Wanita Pengganti

Wanita Pengganti
Ternyata oh Ternyata


__ADS_3

"Mama........ " teriak Niki yang merasa geram dengan mamanya. Dia mendatangi mayat Adrian yang terkapar tadi dan menendang bokongnya.


"Kamu nggak usah bohong lagi, bangun anak durhaka" teriak Niki kemudian menjewer telinga Adrian.


"Aduh ma.... sakit" jerit Adrian karena merasa telinganya terasa akan lepas.


Penuh marah Niki menyalakan semua lampu dan membanting apapun yang ada di depannya. Sekelompok orang berlarian menuju ke arah dirinya yang sedang mengamuk. Terlihat oma Rachel, opa Adam, bi Imah Kanaya, dan beberapa orang lagi entah siapa yang pasti Niki tidak mengenal mereka semua.


"Niki apaan sih kamu bikin rumah berantakan jadi begini" teriak oma Rachel yang marah melihat Niki memecahkan barang-barang yang ada di rumah.


"What?".


"Lebih gila mana mama atau aku hah".


"Mama bikin drama apalagi sekarang,sampai melakukan hal seperti ini. Ini lagi darah yang berceceran darah manusia apa darah binatang?".


"Tega ya kalian semua mempermainkan aku, apa kalian beneran mau mati. Sini biar aku bunuh semuanya" teriak Niki histeris penuh emosi. Dia benar-benar sangat marah sekali karena sudah merasa seakan bakalan mati juga. Dilain sisi dia juga bersyukur kalau semua ini hanya ulah jahil orang tuanya lagi.

__ADS_1


Sebenarnya dulu Niki pernah juga mengalami cerita tragis yang dibuat oleh papanya. Waktu itu ketika papanya bilang kalau perusahaan opanya yang dia kelola bangkrut membuat mereka harus tinggal dirumah kontrakan dipemukiman kecil. Niki yang berwajah cantik dan berkulit mulus sangat berbeda penampilannya dengan gadis-gadis yang ada disekitar permukiman sehingga banyak laki-laki yang suka melirik dirinya.


Pernah suatu hari Niki berjalan pergi ke depan untuk membeli sesuatu, dijalan pulangnya dia hadang oleh segerombolan pemuda yang mengganggunya. Mereka membawa paksa Niki ke sebuah rumah kosong yang jauh dari rumah warga. Niki sekuat tenaga untuk membela diri dan melepaskan diri namun tidak bisa. Hanya tangisan saja yang bisa keluar dari mulutnya saat dirinya dilecehkan oleh mereka. Dia benar-benar merutuki nasibnya dan dirinya, gara-gara gaya hidupnya yang terlalu mewah di usia yang masih remaja. Suka melakukan sesuatu yang harus sesuai keinginannya, dia merasa sombong dengan kekayaan yang dimiliki orang tuanya yang tidak mungkin habis tujuh turunan. Sekarang dia menyesalinya, seandainya dia menurut apa yang dikatakan oleh papanya agar tidak sombong dan selalu rendah hati. Membeli sesuatu karena sesuai kebutuhan bukan karena keinginan yang menjadi ketamakan.


"Mama, papa maafin Niki... " hanya itu yang bisa terlontar dari mulut nya.


Tiba-tiba saja ada sebuah tendangan dan keributan dari luar. Pemuda yang tengah mencoba mencumbuinya kemudian ditarik oleh seseorang pemuda yang selama ini sangat dia hindari. Dia selalu merasa takut ketika pemuda itu melihatnya seakan ingin menjahatinya. Tapi pemuda itu yang kini menolong dirinya. Semua pemuda yang membawa Niki ke rumah kosong tadi sudah jatuh terkapar tak berdaya. Pemuda itu dengan sopan memberikan jaketnya untuk menutupi tubuh Niki dan menggendong dirinya keluar dari rumah tersebut. Alfian nama pemuda itu,setelahnya Alfian dianggap seperti anak oleh mama dan papanya. Melihat Niki mengalami kejadian yang mengerikan seperti itu akhirnya orang tua Niki memutuskan menceritakan kebenaran bahwa mereka tidak bangkrut.


