Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab81#


__ADS_3

"Beristirahat lah lebih awal yang mulia" Ucap Min pelqn


"Temani aku" Ucap kaisar zhou pelan, Min hanya bisa menghela nafas pelan dan mengguk pastrah, tak masalah, kaisar selalu memperlakukannya dengan baik, min menghormati itu


"Apkah anda ingin makan sup?" pertanyaan singkat itu hanya di balas dengan gelengan pelan dari sang kaisar, ah setidaknya saat ini sang kaisar tak menunjukan wajah dinginnya, walapun masih datar namun setidaknya lebih baik dari sebelumnya, lagi pula selama menempati tubuh ini kaisar tak pernah bertindak semena mena, bahkan membiarkan min melakukan segala hal yang ingin ia lakukan


"Hm baiklah, jika tidak maka segera pejamkan mata mu, merepotkan" Ucap Min pelan, namun tanganya tergerak untuk menyelimuti tubuh sang kaisar, yang seperti yang di inginkan Min akan menemani kaisar es yang berubah wujud menyebalkan ini,


setelah mendengarkan dengkuran halus dari sang kaisar barulah Min melepaskan henggaman itu, Min berlalu meninggalkan kaisar zhou dalam diamnya, baik lah ia memberikan waktu sang kaisar untuk beristirahat agar keadaanya kembali pulih, dan tak membuatnya semakin repot

__ADS_1


"Kakak ipar" Ucap yu fang pelan, sudah lama mereka tak bercengkrama dengan kakak ipar kesayangannya ini, semenjak sang kaisar jatuh sakit kakak iparnya sangat jarang keluar dari kediaman, ia selalu sibuk merawat sang kaisar, benar benar contoh nyata seorang istri yang tauladan bukan?


"Ah adik ke enam, apa kau ingin menemui yang mulia kaisar?" Ucap Min pelan yang hanya di balas dengan gelengan polos dari sang adik


"Tidak, biarkan yang mulia beristirahat terlebih dahulu, ah ia kakak ipar apakah kau memiliki waktu luang?" Ucap yu fang setengah berbisik, ia berniat mengajak sang kakak ipar bersenag senang hari ini, kakak iparnya sudah cukup lelah mengurus sang kaisar yang sedang sakit akan lebih baik jika mengajaknya sedikit menghirup udara bebaslagi pula hari ini adalah hari perayaan tahunan para penduduk selalu merayakan hati besar ini dengan menerbangkan lampion atau menghanyutkan lentera di aliran sungai


"Hm katakan jangan berbelit" Ucap Min menghela nafas pelan, ia sedikit lelah, dan yah tak ingin mendengar sebuah omong kosong


"Benar kah?" Ucap Min dengan cara enuh harap

__ADS_1


"Ia, tapi kau tidak boleh mengatakan pada kakak ke dua, kakak ipar, jika tidak ia akan melarang kita, akan ada perayaan tahunan malam ini, akan lebih baik kita berjalan jalan" Ucap Yu Fang berbisik pelan


"Kita menyelinap? " Ucap min dengan antusias, hey ia sudah lama tak kabur kuburan seperti ini, ia akan selalu menyelinap ke luar saat berada di istana


"Benar" Ucap yu fang tersenyum penuh arti


"Baik lah, aku ikut dengan mu adik ke enam" Ucap min bersemangat, lagi pula pangeran lan dan kaisar es itu terlalu kaku dan serius tidak bisa di ajak bersenang senang, lagi pula ini adalah kesempatannya melihat secara langsung perayaan lampion itu, biasanya ia hanya bisa melihat hanya dari balik layar kaca, ah zaman modern ia (Min) bahkan sudah merindukan zamanya itu


''Baiklah kakak ipar segera ganti pakaian mu, kita akan bernagkat" Ucap yu fang, yang hanya di balas dengan aggukan antusias dari sang kakak,

__ADS_1


setelah menunggu beberapa saat akhirnya min datang dengan pakaian yang terlihat begitu pas dengan tubuhnya, saat ini min menggunakan hanfu berwarna biru muda dengan rambut tatanan sederhana serta jepit rambut yang berbentuk bunga teratai, min sengaja menggunakan pakaian sederhana agar tak terlalu menonjol di antara begitu banyak kerumunan orang nantinya.


__ADS_2