
"Tinggalkan kami" Ucap kaisar zhou dingin, para pelayan hanya bisa mengguk pastrah, dan sesegera mungkin meninggalkan valium yang sedang di huni oleh sang kaisar, mereka hanya bisa menebak nebak apa yang akan terjadi setelah ini, menurut ucapan kaisar yang berhasil mereka cerna, permaisuri berada di chap ini karena kabur dari istana, yah, permaisuri yang nakal dan liat beserta kaisar yang dingin numun sangat perhatian, uh sungguh kehidupan yang teroliah begitu manis bukan?, yah pada dasarnya tak akan ada yang bisa mendiang dari jeratan cinta, tak perduli rakyat biasa ataupun raja, miskin ataupun kaya,
dan apapun itu pada dasarnya rumor tetaplah rumor, hanya hal tabu yang tak dapat di percaya, dan kenyataanya permaisuri dan sang kaisar adalah pasangan yang sangat manis, saat yang satunya menghilang maka yang satunya akan mencari, menemukan dan tentu saja akan membawanya kembali ke tempat seharusnya ia berada
"Apa yang sedang anda lihat yang mulia, apakah di wajah permaisuri ini ada kotoran sapi?" Ucap min saat menangkap basa kaisar yang sedang menatapnya, tatapan yang lekat dan sedikit mengerikan, ia merasakan firasat buruk dengan tatapan itu, benar benar mengerikan untuk di lihat, yah semoga saja firasat itu salah,
"Mengapa ikut campur urusan negara" Ucap sang kaisar dingin, sang kaisar bahkan tak berniat untuk mengusik pemerintahan kerajaan ini tapi mengapa sang permaisuri begitu ringan mberikan sebuah janji, saat sang kaisar rerdiam dalam pemikirannta Min hanya bisa menaikan alisnya, apakah ia salah dengar?, siapa yang ikut campur dengan urusan negara?, ia hanya ingin membantu penduduk yang tercekik hutang, ia tak berniat ikut ciput tapi jika kerajaan young itu sangat meresahkan Min tentu saja tak akan sungkan lagi, menghancurkan sebuah kerajaan adalah hal yang sangat mudah baginya
"Negara apanya?, anda terlalu berlebihan menaggapinya, lagi pula saya tentu saja tak pantas ikut campur dalam semua urusan yang memusingkan ini, anda tak perlu cemas saya hanya melakukan apa yang saya inginkan, yah meskipun mungkin akan sedikit merugikan anda, tapi tenang saja, saya tak akan melewati batasan saya" Ucap min duduk di depan meja sambil menuangkan tehnya, pergerakanya sangat lembut, ia bahkan tak terpengaruh sama sekali, sang kaisar menjadi semakin kesal, lidah sang permaisuri menjadi semakin fasih saat ini, lihatlah ucapan sarkas yang di katakan seakan tampa emosi itu, benar hal yang menyebalkan
__ADS_1
"kerajaan yong memiliki masalahnya sendiri, kau tak perlu merepotkan diri dalam hal ini" Ucap kaisar zhou, demi apapun ia tak suka sang permaisuri ikut campur urusan kenegaraan, ia tak suka melihat permaisurinya kerepotan, karena pada dasarnya kehidupan seorang pemimpin tidak lah semudah itu, urusan politik tak sesederhana yang terlihat, kaisar zhou tak ingin permaisurinya terlibat masalah apapun,
"Ah yang mulia, anda terlalu merendahkan diri, dan terlalu meragukan saya, lagi pula, anda adalah raja di atas semua raja, mengapa harus meminta izin untuk menyelesaikan sebuah masalah, jika tak ada yang berani bergerak lalu sampai kapan semua terus berjalan?, kerajaan tak akan menjadi sebuah kerajaan saat tak memiki penduduk, bukankah begitu?" Ucap Min lembut, ia perlahan berdiri mengambil tinta dan kertas, tampa mengucapkan sepatah katapun ia mulai menulis pernyataan yang ingin ia buat, setelah beberapa saat akhirnya ia selesai, dalam diam ia segera meraih pergelangan tangan sang kaisar, memasukan jempol sang kaisar ke tinta merah dan dengan cepat menempelkan ke kertas yang ia tulis,
