
"Selir pria?" Ucap yu fang menatap kakak iparnya tak percaya, apakah ia tak salah dengar? hal langka yang bahkan daratan mana pun pastinya tak ada sejarah mengenai seorang selir peria, dan apa itu?, kakak iparnya ingin menjadi selir peria, dan bersamaan mencari selir wanita untuk sang kaisar?, yang benar saja?
min menatap keduanya dengan bergantian, setelahnya ia mengguk dengan penuh keyakinan, ia akan mencari selir pria jika kaisar es itu setuju memilih selir, yah bagai mana pun min adalah seorang wanita dan istri, ia bahkan tak sudi membagi milknya dengan orang lain, dari itu, saat pasangan membagi cintanya maka kau harus membaginya jiga, jangan mau kalah dengan takdir, pada kenyataanya kebahagiaan haruslah di perjuangkan bersama, cinta harus lah memiliki timbal balik, jika tidak?, maka yah akan lebih baik untuk saling melepaskan bukan?, kenyataan hidup tak seindah drama, yang memiliki akhir yang bahagia, oh tidak, jika semua kehidupan hidup berakhir sama lalu mengapa?, mengapa begitu banyak kasus bunuh diri, begitu banyak kasus perceraian karena orang ketiga dan yah begitu banyak wanita yang menjadi korban dalam rumah tangga, jika kau tak menginginkan hal itu terjadi pada mu, maka jadilah wanita yang kuat, jadilah wanita yang cerdas yang tak mudah di kibuli oleh mahluk yang bernama pria itu
yu fang menggeleng pelan sembari menatap kakak iparnya deng tanya, apakah ini kenyataan?, mencarikan seorang selir pria?, hih kakak iparnya sungguh sesuatu, dan apa itu?, mencari seorang selir pria?, dalam sejarah kerajaan mana pun tentu saja yak ada hal yang seperti itu, seumur hidupnya seorang permaisuri hanya memiliki 1 suami yaitu raja atau kaisar, selir hanya di perungukan untuk kaisar atau raja, sedangkan para permasuri?, mereka hanya di wajibkan untuk setia dan melayani sang kaisar semampu mereka, huh kakak iparnya ini memang pemberontak aturan
__ADS_1
"Kakak, bagai mana bisa begitu?" Ucap pangeran lan protes, hey ia tentu tak akan membiarkan kakaknya mencari selir pria, ini adalah hal yang sangat tak pantas dan menyalahi aturan leluhur yang selalu mereka agung agungkan, masalah ini bermula dari dirinya dan pangeran lan tak akan membiarkan kakak iparnya menderita lebih jauh lagi, ia tak ingin membuat rumah tangga kakaknya semakin jauh hanya karena masalah yang berounce dari dirinya
"Tentu saja bisa, lagi pula, hal apa yang tak bisa ku miliki?, jika aku menginginkanya maka tentu saja harus ku dapatkan, adik ku tersayang, kau hanya perlu melihat dan menyaksikan apa yang bisa ku lakukan jika ada yang berani menyentuh orang orang yang ku sayangi, lagi di mata ku semua orang memiliki hak yang sama, entah itu suami ataupun istri, rakyat jelata atau pejabat negara, mereka berhak untuk sebuh kebahagian, bukan begitu?, lagi pula jika suami membagi hatinya pada wanita lain apakah istri harus tetap diam?, mengais?, mengurung diri dan paling gilanya bunuh diri, hey itu tentu saja tak pantas di lakukan dan sebuah pilihan yang sangat bodoh, jika suami mencari yang selir maka sebagai istri juga harus mencari selir untuk dirinya, membahagiakan orang lain itu boleh di lakukan, namun jangan sampai kau menyakiti dirimu sendiri hanya untuk membahagiakan orang lain, karena pada dasarnya manusia adalah mahluk yang serakah dan sangat mudah lupa diri, dari itu tak perlu pikirkan segala omongan orang tak penting itu, lakukan apa yang menurutmu benar dan membuat mu bahagia, jika pria bisa bahagia dengan memiliki banyak istri mengapa wanita tidak?, ah ternyata aku sudah terlalu banyak berbicara omong kosong, hm baik lah mari lupakan soal itu, dan aku hanya bisa berharap kalian tak seperti itu, jika kalian berani mencoba maka aku akan dengan senang hati mempengaruhi para adik ipar untuk mencari selir pria yang lebih tampan, membuat harem yang menyenangkan, menghabiskan waktu dengan bermain, kalian tentu tau bagai mana mengerikan pembalasan dari seorang istri yang teraniaya bukan?," Ucap min dengan penuh semangat, beberapa saat kemudian ia berdehem pelan, huh ia sudah begitu banyak mengatakan omong kosong ternyata, huh mari lupakan hal itu dan bahas hal yang lebih penting, hm contonya perkembangan atas penyelidikan pemberontak yang bermarkas di dalam hutan yang bahkan tak di ketahui
"ah ia, adik ipar bagai mana pencarian markas itu?, apakah memiliki kemajuan?" Ucap min pelan, ia menuangkan teh ke dalam cangkirnya, menyesapnya perlahan, ia sudah begitu banyak berbicara tadi dan yah ia menjadi sedikit haus
__ADS_1
"Ah baik lah adik, kau harus tetap bersemangat karena aku sepenuhnya mendukung mu, dan berjanjilah kalian harus pulang dengan selamat" Ucap min, peperangan tak mungkin tak menjatuhkan korban, ia merasa sedikit khwatir dengan adik adiknya, ia tak ingin kedua adiknya terluka, namun yah, sebagai seorang jenderal melindungi negara adalah suatu kewajiban bukan?
"Kakak tidak perlu khawatir, semua pasti baik baik saja, ah ia kakak kami pun akan kembali ke hutan saat senja, jaga dirimu dan jangan terlalu membuat yang mulia kaisar menjadi kesal akan sangat tidak baik jika kau di bunuh hanya karena ulah mu yang terkadang konyol itu" Ucap yu fang pelan, yang di balas dengan kekehan pelan dari sang kakak ipar
ia mengenal kakak pertamanya yang kejam itu, ia hanya tak ingin hal yang buruk terjadi pada wanita berhati malaikat ini, bahkan ia (yu fang) baru bersamanya beberapa saat, namun ia sudah merasa nyaman dan lembutnya kasih sayang seorang kakak perempuan, yu fang tak ingin kehilangan lagi, cukup sudah ia kehilangan ayah, kehilangan ibu dan bahkan di asing kan, ia tak ingin kehilangan lebih banyak lagi, ia akan selalu senang jika melihat senyuman di balik kain hitam milik kakak iparnya itu
__ADS_1
"Ah baik lah, baik lah, aku akan mengingat pesan mu wahai adik kecil, dan kalian pun harus mengingat janji kalian, harus kembali dengan selamat, harus selamat" Ucap min tersenyum lebar
"tentu saja, aku akan berjuang sekuat tenaga, senyuman ibu sudah menunggu di istana, bagai mana bisaa ku membuatnya menunggu lebih lama lagi" ucap yu fang terkekeh pelan, kebahagiaan yang bahkan tak berani di impikan kini telah datang menjemput, kebahagiaan yang bahkan tak pernah terlintas dalam benaknya, memiliki kakak ipar yang keras kepala namun sangat menyayangi mereka, ini adalah berkah dari dewa, dan tentu saja yu fang mensyukuri hal itu