
Hari beranjak senja min masih menikmati semilir angin lembut dari atas bukit, ah pemandangan terlihat begitu indah dengan rumah penduduk dan hutan yang menghijau, tak lupa dengan bangunan yang ia musnahkan semalam, seperti titik hitam di antara indahnya pemandangan,
Min menghela nafas pelan, waktu berjalan begitu saja, tak terasa sudah cukup lama ia meninggalkan istana, tentu ia harus kembali untuk menyelesaikan segala urusannya di, mayor jenderal chen, ia harus menyelidiki sebab kematian ibunya, tidak mungkin ibunya mati tampa sebab, lagi pula jendral sangat menyayangi istrinya, jendral tak pernah memperlakukan sang istri dengan buruk, sialnya mengapa Mian Li tak memberikan memori tentang ibunya, yang ia ketahui hanyalah Mian Li kehilangan ibu di usia 10 tahun, di asingkan, di hina dan menikah, itu saja, tak ada ingatan masa kecil bersama sang ibu, yang min ketahui hanyalah sebuah penderitanya saat sudah menikah, menyebalkan bukan?, saat kau harus melakukan suatu hal yang bahkan kau sendiri tak tau sebab musababnya, ini sangat memusingkan dan tak ada petunjuk sedikit pun
"Ah nona malam sudah larut, akan lebih baik jika kau segera kembali ke chap," Ucap yu mi pelan, saat ini bahkan min tak memiliki niat untuk kembali ke chap,
"Ah ia aku hampir melupakannya Yu Mi" Ucap Min terkekeh pelan, sedang kan Xio Li hanya diam dengan wajah datar namun angkuh kebanggaannya, ia merasa menjadi mahluk yang benar benar tak berguna di hadapan tuanya ini, tak memiliki tugas menantang dan bahkan sang nona suka menyuruhnya melakukan hal hal konyol, seperti mengkap ikan, mencari cacing tanah dan mengambil telur kodok, ini sungguh penghinaan besar bagi seorang raja hutan yang berkuasa, apakah nonanya ini tak memiliki pekerjaan yang lebih berguna?, huh sepertinya tidak
"Yu Mi kau ku tugas kan untuk mengawasi Fei Yang di istana, bawa ini sebagai tanda pengenal mu" Ucap Min mengulurkan plat pengenal, pertandaa yu mi adalah salah satu orang kepercayaanya di valium bulan, ada banyak hal yang menggangu pikiran Min mulai dari keadaan selir kelima, keselamatan fei yang bahkan para rubah yang sedikit merepotkan itu,
"Mengapa harus di awasi?”
"akan ada banyak bahaya yang selalu menantinya, kau bertiga untuk menemani dan menjaganya" ucap min pelan, ia juga sudah tau penyamaran bahwa fei yang sudah di ketahui Kaisar namun sang kaisar mememilih untuk tetap diam tak ingin memberi kesempatan pada musuh untuk memanfaatkan hal ini,
"Ah baik lah nona"
"Kau, Xio li rubah wujud mu menjadi kelinci yang manis" Ucap Min entah kenapa ia ingin melihat kelinci saat ini, lagi pula xio li adalah binatang spiritual tingkat tinggi tak maslah bukan jika ia merubah wajud menjadi seekor kelinci, setidaknya itu dapat menghibur min
"Kelinci?, mengapa harus menjadi kelinci?" Ucap xio li tak percaya bagai mana di harimau putih yang berkuasa dan legendaris berubah wujud menjadi seekor kelinci, bisakah ia melakukan hal yang sedikit lebih berguna, seperti menjadi pengawal kuat, atau setidaknya, mintalah ia menjadi seekor harimau yang ganas, agar tak mempermalukan leluhurnya
__ADS_1
"karena aku menginginkan mu menjadi kelinci " Ucapnya ringan,
"hey kau jangan selalu menolak, kau selalu menolak melakukan ini dan itu, jadilah hewan kontrak yang baik seperti ku ini" Ucap Yu Mi membanggakan dirinya
"Gadis cerewet ini sungguh menyebalkan"
