Wanita Pengganti

Wanita Pengganti
Oma Ada-Ada Aja


__ADS_3

"Mama ngapain pake acara kek beginian, bikin malu saja keluarganya Ades" omel Niki ke mamanya yang sudah membuat dirinya senam jantung.


"Ah, gitu aja. Lebay banget kamu Niki".


"Mama lagi mau ikutan casting main film Ikatan Batin tau" jelas oma Rachel yanh merasa Niki terlalu melebih-lebihkan. Padahal kalau dilihat dari segi manapun oma Rachel memang sedikit keterlaluan membuat semau yang ada menjadi panik.


"Tapi oma memang sedikit keterlaluan, apalagi sampai menyuruh aku pisah sama Kanaya" Adrian membela mamanya diangguki oleh Niki dengan senang.


"Iya... Iya oma mengaku salah. Tapi oma hanya mendalami peran saja Adrian" oma Rachel mulai benar-benar kesal karena dia memang merasa bersalah.


"Tante, maafin mama saya sudah membuat kerusuhan di rumah tante" ucap Niki yang merasa tidak enak kepada mamanya Dio.


"Eh, iya nggak apa-apa" kata mama Dio yang masih sedikit syok. Hanya satu kata untuk menjelaskan semua ini adalah "Konyol".


"Emangnya mama lagi tawuran apa jadi bikin rusuh? Dasar lebah dan suka melebih-lebihkan" oma Rachel mengambil tasnya dan menjinjingnya.


"Lebih baik sekarang kita pulang" ajak oma Rachel tanpa rasa bersalah.


Adrian hanya melongo melihat kelakuan omanya yang seperti kehilangan akal sehatnya. Gara-gara korban sinetron ku menangis beginilah jadinya sikap omanya. Selalu penuh drama dan suka heboh sendiri.


"Ades, Dio maafin omaku ya, maklum kalau sedikit menjengkelkan. Sudah tua sih" kata Adrian merasa tidak enak hati kepada mereka berdua.

__ADS_1


"Nanti, besok aku akan suruh anak buahku untuk menyiapkan keberangkatan kalian ke Bali. Sekalian mama kamu juga ikut Dio".


"Aku juga ada sedikit urusan setelah ini, sekali lagi minta maaf soal omaku ya" kata Adrian untuk ke sekian kalinya meminta maaf.


"Tidak apa-apa bang Adrian, saya tidak masalah. Namanya juga orang tua nggak bisa juga memarahi. Nanti malah kita yang kualat. Mungkin oma hanya ingin memastikan kalau kak Kanaya sama bang Adrian saling menyayangi" kata Dio yang penuh makna membuat Adrian sedikit merasa tidak nyaman telah marah kepada omanya.


Ades sedikit terkejut ketika mendengar suaminya memanggil Adrian dengan sapaan bang, apa mereka sudah mulai akrab? Baguslah kalau begitu, jadi dia merasa bisa sering bertemu dengan Kanaya. Saat Ades sedang membuka aplikasi di handphonenya, ada salah satu kontaknya yang upload video seorang oma-oma yang sedang memparodikan adegan marah-marah terhadap seorang yang berperan sebagai pembantunya. Ades sedikit terkejut karena yang beradegan dalam video tersebut mirip dengan oma Rachel. Video tersebut sepertinya didownload dari aplikasi "Tektok".


"Kak Kanaya coba lihat deh" tunjuk Ades mengenai video yang baru saja dia lihat. Namun Niki refleks merebut handphone Ades yang berada di tangannya.


"What the hell? Bi Imah sama mama? Astaghfirullah".


"Mama.... " teriak Niki berlari keluar menyusul mamanya yang sudah sedari tadi menunggu kedatangan mereka. Entah akan ada konflik seperti apalagi nantinya diantara mereka berdua.


Sedangkan Niki masih berdebat dengan mamanya di dalam mobil, kenapa mamanya masih saja membuat video unfaedah tersebut.


"Mama cuma ingin menyenangkan para penggemar mama Niki, lihat nih komentar para netizen. Mereka merasa terhibur dengan video yang mama buat, lagian tanggapan juga tidak merugikan orang lain kok".


"Oh ya, ini papamu juga ikutan dalam proses pembuatan videonya. Malah kadang-kadang dia yang membuat ide ceritanya".


