Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab95#


__ADS_3

Yu Mi dan Fei Yang mengguk pelan dan berlalu untuk mengambilkan air mandi untuk sang kaisar, tentu saja sudah waktunya mereka pergi, memberikan ruang untuk keduanya berbincang dan berbicara secara pribadi


"Ini seperti mimpi," Ucap Fei Yang tersenyum lebar,


Ia masih tak percaya dengan apa yang ia lihat dan ia dengar dan ia lihat hari ini, sangat sangat menakjubkan, dan begitu manis, bahkan kaisar berubah sangat aneh setelah kembali dari perbatasan barat,


Selama ini kaisar selalu menolak untuk berurusan dengan siapapun,dan apa itu?, bahkan mereka sudah saling memeluk, mereka terlihat seperti pasangan yang begitu manis,


Fei Yang hanya bisa ikut senang dan ia hanya bisa berdoa, semoga kebahagiaan ini tak akan pernah berakhir, yah semoga saja, nonanya sudah mengalami begitu banyak kesulitan sejak muda dan apa salahnya untuk bahagia


"Ada apa Fei Jie?" Ucap Yu Mi heran, ia belum terlalu faham dan mengerti, mengenai pasangan ini, sungguh sedikit aneh, mereka terlihat manis, lalu?, dimana letak kesalahannya?


"Kau tau Mei Mei?, Selama ini yang Mulia kaisar selalu dingin dengan Nona, bahkan yang mulia kaisar tak pernah mengunjungi nona setelah hari pernikahan, ia selalu sibuk dengan penundukan kerajaan lainya, ia sangat sibuk memikirkan negara mana yang akan ia rebut setelah ini, namun apa yang ku lihat beberapa bulan terakhir ini sungguh mengejutkan, yang mulia kaisar menjadi sering berkunjung, meski masih memajang wajah dinginnya, namun terlihat lebih baik dari pada sebelumnya, dan apakah kau mendengarkan ya tadi?, nona akan mencarikan kaisar selir" Ucap Fei Yang terkekeh geli,


Selama ini kaisar selalu menjaga jarak dengan siapapun dan sekarang malah menempeli sang nona, namun sang nona sudah sangat tak perduli,


Bahkan sang nona akan memilihkan selir untuk kaisar yang pernah ia cintai ini, memang jika sang cinta sudah kecewa maka penyesalan tak lagi berguna.


Min dan kaisar berjalan beriringan menuju kamarnya, min harus memasukan tumbuhan Wi An ke dalam air mandi sang kaisar, setidaknya tumbuhan ini dapat memperbaiki beberapa organ dalam yang terluka,


Racun di tubuh kaisar harus segera di keluarkan, ia tentu saja tak membiarkan racun itu terlalu lama, kaisar Zhou memiliki begitu banyak hal yang harus ia lewati,

__ADS_1


ia harus menghadapi semua masalah, dan jika racun menggerogoti tubuhnya lalu siapa yang akan menyelesaikan masalah yang ada?, ia tak akan sudi melakukan segala hal merepotkan itu,


Yu mi hanya terkekeh pelan mendengar segala cerita yang di sampaikan Fei Yang, dunia manusia sungguh menakjubkan dan begitu banyak hal menarik,


Sangat lucu, bagai mana sepasang suami istri tinggal di tempat yang sama tapi saling bermusuhan, benar benar menarik bukan?, bagai mana menyenangkan dua orang yang memiliki sifat yang saling bertolak belakang tinggal bersama,


"Pangeran" Sapa kedua pelayan itu saat seseorang pria berjalan anggun menuju kediaman nona mereka,


Sang pangeran hanya tersenyum ramah, menatap gadis yang selalu mengganggu pikirannya ini, sungguh cinta memang indah, bahkan kau akan merasa sangat senang saat melihat orang yang kau cintai tersenyum,


"Apakah anda akan menemui yang mulia permaisuri"


"Saat ini yang mulia permaisuri tak bisa di ganggu, berharap pangeran dapat memahami" Ucap Fei Yang sopan, ia tentu tak akan membiarkan siapapun mengapa momen bahagia sepasang suami istri yang baru akur itu


