Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab121#


__ADS_3

"Yang mulia, kita telah sampai, saya tak akan menggangu perjalanan yang mulia"


"Mari ke valium naga" Ucap kaisar zhou dengan suara dingin,


"Bukankah yang mulia akan ke ruang baca, permaisuri ini tak akan menggangu"


"Siapa yang mengatakan ingin ke ruang baca,"


"Bukankah yang mulia memiliki pekerjaan penting? "


"Tidak di ruang baca, tapi di valium"


"Sejak kapan yang mulia mengerjakan urusan kenagaraan di valium"


"Sejak pangeran ke sembilan meminta adik bayi" Ucapnya datar, hey ini terdengar sedikit baku, apa yang ingin di sampaikan oleh kaisar ini, Min hanya menjerngit tak faham, sedangkan para pelayan dan kasim sudah mengulum bibir menahan senyuman, bagai mana bisa kaisar es ini mengatakan hal seperti ini di tempat umum


"Apa yang ingin kau sampaikan yang mulia?, permaisuri ini tidak mengerti," Ucap Min pelan, ia tak mengerti apa yang di katakan oleh sang kaisar, apa hubungan antara adik bayi dan urusan Kekaisaran?, bukankah sangat tidak berkaitan?,


"Kau benar tak mengerti permaisuri?, ataukah pura pura tak mengerti" Ucap kaisar mendekatkan wajahnya, kini keduanya hanya terpisah jarak, beberapa senti saja, nafas hangat sang kaisar bahkan sudah hampir menyatu dengan sang permaisurinya, jarak sedekat ini bahkan tak pantas di perlihatkan di depan umum seperti ini, apa lagi dengan adanya para kasim yang mengikuti langkah kedua mahluk penting ini


min menggeleng pelan, sebenarnya apa yang ingin di sampaikan oleh pria berstatus suaminya, mengapa menjadi begitu tak tau mau seperti ini


"Aku akan segera memberikan keponakan pada pangeran ke sembilan, bukankah dia meminta pada mu, permaisuri?, kaisar ini hanya membantu, tak perlu berterimakasih" Ucap kaisar zhou yang kini menunjukan senyum mengejek, Min menarik tubuhnya menjauh, membuat jarak antara mereka, ia baru mengerti sekarang, monster ini akan menerkamnya lagi, oh tidak bukankah ia harus segera menyelamatkan diri?,

__ADS_1


"Ah hari masih sangat cerah yang mulia" Ucapnya berdehem pelan


"Semakin cepat semakin baik permaisuri" Ucap kaisar zhou dingin, hey min sangat tak habis fikir bagai mana kaisar zhou ini mengatakan hal sememalukan ini dengan santai itu, dan lihatlah wajah polosnya itu?, seperti malaikat yang suci tiada dosa, namun siapa yang menyangka di balik ke sempurnaan itu tersimpan monster mesum tak tau malu


"Masih terlalu awal yang mulia, akan lebih baik jika yang mulia kembali bekerja, banyak hal yang harus anda selesaikan"


"Semakin cepat semakin baik" bisik sang kaisar sembari tersenyum jahat, ia tentu tak akan melepaskan sang permaisuri dengan mudah, para pelayan dan kasim sudah memerah malu, bagai mana pun mereka memiliki telinga dan dapat memiliki pendengaran yang sangat baik, para pelayan yang kebanyakan terdiri dari para gadis mudawwwa hanya menunduk malu untuk menyembunyikan pipinya yang memerah, bagai mana bisa kedua orang penting membahas hal hal yang sangat tak pantas mereka dengar, bisakah mereka membahas di tempat yang lebih pribadi, seperti kamar atau ruangan pribadi


Min hanya mendengus pelan sebari menatap sang kaisar dengan kesal dan memilih menutup mulutnya rapat, ia tak ingin berdebat, dan berakhir sama, entah mengapa kaisar selalu bisa mengalahkannya dan membuatnya terpaksa bungkam, hal ini tentu saja membuat harga dirinya sedikit terluka, bagai manapun di masa moderen dia adalah nomor satu, bahkan langit pun tak bisa menentang keinginannya, lalu apa ini?, ia di kalahkan oleh pria es menyebalkan ini, sungguh naas


