(Anak Genius) YANG TERBUANG

(Anak Genius) YANG TERBUANG
Keputusan William


__ADS_3

Ayudia menghela nafas beberapa kali, ia terlihat sedikit sedih, menyayangkan apa yang terjadi pada Lia.


Walau wanita itu jahat, tapi ia pernah jadi mama tirinya dan dulunya merawat papanya dengan baik, walau ya pada akhirnya sifat buruknya terbuka juga.


"Jadi papa maunya bagaimana??? pa kalau papa minta pendapat Ayu, Ayu akan mengatakan agar Lia di rawat di rumah sakit jiwa dan mungkin ini karma atas perbuatannya.


mengenai hal yang lain, alangkah bijaknya papa konsultasi pada mama, bagaimanapun mama adalah istri papa sekarang.


Jangan karena hal sepele papa tidak mengatakan pada mama, karena walau mama terlihat akan setuju dengan apapun yang papa putuskan, akan lebih baik papa bicarakan sama mama biar tak ada dusta diantara kalian"ucap Ayudia memberi masukan pada papa nya


"Baiklah papa akan lakukan apa yang kau katakan" ucap Adhi terlihat murung


"Apa papa merasa bersalah dengan kondisi Lia saat ini???


Itu semua bukan salah papa.


Papa sudah membimbingnya, papa sudah menjadi imam sekaligus suami yang baik untuk dia, tapi dia tetap memilih berjalan di jalan yang salah.


Pada dasarnya manusia bisa berubah menjadi baik jika ada keinginan berubah dalam hatinya, namun jika tak ada kemauan dan kesadaran dalam dirinya, sekeras apapun kita berusaha membawanya ke jalan yang benar, ia tak akan berubah pa"ucapan Ayudia membuat Adhi tersadar, memang apa yang di katakan putrinya benar apa adanya, Adhi bangga pada putrinya.


"Sayang, papa bangga, ternyata anak papa sudah dewasa sekarang" ucap Adhi menatap kagum putrinya yang ia ingat dulu sangat manja dan keras kepala


"Ih papa, ya kan Ayu udah gede pa, masa masih mau manja aja.


malu sama anak dong pa, apalagi Ayu punya anak sudah tiga.


Semenjak kejadian itu ayu banyak berubah pa, ayu harus kuat dan dewasa"


"Maafkan papa, kalau saja..." Adhi merasa kegetiran dalam hatinya


"Sudahlah pa, setiap orang punya takdir mereka sendiri-sendiri, mungkin itu sudah takdir Ayu.


Kalau gak gitu mungkin Ayudia juga gak akan punya si kembar, mereka cahaya hidup Ayu" ucap Ayudia menatap ketiga anaknya yang sedang duduk manis memakan ice cream mereka


"Kau benar nak" ucap Adhi lirih


"Bagaimana dengan kehamilan mama??? aku rindu mama pa.


Bisakah jika ada waktu papa bawa mama kerumah, nginep sekalian"


"Tentu saja sayang, mamamu juga sangat rindu padamu, hanya kehamilan di usianya memiliki sedikit masalah dan harus sangat berhati-hati" Ucap Adhi sedikit menyesal sudah membuat Khadijah hamil, jika tahu istrinya akan menderita saat hamil, ia tak akan mau istrinya hamil.


Khadijah harus bolak balik di rawat karena kandungannya lemah dan kesehatannya terganggu karena ia morning sick parah

__ADS_1


"Pa, Ayu tahu papa kasian pada mama karena kondisinya, tapi percayalah pa,


Bagi seroang wanita tak ada yang lebih membahagiakan daripada hamil.


mereka menikmatinya walau menyakitkan, mengorbankan nyawa demi buah hati mereka"


"Apa mama mu seperti itu juga?" tanya Adhi khawatir


"Tentu saja mama juga, ia bahagia . sudah papa gak usah mikir yang aneh-aneh. Yang terpenting papa jadi suami siaga, selalu ada dan menyemangati mama.


karena wanita hamil mengalami kesulitannya sendiri dan ingin merasa nyaman. ia mudah marah-marah karena pengaruh hormon dan ketidak nyamanan dalam dirinya. Jadi kalau mama marah, papa gak boleh balas marah, anggap saja ujian" ucap Ayudia menahan senyum melihat muka polos papanya.


