Wanita Pengganti

Wanita Pengganti
Identitas Randy


__ADS_3

"Robert, saya ingin kamu tidak terlalu membongkar apa saja yang disuruh almarhum suami saja kepadamu. Cukup kamu laporkan kepada saya. Selebihnya biar itu urusan saya".


"Apakah kamu masih bersedia untuk bekerja dikeluarga ini?" oma Rachel menanyakan kesetiaan Robert untuk keluarganya.


"Tentu saja nyonya, saya akan mengabdi kepada keluarga ini hingga akhir hayat saya" jawab Robert tegas mendapatkan senyuman dari oma Rachel.


"Saya hanya ingin memastikan saja, sebab tuanmu sekarang tidak ada lagi. Otomatis kamu akan berganti tuan. Terserah kamu Robert ingin ikut siapa. Tapi saya punya tugas khusu untukmu".


"Baik nyonya. Apa tugas saya? Saya akan melaksanakannya dengan baik".


"Setelah tugas ini selesai, kamu bisa memilih tuanmu yang baru. Siapa yang ingin kamu layani kalau saya boleh tau?" oma Rachel melipat kedua tangannya dan menyilangkan kakinya. Sosok yang begitu berkharisma, meski sudah tidak muda lagi. Namun aura pemimpin masih melekat sangat kuat di diri oma Rachel. Robert menatap dan tersenyum ke arah oma Rachel.


"Tuan muda Randy. Maaf, saya ingin menjadi pengawal pribadinya dan menjadi penasihat untuknya yang akan menjadi calon penerus keluarga ini" penuturan Robert membuat oma Rachel tersenyum.


"Pilihan yang tepat, saya rasa tidak perlu lagi saya memikirkan mencari orang untuk mengawal Randy. Kamu memang paket komplit Robert, pantas saja suami saya selalu memuji kamu dengan kinerjamu"


"Kamu memang cerdas, apakah kamu sudah punya keluarga?".


"Sudah nyonya, saya punya seorang putri lebih muda dari tuan muda Randy. Istri saya meninggal karena kecelakaan dua tahun yang lalu. Jadi Sonya kini tinggal dengan saudara sepupu saya, itu semua demi keselamatan dirinya dari pekerjaan saya yang sangat beresiko ini".


"Mengagumkan, kamu menyembunyikan identitas anakmu dengan sangat baik. Saya salut".


"Tugas yang saya berikan kepadamu ini berhubungan dengan seorang wanita, apakah kamu tidak keberatan?" oma Rachel memastikan terlebih dahulu sebelum memberikan tugas. Dia ingin menilai apakah Robert mampu untuk melakukan hal yang sulit dan sedikit berbahaya ini?".


"Saya tidak keberatan nyonya".


"Saya ingin kamu mencari tahu latar belakang seorang wanita kenalan saya. Saya ingin kamu menulusuri tentang kehidupannya. Dan satu lagi, saya ingin tahu dimana keberadaan dia saat hari meninggalnya suami saya" ucapan oma Rachel langsung mendapat perhatian yang fokus dari Robert dan juga Jimmy. Orang kepercayaan oma Rachel tersebut hanya mengamati pembicaraan bosnya dengan anak buah suaminya.

__ADS_1


"Apakah dia tersangkanya?" dengan nada geram Robert menanyakan hal tersebut.


"Belum tau pasti, hanya saja saya hanya ingin mengetahui tentan dirinya saja. Apa motif dia untuk meminta suami saja menjadi suaminya?" hal ini lebih membuat Robert tak percaya. Setahu dirinya tuannya tidak pernah mendekati wanita lain diluar sana. Dia dengan tegas menolak mereka yang ingin mendekatinya, meski wanita dari kolega bisnisnya yang disuruh untuk menemani dirinya.


"Maaf, siapa saya boleh saya tahu. Sebab selama ini tidak ada wanita yang dekat dengan tuan. Ini membuat saya sangat begitu penasaran dengan wanita itu. Dengan lancangnya dia meminta tuan untuk menikahinya" Robert seakan tidak menerima atas kehilangan tuannya. Matanya begitu menampakkan kemarahan yang sangat mendalam.


"Saya akan mengirimi kamu fotonya" oma Rachel mengambil sebuah handphone dari dalam laci.


"Gunakan handphone itu untuk berkomunikasi dengan saya. Angka satu adalah panggilan tercepat untuk saya. Untuk semua yang berhubungan dengan wanita akan saya kirimkan kepadamu".


"Sekarang kamu beristirahat lah. Pulang temui anakmu, aku memberikan kamu waktu selama satu minggu penuh".