Pangeran Lan hanya mengguk mengerti, huh baik lah saat ini kakak iparnya tak ingin di ganggu maka ia tak akan mengusik, yah ia harus segera kembali dan melanjutkan segala pekerjaannya yang sempat tertunda, huh baik lah mari memutar arah


Di kamar


Suasana seketika hening, Kaisar yang dingin itu sedang terbaring di ranjang dengan mata yang terpejam, lagi lagi ia tak dapat tidur nyenyak saat jauh dari sang permaisuri, ia tak bisa tersiksa seperti ini, tangan besar itu masih selalu bersedih menggenggam tangan mungil seorang Min jiana,


"Yang mulia, air mandi anda sudah siap" Ucap Min pelan, membangunkan sang kaisar dari tidurnya, kaisar zhou perlahan membuka matanya, dan beranjak duduk,

__ADS_1


"Layani kaisar ini, tangan kaisar ini terasa sakit karena berlatih pedang beberapa hari yang lalu" Ucap kaisar Zhou, Min hanya menatapnya dengan curiga, minta di layani mandi?, apakah kaisar ini sedang sakit?, ia sudah cukup besar untuk di mandikan, tapi?, malah minta di mandiin benar benar memalukan


"Kau berpura pura?" Ucap min, sebelumnya kaisar ini sudah pernah menipunya dengan alasan yang sama, hingga mau tak mau min yang menyiapkan makanan untuknya dan lebih parahnya ia harus menyuapi kaisar es ini, ia hanya engan untuk kembali di tipu, lagi pula bisakah ia tak merepotkanya?, bisakah menjadi mahluk yang lebih manusiawi?, bisakah tak membuat ia merasa kesal?


"Tidak, kaisar ini tidak pernah berbohong" Ucap kaisar Zhou pelan ia bahkan tak menyangka jika ia bisa menggoda seorang gadis, dan yah gadis itu adalah seseorang yang sampai saat ini memiliki gelar sebagai istri sah nya,


Yah, setelah beberapa saat tersiksa ia baru memahami ini hatinya, ia baru mengerti kan keinginannya, huh ini benar benar nyata, ia telah mulai menjatuhkan mencintanya pada sang permaisuri, awalnya ia berusaha keras untuk menyangkal segala keinginannya, namun, dari hari ke hari itu hanya akan menyiksanya, ia tak ingin tersiksa lebih lama


Ia harus berusaha dan memperjuangkan cintanya, walaupun ia adalah mahluk minim ekspresi tapi ia tetaplah manusia yang memiliki hak untuk jatuh cinta, tak menyangka jika ia benar benar merasakan sebuah cinta, meski sudah sangat terlambat ia akan terus berjuang, ia akan berusaha keras untuk meluluhkan hati permaisurinya ini, yah waktu masih begitu panjang, ia telah bertekad maka ia akan mendapatkannya, yah tentu saja, saat ia menginginkan satu hal maka ia akan berusaha untuk memilikinya, yah begitulah


"dasar pria menyebalkan" Ucapnya berbisik pelan, kaisar menyebalkan ini benar benar membuat nya repot, dari hari ke hari mahluk menyebalkan itu semakin menunjukan sifat aslinya, benar benar merepotkan nya


"Apa lagi yang anda tunggu yang mulia?, apakah anda tak akan memasuki pemandian?"


Ia segera memimpin jalan dan di susul oleh sang kaisar dengan wajah sumringah,


Akhirnya permaisuri mengikuti keinginannya, ia tentu tak akan melepaskan kesempatan ini, di layani mandi?,


Oh tidak ia sudah benar benar gila, sebelum ini ia akan tak pernah kepikiran untuk menerima pelayanan seperti ini tapi kali ini?, bahkan ia yang menginginkan hal tak terduga itu?,


Benar benar kehidupan yang penuh akan misteri, di masa lalu bahkan ia tak sudi di dekati, tapi saat ini?, ia tak bisa jika tak berada di samping sang permaisuri, huh dia benar benar sudah gila

__ADS_1


__ADS_2