Pasalnya Adhi sudah lupa bagaimana Eldrea dulu hamil.


"Anu nak, papa mu bertanya padamu, apa mamamu terlihat hamil seroang anak laki-laki???" tanya Adhi canggung


"Ayu gak tahu pa, emang siapa yang bilang???" tanya Ayudia penasaran


"Hehehe lupakan" ucap Adhi menggaruk kepalanya yang tak gatal, tak mungkin ia mengatakan jika itu perkataan Davina, bisa di ledek anaknya jika ia tahu jika ia percaya dengan perkataan bocah yang belum genap tujuh tahun


Setelah satu jam Adhi bercengkrama dengan cucu dan anaknya, ia lalu meninggalkan kediaman ayudia, setelah berbicara dengan putrinya, ia merasa sedikit lega.


Bener yang putrinya katakan, Adhi gak harus merasa bersalah, karena pada dasarnya jika manusia jahat sekeras apapun kita berusaha membimbingnya akan percuma, kecuali ia memiliki kesadaran di dalam hatinya dan mau merubah sifatnya.


Setelah sampai rumah, Adhi bertekad akan memberitahu prihal Lia pada istrinya.


Beberapa Minggu kemudian


Setelah berdiskusi dengan istrinya, Adhi memutuskan merawat Lia di rumah sakit jiwa dan mengenai hukuman Lia, pihak terkait sedang memikirkan.


jika dalam tiga bulan Lia dinyatakan benar-benar hilang akal permanen, maka tuntutan hukum atas dirinya lenyap, yang artinya Lia tidak lagi di penjara, namun ia akan menghabiskan waktunya di rumah sakit jiwa.


Mengenai tangan dan kakinya, pihak rumah sakit sudah menyerah, Lia termasuk golongan ODGJ aktif dan galak, ia tak bisa di dekati.


Ruangan nya pun di jaga karena ia kerap menyakiti dirinya sendiri dan orang di sekitarnya.


Kaki dan tangan Lia mungkin akan selamanya dalam kondisi begitu, sudah empat kali di lakukan tindakan, hasilnya kembali patah dan percuma.


Sementara di lapas perempuan, seorang petugas lapar mengangkat tubuh seorang wanita paruh baya ia di larikan ke rumah sakit terdekat dengan penjagaan ketat.


Harusnya sidang perkara percobaan pembunuhan Ratih di gelar sekaligus dengan sidang percobaan pembunuhan Ratna,namun karena Deswita sedang sakit dan sampai di larikan kerumah sakit oleh petugas lapas, sehingga otomatis sidang di tunda sampai kondisi terdakwa kondusif.


Semua orang kesal, namun tak bisa berkata apa-apa, bagaimanapun itu kebijaksanaan pengadilan.

__ADS_1


orang yang bersalah pun harus di perlakukan manusiawi walau pada kenyataanya Deswita bertindak tak berperikemanusiaan.


Di tengah kekesalan dan ketegangan mereka dalam kasus Deswita, akhirnya ada sebuah berita bahagia, William memutuskan akan segera menikahi Emil, ia sudah yakin dan tak mau menunda lagi.


keputusan William di sambut baik oleh seluruh keluarga, terutama ayudia yang sangat mendukung Illya dengan William.


Awalnya Baskoro akan merayakan pernikahan putra angkatnya sekaligus keponakannya tersebut, namun William menolak karena melihat situasi untuk menggelar acara besar sedang tidak memungkinkan, sehingga ia memilih melaksanakan acara pernikahannya dengan sederhana, hanya di hadiri keluarga besar dan beberapa rekan kerja mereka.