sedangkan sang kaisar masih diam dengan segala keterkejutannya, ia bahkan tak menyadari jika ia telah memberikan cap resmi pada surat yang di tulis oleh sang permaisuri, benar benar hal yang tak pernah terduga
dan yah lagi lagi ulah sang permaisuri berhasil mengejutkannya, bermula sejak meninggalkan hukuman tampa tanggung jawab, kabur dari istana, menjadi seorang tabib di chap militer dan kali ini sang permaisuri beralih profesi menjadi seorang menulis surat, hey ada apa ini, sebenarnya berapa banyak rahasia yang permaisuri simpan selama ini?,
"Pengawal" Ucap Min datar, dalam waktu singkat sang pengawal berjalan mendekat, ia menyatukan kedua tanganya dan membungkuk pelan sebagai salam hormat pada kaisar dan permaisurinya ini
__ADS_1
"Segera serahkan dekrit ini ke kerajaan yong, ini adalah dekrit resmi yang telah di setujui oleh sang kaisar, ka tak memiliki hak untuk membantah, dan jika ia berani menolak maka katakan padanya untuk segera menemui aku di sini" Ucap min dingin, sang pengawal hanya bisa mengguk patuh, setelahnya, tentu saja ia harus pergi mengantarkan dekrit itu, untuk saat ini akan lebih baik menjauh dari valium sang kaisar, aura sepasang suami istri ini sungguh meresahkan, dua kepribadian yang saling berlawanan berada di satu ruangan yang sama, dan yah, semua itu memang sangat merepotkan, lagi pula tidak ada yang sanggup berlama lama berada di antara aura sepasang suami istri ini, sangat mengerikan dan bisa membuat umurmu menjadi pendek, dan yah, jika tak ingin mati dalam waktu dekat maka, akan lebih baik jika mereka menjauh, mereka tentu saja masih sangat menyayangi nyawa mereka, dan cara mereka menyelamatkan nyawa adalah tak ikut campur dalam hal yang tidak perlu mereka campuri
"Katakan apa mau mu dan apa yang kau lakukan di sini yang mulia?, istana terlihat lebih nyaman di bandingkan tempat ini, dan hal apa yang membuat mu merepotkan diri mengunjungi tempat ini" Ucap min berdiri mendrkati jendela, ia menatap kegelapan dengan menghela nafas pelan
"Tak ada hal istimewa yang perlu di tangani hanya saja seekor kelinci sudah lama lari dari kandangnya, dan yah aku akan menangkap kelinci nakal itu" Ucap kaisar zhou setengah berbisik, dan memeluk tubuh sang permaisuri dari belakang, bahkan ia sendiri pun tak tau apa yang sebenarnya terjadi, mengapa, mengapa tanganya bergerak begitu saja memeluk sang permaisuri?, untuk pertama kalinya seorang kaisar zhou kehilangan kendali atas dirinya sendiri, dan penyebab nya tentu saja kalian tau bukan
"Beristirahat lah lebih awal yang mulia, udara malam tak baik untuk kesehatan mu" Ucap Min ia berniat untuk melepaskan pelukan itu, namun bahkan kaisar zhou tak memberikan kesempatanya untuk lepas,
"temani aku" Ucapnya pelan, setelahnya memejamkan mata di bahu sang permaisuri
__ADS_1
"hey yang mulia, jika ingin beristirahat maka setidaknya bergerak lah keranjang, huh dasar merepotkan, apakah kau selalu bertindak sembrono seperti ini?, terlelap dengan sangat mudah dan bahkan tak mempertimbangkan tempat mu terlelap, benar benar menyebalkan dan sangat merepotkan" Rutuknya, namun Min masih membantu sang kaisar ke ranjang, yah kalian tentu tau kan?, kaisar tertidur di bahu sang permaisuri dan tentu saja itu membuat sang permaisuri menjadi sedikit repot, memindahkan tubuh sang kaisar ketempat di mana seharusnya ia berada