Transmigrasi Sang Pemimpin

Transmigrasi Sang Pemimpin
Bab66#


__ADS_3

"Seharusnya seperti itu, aku akan mengeluarkan dekrit pernikahan mu agar kau tak selalu menggangu milik ku" Ucap kaisar zhou terdengar datar namun apa itu milik ku?, berati kaisar zhou sudah mengklim Min miliknya, man bahkan ingin tertawa dengan sangat keras, saat ini seorang kaisar zhou yang dingin cemburu, tentu saja hal yang sangat mustahil terjadi, tapi yah mau bagai mana lagi?, semua kebenaran berada di depan mata, sang kaisar es yang sedang cemburu, uh sangat berlebihan sekali ternyata, hanya sebuah pelukan saja sampai ingin menikahkan kan adik sendiri, min merasa sedikit geli, bagai mana tingkah konyol kaisar es ini, benar benar hal yang memelukan


"Terimakasih atas berkah yang mulia" Ucap pangeran lan pelan, ia tak ingin menikah namun ia juga tak mampu melawan dekrit kaisar yang mutlak, lagi pula ini lebih baik dari pada Sang kaisar kembali menghukum Sang kakak ipar, yah ia bisa menerima hukuman ini, ia tak akan membuat kakak iparnya kembali dalam masalah, ia sudah bertekat untuk menjaga sang kakak ipar dan ia tentu harus melakukan itu


“Yang mulia, bukankah ini sedikit berlebihan, hanya karena sebuah pelukan kau menikahkan sang pangeran dengan pakasa?, lagu pula berpelukan bukan berarti berselingkuh kan?" Ucap Min santai, kaisar zhou berbalik dengan menujukan wajah kesal dingin yang bersamaan,


"Apa yang kau lihat yang mulia?, Kau tak bisa menikahkan orang sesuka mu, lagi pula aku hanya memeluk adik ku, jangan sesuka hati memaksa keinginan mu pada orang lain, aku tak akan membiarkan siapapun memaksa dan menindas adik ku" Ucap min terdengar begitu santai, menyesap tehnya dengan ringan

__ADS_1


"Sangat tidak bermoral" Ucap kaisar ketus sedangkan pangeran lan masih berlutut mengakui kesalahnya, min menyeringai, min menghambur ke pelukan Sang kaisar, kaisar zhou begitu terkejut atas tindakan min yang terlalu tiba tiba.


min menatap mendongak sang kaisar, saat ini ia masih memeluk tubuh sang kaisar, dan yah sengat nyaman ternyata, lagi pula apa yang salah dengan sebuah pelukan?, di zaman modern orang orang berpelukan atau berciuman di depan umum dan hal itu di anggap sangat lumrah, bahkan di beberapa negara orang orang bebas berhubungan lebih intim di depan umum dan tak ada yang melarang, lalu apa ini? Sungguh tidak masuk di akal, mengapa seorang permaisuri harus di ikat dengan peraturan dari cara berjalan sampai cara bicara pun selalu menjadi persoalan, lalu apa ini memeluk adik sendiri di anggap tidak bermoral?, huh benar benar Konyol


"Lihatlah yang mulia, aku juga bisa memeluk mu, dan kau juga memeluk ku setiap malam aku tak pernah memprotes, kau juga selalu merebut ranjang ku saat kau disini, jangan mengelak yang mulia, kau jangan pura pura lupa dengan yang kau lakukan pada ku, jika sekali pelukan di anggap tidak bermoral maka bagai mana dengan mu yang selalu memeluku sepanjang malam?, hm?" Ucap min ringan


“itu adalah hal yang berbeda” jawab sang kaisar singkat, sangat memalukan ternyata, apa itu sang permaisuri dengan begitu gamplang mengatakan hal hal yang selama ini ia anggap privasi, lagi pula, selama ini hanya sang kaisar yang berinisiatif memeluk, bahkan sang permaisuri tak pernah membalas memeluknya, ini adalah pelukan pertama, tapi mengapa harus di temani oleh sebuah perdebatan, huh benar benar menyebalkan

__ADS_1


pangeran lan menjatuhkan rahangnya tak percaya, bahkan kakak iparnya ingin mencarikan selir untuk kaisar, dan apa itu sebuah pelukan di malam hari?, terdengar sangat vulgar, Kaisar zhou mendengus kesal dan berbalik ingin meninggalkan ruangan ia tak bisa mengontrol diri jika terus begini jantung sungguh tak bisa di ajak berdamai, namun min malah menarik ikat pinggang nya dan memeluk Kaisar zhou dari belakang, merasa tak pantas pangeran lan pergi tampa bersuara,


"Melanggar aturan" Ucap sang kaisar dingin,


"Apanya yang melanggar yang mulia, kau suami ku, dan itu tentu saja di akui oleh negara dan agama, lalu peraturan mana yang sedang di langgar?, dan katakan siapa yang membuat aturan konyol itu, akan ku potong tanganya, dan akan ku beri pada ikan, kau saja boleh memeluk ku mengapa aku tidak?, anggap saja ini pelukan terakhir, setelah ini tentu saja kau akan menghabiskan hari dengan para selir mu, dan aku tentu tak memiliki banyak waktu untuk menemani mu" Ucap min santai, hey saat sang kaisar memilih selir maka min pun akan dengan senang hati memilih kan selir pria untuknya sendiri, selir pria yang tampan, imut dan sangat penurut,


Kaisar menghela nafas kesal, dan masih memaksakan diri untuk tetap melangkah meninggalkan ruang baka namun min tentu saja tak akan melepaskan sang Kaisar dengan mudah, semakin di tolak maka min akan semakin bersemangat memeluk Kaisar es yang sialnya adalah suaminya ssendir, melihat kegigihan sang permaisuri kaisar zhou memilih untuk menyerah dan menghentikan langkahnya

__ADS_1


"Tidak akan ada yang namanya selir" Ucap kaisar zhou berbalik dan memeluk min erat, mengirup aroma yang selalu menenangkannya ini, bagai mana bisa gadis dihapanya ini begitu mudah mencarikan selir untuknya, dan apa itu bahkan min sendiri juga akan menikah lagi, hey kaisar zhou tidak akan mungkin rela berbagi istrinya dengan orang lain, oh tidak ini sungguh tidak akan mungkin terjadi, ia tak suka berbagi dan tak akan pernah membagi, ia hanya memiliki satu wanita seumur hidupnya, ia hanyaa kan memiliki satu wanita, dan tak akan pernah mengambil yang namanya selir, yah mau bagai mana lagi?, hatinya sudah di curi oleh seorang wanita yang luar biasa dan sangat keras kepala, wanita yang dengan begitu berani menentangnya, wanita yang sangat menyebalkan dan sekaligus wanita yang sangat ingin ia jaga, yah dia lah si permaisuri li, satu satunya wanita yang ia inginkan di dunia ini


Min hanya terkekeh pelan dalam pelukan sang kaisar, huh ternyata benar benar nyaman berada di sini, sangking menyenangkanya bahkan min tak ingin melepaskan dekapan lepaskan itu, setelah berpelukan cukup lama min segera pamit dan tampa menunggu persetujuan segera meninggalkan kaisar, huh benar benar memalukan jika di ingat, bagai mana bisa ia menikmati pelukan itu?,


__ADS_2