Niki hanya bisa menangis saat orang tuanya menceritakan kebenaran tentang nasib keluarganya yang masih kaya. Dia tidak menyalahkan mama dan papanya, tapi dirinya sendiri lah. Sejak saat itu Niki bertekad untuk belajar bela diri dibantu oleh Alfian dalam berlatih hingga Niki menjadi wanita yang tangguh bukan wanita yang manja suka merengek jika menginginkan sesuatu. Tapi dia akan berusaha mendapatkan dengan bekerja keras,dia pernah bekerja sebagai pelayan restoran hanya untuk membeli sebuah jam tangan untuk hadiah ulang tahun papanya. Melihat kegigihannya itu membuat Adam merasa terharu dan yakin memberikan kepercayaan kepada Niki untuk memulai karirnya dalam mengelola perusahaan.


"Maafin mama sayang, ini bukan kerjaan mama kok. Ini rencana suami dan anak kamu Niki" kata Oma Rachel membeberkan kebenaran. Niki menatap ke arah Angga dan Adrian yang tengah dibantu oleh Kanaya melepaskan ikatan tangannya.


"Adrian berencana ingin membuat sebuah perusahaan dibidang entertainment Nik, karena kamu dulu sekali berakting makanya papa merekomendasikan kamu sebagai kandidat yang terbaik sebagai objek percobaan" papa Niki berbicara dengan santainya dan tanpa rasa bersalah sedikit pun.


"Ini sudah kelewatan batas pa, apa papa nggak pernah berpikir kalau seperti ini akan menyakiti Niki ataupun Angga. Apa nggak memikirkannya? " tanya Niki sangat kesal.


"Papa tidak perlu khawatir, karena di setiap kamar, setiap ruangan sudah ada cctv. Jadi kami bisa memantau setiap pergerakan kamu semua senjata berbahaya yang ada di dalam rumah sudah disimpan dengan baik jadi papa tidak begitu cemas lagi" Adam bercerita sambil sedikit tertawa.

__ADS_1


"Bi Imah buatkan makanan untuk makan malam" perintah kepada ART nya.


"Kenapa tidak pesan makanan online aja om, lagian kan sudah malam juga kasian bi Imahnya kalau masak" usul seseorang pria berkacamata.


"Owh, good idea. Kamu yang pesankan" kata opa Adam yang langsung membuat pria muda tersebut terdiam. Mungkin dia sudah salah bicara kepada pria tua yang ada di hadapannya ini.


"Tenang saja,saya yang akan bayar. Kamu cuma pesankan makanan untuk kita semua. Pesan saja makanan apa yang kalian mau " kata opa Adam mendapatkan senyum dari pria tadi.


"Oh ya, jangan panggil om. Panggil opa, saya jadi merasa lebih muda kalau kamu panggil begitu" canda opa Adam membuat tawa. Hanya Niki yang tidak tertawa dengan bualan papanya, dia masih menatap nyalang kepada suaminya.


"Opa memang masih kelihatan muda kok, masih sehat dan bugar" kata seorang wanita yang berbaju warna merah.


"Kalau begitu masih bisa dong punya istri muda?" celoteh opa Adam langsung mendapatkan jeweran dari istrinya oma Rachel.


"Mau cari yang lebih muda ya, hah. Mau mati digantung di pohon depan rumah sana hah. Niki kalau kamu mau melampiaskan marah kamu, lampiaskan saja sama papamu yang mulai berani ingin mencoba selingkuh" ujar oma Rachel marah-marah.


"Ah itu bukan urusan saya mam, urus papa sendiri. Saya ingin berurusan dengan dia"tunjuknya kepada Angga sang suami. Niki benar-benar masih kesal kepada suaminya itu.

__ADS_1


"Matilah papa sama mama kamu Adrian" ucapnya di telinga Adrian. Kanaya menghampiri Niki dan mencoba menenangkan dirinya. Walaupun sebenarnya Kanaya merasa tidak berani untuk mendekati Niki yang tengah sangat marah. Sedikit banyaknha dia ikut andil dalam hal ini, karena dia yang pertama kali mengusulkan kepada oma Rachel untuk memiliki channel loutube. Setelahnya Adrian berencana ingin membuat bisnis dibidang entertainment yang belum pernah dicoba oleh keluarganya dan Kanaya juga setuju dengan ide Adrian tersebut. Sehingga mereka berdua yang akan mengelola perusahaan itu nantinya.


__ADS_2