Wanita Pengganti

Wanita Pengganti
Terbongkar


__ADS_3

Sosok itu mencoba mendekati Niki dan kanaya dengan sigap Niki mempersiapkan diri untuk menghalangi dia untuk melukai mereka berdua. Sebelum sosok tersebut menyerang Niki terlebih dahulu menyerang dengan menendanh salah satu kakinya kemudian memukul tangannya yang memegang pedang tadi.


"Kanaya cepat pergi ke luar, selamatkan dirimu" teriak Niki ke Kanaya.


Sosok itu bergegas bangun dan mencoba mengambil pedang tersebut, tapi langsung dicegah oleh Niki. Niki menyerangnya dengan begitu brutal hinggal dia terkapar tak berdaya. Niki merasa lelah dan mencoba mengatur nafasnya agar teratur. Dia sedikit bingung kepada sosok serba berpakaian hitam ini. Dia tidak mencoba membalas serangan dari Niki hanya mencoba menghindari dan melindungi dirinya dari setiap pukulan dan tendangan yang Niki berikan.


Sedikit aneh memang, dimana-mana yang namanya orang mau membunuh pasti akan menyerang korbannya terlebih dahulu. Malah akan menyerang mereka dengan brutal dan kejam. Tapi dari tadi tidak ada satu serangan pun meluncur ke arah dirinya. Dia tidak ingin mengambil resiko akan diserang secara tiba-tiba oleh si psikopat ini.


Niki mengambil pedang yang dibawa oleh psikopat ini dari tadi. Aneh, pedang ini begitu ringan dari pedang yang pernah dia pegang dahulu. Niki mencoba melihat pedangnya dan meneliti dengan seksama. Pedang ini palsu, karena pedang ini sama sekali tidak tajam. Siapa dia sebenarnya?


"Siapa kamu? " tanya Niki sambil mengacungkan pedang itu ke arah si psikopat. Alih-alih dijawab dia hanya mengubah posisinya yang terbaring kemudian duduk dilantai.


"Siapa kamu? Siapa yang mengirimu ke sini?" tanya Niki dengan lantang. Tak ada respon jawaban sama sekali dari si misterius ini. Benar-benar membuat dirinya hilang kesabaran.


"Kalau kamu tidak berbicara satu kata pun, maka akan aku pastikan satu kata yang pas untukmu yaitu mati" ancam Niki dengan penuh amarah. Bayangan orang-orang yang dia cintai meninggal begitu mengenaskan membuat dirinya ingin membalas dendam atas kematian mereka. Namun sebelum dia ingin membunuhnya, dia harus tau siapa dibalik topeng tersebut.


"Buka topengmu sekarang, aku mau tau siapa kau sebenarnya?" perintah Niki sambil mengacungkan pedang yang dia pegang ke arah wajah si psikopat. Tak ada pergerakan dari dia sedikitpun hanya matanya terus menatap ke arah Niki.


"Buka................. " teriak Niki dengan keras.


Diapun langsung membuka ke topeng yang menutupi wajahnya. Setelah membukanya Niki pun terkejut dan melepaskan pedang yang berada dalam genggamannya. Kemudian menutupi mulutnya dan menangis tak bersuara.


"Apa maksudnya ini sayang?" tanya Niki kepada suaminya yang ternyata dibalik sosok bertopeng tadi.

__ADS_1


"Apa yang telah kamu lakukan?" tanya Niki.


"Maafkan aku, tapi hal ini harus aku lakukan. Aku tidak ingin keluarga Aston selalu berada diatas dari keluargaku" kata Angga dingin.


"What? Tapi bukannya kita bersama dan bersatu. Kita sudah menjadi satu keluarga" kata Niki yang masih tidak percaya.


"Aku memang sengaja menikahimu agar aku bisa menguasai semua bisnis keluarga Aston" kata Angga yang membuat Niki marah dan spontan saja dia langsung menamparnya.


"Dengan tega membunuh anak kandungmu sendiri. Ini gila Angga" teriak Niki penuh emosi.


"Aku akan menghabisi siapa saja yang menghalangi rencanaku dan menggagalkannya" kata Angga dengan santai.


"Dimana mamaku" tanya Niki.


"Aku tidak akan membunuhmu asalkan kamu menurut dengan semau keinginan ku" kata Angga yang mendapat penolakan dari Niki.


"Aku tidak sudi bersama pria serakah seperti dirimu, lebih baik aku hidup sendiri daripada


bersama sampah bajingan seperti dirimu bangsat" teriak Niki meluapkan seluruh emosinya. Dia benar-benar tidak menyangka jika pria yang selama ini hidup bersama dirinya adalah seorang psikopat yang gila harta.


"Demi harta dan kekuasaan kamu rela membunuh putramu dan juga calon cucumu. Apakak tidak terlintas sedikitpun rasa belas kasihmu untuk mereka yang sudah kamu bunuh".


"Bagaimana bisa selama ini kau tertipu oleh pria gila seperti dirimu ini?" Niki menangis dengan rasa putus asa.

__ADS_1


"Teganya kamu merenggut mereka yang kusayangi. Teganya kamu mengambilnya dariku, jika kamu meingingkan harta dan kekuasaan aku pasti akan menyerahkannya. Tapi tidak dengan cara seperti ini Angga" Niki menangis dengan begitu histeris dan terduduk lemas ke lantai. Angga mencoba mendekati ke arah Niki.


"Jangan mencoba untuk melangkah kemari, aku tidak ingin kau mendekat ke arahku. Akan ku pastikan kau menyesal jika melangkah satu langkah saja kesini" ancam Niki dengan mata yang menyala menatap pada Angga.


Namun Angga masih terus melangkah ke arah Niki dan kemudian dia berlutut pada Niki.


"Maafkan aku sayang. Maafkan aku".


"Aku tidak bermaksud ingin menyakitimu atau apapun. Ini semua terpaksa aku lakukan, ini bukan mauku" kata Angga mencoba membela dirinya.


"Diam brengsek, hentikan mulut menjijikkanmu itu berbicara. Aku tidak ingin mendengar kata-kata beracun yang keluar dari mulutmu yang mengerikan itu" ujar Niki menatap Angga dengan penuh kebencian.


"Ku mohon sayang jangan membenciku seperti ini" ucap Angga penuh mengiba.


"Jangan pernah memanggilku dengan sebutan sayang lagi, karena aku tidak sudi" teriak Niki marah.


"Beri aku kesempatan untuk bicara" belum sempat Angga menyelesaikan perkataannya Niki sudah memberikan tonjokan pada wajah Angga dan menduduki badannya serta menamparnya dengan brutal. Angga tak kuasa membalas perbuatan Niki dan hanya bisa pasrah menerima setiap serangan dari Niki. Setelah Niki terlihat mulai menghentikan aksinya, Angga langsung memeluknya dan membisikan sesuatu ke telinga Niki.


"What?" teriak Niki terkejut.


"Nggak mungkin" Niki seperti tidak percaya tapi Angga mengangguk mengiyakan dengan sisa tenaganya. Dia benar-benar sudah dalam kondisi yang parah dan tak berdaya sama sekali. Namun dia sungguh pria yang cukup tangguh karena mampu menahan setiap serangan dari Niki, kalau yang lain mungkin sudah pingsan dari tadi.


Kira-kira apa ya yang dibisikkan oleh suami Niki. Penasaran yuk!

__ADS_1


*Ditunggu next nya ya!


__ADS_2