"Hey kucing angkuh, aku mengatakan yang sebenarnya, kau selalu saja membanah keinginan nona, jadilah kucing kecil yang lebih penurut, agar nona menyayagimu" Ucap Yu mi sinis
"kau, dasar gadis menyebalkan"
"kau, kau, kau pria paling bodoh dan menyebalkan di dunia ini, reputasi mu selamai ni hanyalah sebuah omong kosong" Ucap yu mi kesal, hey dia adalah gadis yang imut dan sangat menyenangkan bagaimana bisa pria angkuh ini mengatainya
''Selain aku siapa pria yang kau tau?, mawar tua cerewet” Ucapan Xio Li memang benar adanya, selain Xio Li siapa lagi pria yang gadis yu mi ini kenal, ia sudah terkurung di pohon spiritual itu selama ratusan tahun, tak memiliki waktu luang untuk melihat seorang pria tampan sepertinya
''Ide yang sangat buruk" Ucap yu mi menggembungkan pipinya tak setuju, ia tak ingin hidup bersama pria angkuh ini, lagi pula ia hanya akan mengabdikan seluruh kehidupannya pada sang nona
"Baik lah baik lah, awas saja jika benci berubah jadi cinta, yu mi kembali ke ruang angkasa kau hisa bersiap dan lakukan tugas mu dan Xio Li jadilah kelinci, aku tak ingin mendengar keributan kalian kepala ku pusing sekarang" Putus min
"Apa yang bisa kami bantu nona"
__ADS_1
"Kalian bisa membantu ku dengan diam dan biarkan aku bernafas dengan tenang tampa keributan kalian"
"Ah baiklah nona, seperti kesabaran mu hampir meledak aku kembali sampai jumpa" Ucap yu mi segera kembali ke ruang angkasa, sedang kan xio li menjadi seekor kelinci, min memungut kelinci itu dan menggendonya dan berjalan riang menuju chap militer
"Kakak dari mana saja?" Ucap pangeran lan dengan wajah khwatir, kakak iparnya sudah menghilang sejak pagi walapun mereka tak bisa meremehkan kekuatan yang min miliki, namun sebagai adik ia akan selalu khwatir dengan keadaan kakaknya
"Ah adik ke 2 kau terlalu khwatir" Ucap min terkekeh pelan
"adik ke 2 apa kau tak ingin mengajak ku makan malam, aku sudah merasa lapar sedari tadi" Ucap min pelan,
Pangeran lan hanya tersenyum kecil dan meminta pelayan untuk menyiapkan jamuan makan
"Ah ia aku tak melihat yang mulia Kaisar, kemana dia?" Ucap min mentap sekeliling, sejak tadi ia tak melihat batang hidung sang kaisar es kemana dia?, mungkinkah ia sudah kembali ke istana?, sepertinya tidak
"Masih melihat beberapa dokumen militer" Ucap pangeran ke 6 "hey kelinci ini lucu sekali " Ucap pangeran ke 6 gemas dan malah memeluk kelinci itu dengan erat, setelah beberapa saat bersama tidak ada kecanggungan lagi di antara mereka, lagi pula min tak akan pernah membiarkan peraturan Kekaisaran yang tak masuk akal itu mengikatnya.
"Aku tak bisa bernafas" Itu suara xio li yang terhubung langsung dengan batin min, min hanya terkekeh pelan lihatlah bertapa konyolnya seorang Xio Li harimau putih yang berkuasa menjadi seekor kelinci manis
"kau bisa memberikannya makan adik" Ucap Min mengulurkan wortel ke arah yu fang, dan di sambut dengan senyum lebar oleh yu fang
__ADS_1
"Hey aku tak akan memakannya, tuan kau sungguh keterlaluan" itu rengekan dari sang Xio Li yang tidak bisa menerima perlakukan buruk yang ia dapat, ia adalah mahluk yang terhormat bagaimana bisa ia bisa menahan semua ini?
saat Xio Li menagisi nasib buruknya, kedua pangeran bahkan masih begitu bersemangat menggodanya, yah tentu saja kedua pangeran itu tak mendengarkan ratapan hati seekor harimau yang di hakimi