"Berapa anak yang kau inginkan permaisuri?" Ucap kaisar zhou pelan, saat ini tak ada kasim maupun pelayan yang rombongan tadi, para pelayan sudah di usir menjauh, kaisar zhou tak mau membagi kecantikan sang permaisuri pada orang lain, dari itu hilangkan semua pengganggu,


"Yang mulia" ucap min menyikut sang kaisar dengan kasar, apa itu membahas anak?, ini sedikit memalukan baginya


"Dua" min hanya menjawab singkat dengan pipi yang menggembung kesal, bagai mana bisa ia melahirkan anak sebanyak itu, kaisar es ini benar benar gila


"Hey tidak bisa begitu, mengapa sangat sedikit? Setidaknya delapan dan paling kurang lima, dua adalah jumlah yang sangat sedikit" Ucap kaisar menghentikan langkahnya, setelah para pelayan pergi kaisar menjadi lebih berexpresi,


"Dua" jwab min bersikeras, ia tak ingin memiliki banyak anak,


"Kaisar ini tak mau tau, kaisar ini akan memiliki enam putra dan empat putri yang cantik" ucap kaisar zhou tak mau kalah, sebagai mahluk kerajaan tentu saja harus memiliki banyak keturunan


"Jika ingin banyak, maka mengandung saja sendiri, dan melahirkan sendiri, permaisuri ini hanya mau dua"

__ADS_1


"Pokonya sepuluh"


"Dua"


"Sepuluh"


"Kaisar idiot, kau fikir aku mesin pencetak anak?, kau fikir memiliki sepuluh anak itu mudah?, cari saja wanita lain yang mau melahirkan ke sepuluh anakmu? " Ucap Min kesal, hilang sudah kesabarannya, Min sangat kesal, hey sepuluh anak sangat banyak, ia bisa mati berdiri jika melahirkan bayi sebanyak itu


"Tentu saja tak perlu ada wanita lain permaisuri, kita hanya berusaha lebih keras permaisuri" Ucap kaisar zhou yang kini menggendong Min


"Hey turun kan aku, bodoh, idiot," ucap min memberontak kesal,


"Kau akan di hukum karena telah menghina kaisar ini," Ucap kaisar zhou berjalan menuju ranjang, acara yang sebenarnya akan segera di mulai, mari berdoa semoga min baik baik saja setelah ini, ya walaupun sedikit mustahil


"Permaisuri, apa kau marah?" Ucap kaisar zhou mengecup halus kening Min


"Jika aku marah, kau akan menghentikan ini?" Ucap Min yang di balas dengan senyuman aneh dari Kaisar


"Tentu saja tidak, kau telah menyiksa Kaisar ini dalam waktu yang cukup lama, dan Kaisar ini tau jika permaisuri telah menyelesaikan masa itu, kan?," Ucap Kaisar zhou berbisik pelan, setelahnya ia mulai bergerak mengecup seluruh jenkal wajah permaisurinya itu, tangan besarnya mulai bergerak untuk melepaskan satu persatu lapisan pakaian yang membalut tubuh sang permaisuri,


saat ini bahkan Min sangat igin memberontak, namun kaisar zhou ini sepertinya sudah memiliki persiapan yang sangat matang, bahkan ia telah menempelkan beberapa jimat, agar permaisuri cantiknya ini tak bisa melarikan diri darinya


"Kaisar ini sangat mencintai permaisuri, bertingkah baik lah, Kaisar ini akan melakukannya dengan lembut" bisik Kaisar zhou sensual, setelahnya ia mendaratkan ciuman di hidung dan mata Min, dan aktivitas panas itu di mulai, kaisar yang sangat bersemangat dan permaisuri yang diam tak dapat berbuat apa apa, kaisar ini memang memiliki cara yang unik untuk membuat seseorang Min ji Ana menerima segala sentuhanya itu

__ADS_1


__ADS_2