"Papamu saja mendukung mama kok, kamu malah marah-marah nggak jelas" oma Rachel mengomel kepada anak semata wayangnya yang memang sangat cerewet.

__ADS_1


"Kamu tau nggak, mama itu dapat undangan untuk mengikuti casting sinetron Ikatan Batin. Mereka sangat menyukai akting oma, jadi mereka memberikan tantangan kepada oma berperan sebagai mertua yang antagonis" oma Rachel menjelaskan tentang segala dewi fortuna yang telah menghampiri dirinya sekarang ini.


Niki terlihat sangat begitu frustasi, mamanya tambah tua bukannya tambah kalem dan insyaf. Tapi malah tambah menjadi, sekarang malah didukung oleh suaminya yang tidak lain papanya Niki. Sepertinya Memang seperti ini takdir hidupnya, salah dia sendiri tidak mau bermain sosial media. Sehingga dia tidak bisa mengontrol hal apa saja yang telah dilakukan oleh mamanya. Niki sekarang bertekad untuk memakai sosial media agar dia bisa mengawasi mamanya.


Adrian dan Kanaya masuk ke dalam mobil setelah berpamitan dengan mama Dio, Dio dan juga Ades. Mama Dio malah berpesan kepada oma Rachel kalau dia sangat menyukai semua video yang dia upload. Malah memberikan dukungan agar oma Rachel semakin semangat untuk menghibur orang banyak. Mama Dio sendiri merasa terhibur, dibandingkan menonton acara gosip. Lebih baik dia menonton video seperti yang dibuat oleh oma Rachel. Selain menghibur diri, merefresh tubuh karena melepaskan emosi dengan tertawa, hal itu juga membuat dirinya merasa merasa lebih muda dan berasa sehat.


Niki sudah bisa berkata-kata lagi, sepertinya semuanya mendukung apa yang menjadi hobi oma sekarang.


"Memang mama sudah tidak akan kumpul-kumpul dengan geng sosialita mama lagi? " tanya Niki sedikit penasaran dengan aktivitas mamanya yang memang sedikit berbeda dalam dua bulan terakhir ini. Meskipun baru saja pulang dari Bali, tapi dia tidak keberatan pulang terlebih dahulu dari teman-teman segengnya. Ada rasa sedikit khawatir di diri Niki terhadap mamanya. Apa mamanya dikucilkan sama ibu-ibu sosialita yang rese itu.


"Sering kumpul kok, tapi mama aja yang males. Soalnya teman mama suka cerita tentang cucu-cucunya. Mamakan jadinya cemburu dan sedih" curhat oma Rachel kepada anaknya.


"Tapi kan oma sebentar lagi bakalan punya cucu, kenapa mesti cemburu? " tanya Adrian.


"Oma kan baru tau, lagian kamu juga nggak cerita ke oma kalau sudah menikah. Oma kan bisa pamer ke teman-teman oma kalau istri kamu ini seorang pemimpin perusahaan" kata oma Rachel yang ingin menyalahkan Adrian. Kanaya yang mendengar celotehan sang oma hanya tertawa kecil.


"Oma, kapan-kapan kalau oma ketemuan sama teman oma aku boleh ikut nggak. Biar nanti bisa oma kenalin ke teman oma" Kanaya memberikan usul kepada oma Rachel.


"Ide bagus, tapi kamu beneran mau kan sayang? " tanya oma untuk meyakinkan, karena selama ini Kanaya tidak terlalu banyak bicara dan lebih banyak diam. Cuma oma Rachel bisa menyimpulkan sifat Kanaya, bahwasanya dia adalah wanita yang cerdas. Buktinya dia mampu mengalahkan dirinya hanya dengan perkataan.


"Tentu saja dong oma, kalau ada teman oma yang rese kita kunci mulutnya biar nggak rese lagi. Gimana oma? " Kanaya mulai menampakan sikap dirinya yang sebenarnya.

__ADS_1


"Kamun memang cucu oma yang terbaik" oma Rachel mengacungkan kedua jempolnya. Niki yang mendengar perbincangan mereka berdua hanya bisa mendesah. Sepertinya Kanaya memang perlu di show up sebagai pendampinh calon penerus keluarga Aston dan Anggara.


__ADS_2