"Rahasiakan penyelidikanmu ini dari yang lainnya. Jika ada yang perlu kamu laporkan secara urgent tapi saya tidak ada ditempat. Laporkan saja kepada Jimmy. Dia adalah orang kepercayaan saya" pesan oma Rachel mendapatkan anggukan dari Robert yang mengerti dengan perintah oma Rachel.


"Silahkan kamu pergi".


"Saya permisi pak Jimmy" Jimmy pun mengangguk. Robert keluar dari ruangan tersebut.


"Bagaimana menurutmu tentang Robert, Jim?" tanya oma Rachel yang ingin tahu pendapat Jimmy tentang Robert yang menjadi orang kepercayaan suaminya. Jujur saja, oma Rachel tidak terlalu mengenal dekat dengan orang-orang yang berada dibelakang suaminya. Namun dia tahu sebenarnya suaminya itu memiliki orang-orang bayangan seperti Robert. Meski dia tidak pandai dalam membela diri. Tapi suaminya itu sangat pintar dalam menganalisa sesuatu. Serta pintar dalam strategi melawan musuhnya tanpa menggunakan kekerasan. Oma Rachel, sebenarnya sudah tahu kalau Robert akan menjadi menjadi orangnya Randy. Sebab dia telah mendengarkan percakapan suaminya dengan Robert beberapa waktu lalu.


Flashback.


"Robert, saya ingin kamu menjadi pasukan bayangan Randy anak sambung Adrian. Saya liat dia berpotensi untuk menggantikan posisi Adrian. Pasti nantinya dia yang akan ditunjuk dimasa depan. Apalagi, dia bukan anak biasa. Darahnya sudah mengalir darah Alfian, dan juga Radit" opa Adam menghembuskan nafasnya.


"Radit adalah sahabat terbaik Adrian. Dia adalah pimpinan kelompok "Hope" yang selama ini saya ambil alih atas permintaan ayahnya".


"Dia adalah permata untuk dua keluarga. Terutama kelompok "Redglass" dia adalah keturunan dari keluarga "Marven". Orang tua Radit sengaja memintaku untuk melindungi identitas Radit dan juga anak-anaknya. Sebab mereka akan diburu oleh mereka yang ingin merebut kekuasaan yang seharusnya menjadi hak Randy".

__ADS_1


"Dari laporan yang kamu berikan, jika sebenarnya ada orang lain dibalik Ronald yang menjadi dalang pembunuhannya Radit. Saya yakin ada salah satu yang berasal dari mereka yang berebut kekuasaan di Redglass".


"Saya tidak menyangka jika kehidupan keluarga ini akan semakin rumit, padahal saya ingin mengubah dan menjadikan keluarga Aston hanya menjadi keluarga biasa. Namun takdir sepertinya tidak memihak. Redglass layaknya Blackhunter, tapi dibawah pimpinan yang sekarang. Mereka sungguh bengis dan kejam kepada musuhnya. Akankan Redglass dan Blackhunter menjadi satu. Dua keluarga besar antara Aston dan Marven".


"Jika kamu ada waktu senggang kunjungilah, Darren. Sampaikan salamku, beritahu dia kalau Rajawali akan dipersiapkan. Suruh dia memberikan apa yang harus dia siapkan untuk Rajawalinya".


Flashback off


"Apa kamu mengenal pemimpin "Redglass?" tanya oma Rachel yang tiba-tiba menanyakan keluarga Marven kepada Jimmy.


"Saya tidak mengenalnya, hanya saya tau kalau Redglass dipimpin oleh Devan adik dari Darren pimpinan terdahulu yang mengalamj cidera. Karena dia tidak mempunyai keturunan maka kekuasaannya diambil oleh Devan".


"Bagaimana sepak terjang kelompok tersebut?".


"Brutal, mereka beroperasi di Singapore. Kelompok itu memang berasal sana. Namun sepertinya dia mencoba untuk memasuki wilayah yang kita miliki".


"Dibandingkan mereka, wilayah kita jauh lebih besar. Oleh sebab itulah mereka ingin memperluas jaringan".


"Selain itu, saya pernah mendengar desas desus jika mereka tengah mencari calon pewaris asli dari keluarga Marven. Katanya Devan itu adalah anak sopir keluarga tersebut yang diangkat menjadi anak oleh orang tua Darren" jelas Jimmy yang sedikit mengetahui tentang keluarga Marven dan Redglass. Sebab anak buah Adrian sempat bersitegang dengan mereka.


"Baiklah, hubungi Robert kembali. Saya ingin minta diantar olehnya untuk menemui seseorang".


"Saya ingin kamu menggali lebih dalam tentang kelompok Redglass beserta anggotanya. Satu lagi, kelompok Hope apakah kamu mengetahui tentang kelompok tersebut".


"Oh, itu kelompok untuk berbagi kebaikan queen".


"Selidiki juga. Jangan ada yang terlewat".

__ADS_1


__ADS_2