Angelo juga akan tiba saat pernikahan William, bagaimanapun William merupakan anak dari besannya.


Saat berita rencana pernikahan William hangat di bicarakan ,Willy selalu menjadi bahan ejekan, karena ia sudah putus dengan pacarnya beberapa waktu lalu.


Willy hanya bisa mengelus dada, ia tak mau berkomentar banyak, sifat Willy yang awalnya ceplas ceplos kini lebih mengerem ucapannya, itu semua karena ia belajar banyak dari Keponakan-keponakan nya. Willy harus lebih dewasa dan mengayomi untuk si kembar, agar ia punya harga diri di depan mereka, terlebih ia memegang rahasia ketiga keponakannya.


Tanpa sepengetahuan semua orang, sebenarnya Willy sedang dekat dengan Agatha, wanita cantik blasteran bule yang merupakan anak buah Davina.


sejak pertama kali mereka berkenalan, Agatha secara intensive mendekati Willy yang terkenal sangat humble.


Willy juga tak tahu bagaimana Agatha bisa sangat terlihat jelas mengejarnya, sementara Willy menikmati indahnya di kejar oleh Agatha.


Setiap pria pasti mendambakan wanita cantik dan cerdas seperti Agatha, dan di luaran sana banyak yang mengejar-ngejar Agatha. terlebih agatha memiliki karier yang bagus, ya walau sebagai orang dari keponakannya.


Willy tahu dari Davina jika Agatha memiliki banyak pacar , sehingga Willy sengaja mengerjai Agatha.


Willy menarik ulur kedekatan mereka, membuat agatha merasa penasaran dan merasakan sensasi di tolak dan tak di butuhkan yang pertama kali ia rasakan, membuatnya Agatha seakan tertantang untuk mendapatkan Willy dan Willy berhasil.


Agatha yang terkenal playgirl bertekuk lutut di hadapan seorang buaya darat.


Tak ada bedanya dengan Agatha, Wily juga kerap gonta ganti pasangan, namun ia tidak pernah lebih, karena sebejat apapun ia tahu agama, sehingga hubungan percintaannya tak pernah sampai berakhir di ranjang.


Walau pada awalnya Davina tidak setuju karena Agatha pencinta pria tampan, Davina takut omnya hanya di manfaatkan sesaat lalu di tinggalkan, seperti nasib para kekasih Agatha terdahulu, bahkan ada yang sampai nekad bunuh diri karena Agatha memutuskannya dengan kejam.


Tapi diluar dugaan Wily tetap saja bersikukuh akan bersama Agatha, sehingga mau tak mau Davina harus bicara empat mata dengan Agatha, ia menyukai hasil kerja Agatha yang di nilainya sempurna, namun ia memiliki kelemahan mudah jatuh cinta pada pria tampan, mau tak mau Davina harus mengamankan seat om nya agar aman.


Ia memperingati Agatha jika tidak serius maka lebih baik menjauh sekarang, karena konsekuensi dari menyakiti anggota keluarganya, Agatha sangat tahu.


Davina tak pernah mentolerir jika anggota keluarganya tersakiti, tak terkecuali Willy.


ia akan memberi pembalasan yang pedih untuk Agatha jika Agatha sampai melakukannya, namun yang mengejutkan Agatha tak gentar.


"Maaf sis, aku sudah kena panah asmara dewa cupit yang lngsung menembus dadaku" ucap Agatha dengan lebatnya kala Davina menelponnya


"Gak sekalian mokad aja loe?" cibir Davina jijik

__ADS_1


"Ish keponakan ipar jahat kali, nanti Tante cubit nih Awwwww" ucap Agatha dengan gaya anak tik tok yang Davina tonton membuat ia mual dan langsung memutuskan panggilan teleponnya


__ADS_2