal itu, ia ingin hidup tenang, tampa sosok kaisar pun mian li bisa hidup dengan penuh cinta dan ia juga akan mendidik anaknya kelak, tak ada dendam, hanya ada rasa kecewa yang mendalam, memang mengobati luka tak semua membalikan telapak tangan, biarlah cerita ini usai dengan seiring perjalanan waktu


"Ta.. " Ucap Fei yang tergagap, apa mereka melakukan kesalahan?, mengapa ketiga nona chen memasang wajah gelap mereka, apa mereka menahan kentut?, konyol


"Kepala ku sedikit pusing, biarkan aku beristirahat sejenak, A fei antarkan nona muda ling ke kamar tamu, kau bisa kembali ke kamarmu setelah nya" Ucap Min segera meninggalkan gazebo menuju kamarnya,


nama itu bahkan sangat sensitif baginya, air mata itu kembali turun tampa bersuara, hatinya sakit, sakit saat mengingat jika ia harus meninggalkan orang yang ia cintai, tapi?,


"Aku akan mengantarkan kakak pertama" Ucap chen ling berjalan cepat mendekati min, min hanya terseyum dan setuju, chen ling menunjukan senyum lebarnya dan berjalan pelan mengikuti langkah sang saudara perempuan

__ADS_1


"Nona muda ling, ada beberapa hal yang akan saya bicarakan dengan anda, kau bisa kembali ke kamar mu fei yang"


"Baik nona" Fei yang dan yu mi berjalan menuju kamarnya, yang masih berada di dalam valium teratai ini, ia masih tak mengerti dengan semua ini, nona mereka hilang tiba tiba, keluarga chen pun mendadak menjadi keluarga yang hangat, sebenarnya apa yang telah terjadi?, apa yang telah ia lewatkan


__ADS_2